Cegah faham radikal ini yang disampaikan Danramil Kroya
Elshinta
Sabtu, 27 Maret 2021 - 14:34 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Cegah faham radikal ini yang disampaikan Danramil Kroya
Sumber foto: Irman Agustianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Danramil 03/Kroya Kapten Inf Tugirun menjadi pemateri "Upaya Masyarakat dalam Mencegah Faham Radikal", dalam acara Rapat kerja Forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) Kabupaten Cilacap Tahun 2021 bertempat di Aula Riptaloka Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (26/3).

Kegiatan dengan tema "Laporkan secepatnya seakurat mungkin bila terjadi potensi ancaman, rintangan, hambatan dan gangguan di masa pandemi covid-19", dihadiri Kakesbangpol Cilacap Sadmoko Danardono, Ketua FKDM Cilacap Susilo, Kabid Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kab. Cilacap Ibu Mambang Retno Wasi P, Danramil 03/Kroya Kapten Inf Tugirun, Camat Kroya Budi Narimo, Sekcam Kroya Subiyato, S,  Kepala puskesmas Kroya 1 Muhajirin, Kasi trantibum Mulyadi, para Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa se Kecamatan Kroya serta anggota FKDM Kroya. 

Adapun  materi yang di sampaikan oleh Danramil Kapten Inf Tugirun antaralain Pengertian faham radikal yaitu keinginan perubahan, pembaharuan sosial politik (sospol) secara dramatis, Kemudian rawan kanan (Raka) yaitu konsep idiologi pandangan fanatik agama yang salah,Rawan kiri (Raki) yaitu konsep idiologi komunis,marxisme dan lainya yang bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi negara dan falsafah hidup bangsa Indonesia.

Faktor penyebab munculnya radikal antaralain kapasitas global dan kemiskinan, pemahaman keagamaan, sosial politik, emosi keagamaan, kultural atau perbedaan budaya dan kebijakan pemerintah," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Irman Agustianto, Sabtu (27/3). 

Ciri-ciri munculnya faham radikal, karakter identitas yang labil, menjual mengiming iming yang fantastis, dalam masyarakat Indonesia yang beragam agama, etnis, sosial budaya cara radikal akan mendapat pertentangan.

Upaya mencegah radikal bisa dilakukan dengan memperkenalkan dan memahami ilmu pengetahuan dengan baik dan benar, meminimalisir kesenjangan sosial, menjaga persatuan dan kesatuan, mendukung aksi perdamaian, meningkatkan pemahaman akan hidup kebersamaan, menyaring informasi yang didapat dan ikut aktif mensosialisasikan bahaya radikal dan berperan aktif melaporkan faham radikal.

FKDM juga merupakan sinergitas antara TNI, POLRI dan Pemda sesuai UU No 34 tahun 2004 tentang TNI dan UU No 2 tahun 2002 tentang POLRI, dalam kerjasama untuk menjaga keamanan di wilayah dengan melakukan Deteksi dini, Cegah dini dan Temu cepat, lapor Cepat untuk menjaga situasi kondusif," tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengajak untuk bersama sama mencegah dan tangkal faham radikal.

Kehadiran FKDM dapat menetralisir hal- hal yang berbahaya  berupa Ancaman,Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) yang dapat terjadi di masyarakat," tutup Danramil.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hari ke-3 Operasi Ketupat Toba, Polda Sumut putarbalik 551 kendaraan 
Senin, 10 Mei 2021 - 10:24 WIB
Di hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2021, Polda Sumut dan jajaran telah memutarbalikkan ...
Kapolri larang zona merah COVID-19 buka wisata
Minggu, 09 Mei 2021 - 19:48 WIB
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pelarangan p...
Warga serahkan 10 pucuk senjata api ke Satgas Pamtas RI-Timor Leste
Minggu, 09 Mei 2021 - 18:58 WIB
Sejumlah warga di wilayah perbatasan negara di Pulau Timor menyerahkan lagi sebanyak 10 pucuk senjat...
10 ribu CCTV terpasang di Kota Semarang
Minggu, 09 Mei 2021 - 17:24 WIB
Ruang gerak pelaku kriminal di Kota Semarang, Jawa Tengah makin sempit. Bila mereka nekad berbuat, m...
Polisi tegaskan berkerumun saat takbiran bentuk pelanggaran hukum
Minggu, 09 Mei 2021 - 15:25 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes. Pol. Hengki Haryadi menegaskan bahwa segala bentuk kerumunan, t...
Wakapolri apresiasi Polda Jabar gunakan aplikasi e-cakra
Sabtu, 08 Mei 2021 - 21:10 WIB
Wakapolri Komjen Gatot Eddy mengapresiasi terobosan yang dilakukan Polda Jawa Barat dalam upaya peng...
 Antisipasi mudik, Polres Matim siaga di perbatasan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:10 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur bersama pemerintah setempat m...
Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB tinjau Pos Penyekatan di perbatasan Sumut-Aceh
Sabtu, 08 Mei 2021 - 15:11 WIB
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol R.Z. Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin...
 Operasi penyekatan mudik di Rembang efektif
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:14 WIB
Penyekatan pemudik dari Jawa Timur yang masuk ke Jawa Tengah melalui perbatasan Kecamatan Sarang Kab...
Kapolda Jabar pastikan petugas 24 jam siaga di pos penyekatan
Kamis, 06 Mei 2021 - 19:23 WIB
Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri memastikan semua petugas tetap berada di Pos Penyekatan yang terseb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV