FB bekukan halaman Presiden Venezuela Maduro, muat info sesat COVID
Elshinta
Sabtu, 27 Maret 2021 - 19:10 WIB |
FB bekukan halaman Presiden Venezuela Maduro, muat info sesat COVID
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyemprotkan disinfektan setelah memberikan keterangan media menyusul kemenangan Partai Sosialis pada pemilu legislatif yang di boykot pihak oposisi di Karakas, Venezuela, Selasa (8/12/2020). REUTERS/Manaure Quintero/WSJ/djo (REUTERS/MANAURE QUINTERO)

Elshinta.com - Facebook telah membekukan halaman Presiden Venezuela Nicolas Maduro karena melanggar kebijakan menyebarkan informasi yang salah tentang COVID-19 dengan mempromosikan obat yang dia klaim, tanpa bukti, dapat menyembuhkan penyakit itu, juru bicara perusahaan mengatakan pada Sabtu.

Maduro pada Januari menggambarkan Carvativir, larutan oral yang berasal dari thyme, sebagai obat "ajaib" yang menetralkan virus corona tanpa efek samping, klaim yang menurut dokter tidak didukung oleh sains.

Facebook telah menghapus video di mana Maduro mempromosikan pengobatan karena melanggar kebijakan terhadap klaim palsu "bahwa sesuatu dapat menjamin pencegahan tertular COVID-19 atau dapat menjamin pemulihan dari COVID-19."

"Kami mengikuti petunjuk dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yang mengatakan saat ini tidak ada obat untuk menyembuhkan virus," kata juru bicara itu kepada Reuters. "Karena pelanggaran berulang terhadap aturan kami, kami juga membekukan halaman selama 30 hari, selama itu halaman tersebut akan menjadi hanya-baca."

Maduro dalam video tersebut mengatakan Carvativir, yang dia sebut " obat tetes ajaib" dari dokter Venezuela abad ke-19 Jose Gregorio Hernandez yang telah diberkati oleh Gereja Katolik Roma, dapat digunakan secara preventif dan pengobatan untuk melawan virus corona.

Administrator halaman diberitahu tentang pelanggaran kebijakan, kata juru bicara Facebook.

Akun Maduro di platform media sosial berbagi foto Instagram milik Facebook tidak akan terpengaruh.

Kementerian Informasi Venezuela tidak segera membalas permintaan komentar.

Maduro pada Februari mengatakan video "menyensor" Facebook di mana dia menunjukkan Carvativir. Dia di masa lalu mengatakan dia dan sekutunya telah diperlakukan tidak adil oleh perusahaan media sosial, termasuk apa yang dia sebut penangguhan akun secara sewenang-wenang.

Maduro sering menggunakan media sosial termasuk Facebook dan Twitter, dan terkadang menyiarkan pidato melalui Facebook Live.

Angka resmi Venezuela pada Jumat menunjukkan 154.905 kasus virus corona dan 1.543 kematian, meskipun kritikus oposisi mengatakan angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena pengujian terbatas.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Twitter tutup akun berafiliasi dengan medsos Trump
Jumat, 07 Mei 2021 - 11:35 WIB
Twitter Inc menangguhkan sejumlah akun yang membagikan unggahan dari situs mantan Presiden Amerika S...
Para pengikut sekte Colorado dituduh simpan mumi jasad pemimpin
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:28 WIB
Tujuh anggota sekte agama yang dituduh menyimpan mumi jasad pemimpin mereka di sebuah rumah di kota ...
AS targetkan pejabat Amerika Tengah yang korupsi
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:43 WIB
Pemerintah Biden berencana untuk merilis pada akhir Juni daftar pejabat korup Amerika Tengah yang mu...
Senator AS desak Biden berikan sanksi lebih terhadap junta Myanmar
Rabu, 28 April 2021 - 14:34 WIB
Sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat pada Selasa (27/4) mendesak pemerintahan Presiden Joe ...
CDC tidak melihat adanya kaitan antara radang jantung dan vaksin COVID
Rabu, 28 April 2021 - 08:30 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak menemukan adanya kaitan antar...
Pesawat Poseidon AS segera lakukan pencarian KRI Nanggala
Sabtu, 24 April 2021 - 13:15 WIB
Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat akan melakukan pencarian kapal selam, KRI N...
Tiga orang dilaporkan tewas dalam penembakan di Texas
Senin, 19 April 2021 - 08:50 WIB
Sedikitnya tiga orang tewas dalam penembakan pada Minggu (18/4) yang terjadi di kompleks apartemen A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV