Akui lahan milik Pertamina, sebagian warga Pancoran tinggalkan lokasi
Elshinta
Sabtu, 27 Maret 2021 - 13:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Akui lahan milik Pertamina, sebagian warga Pancoran tinggalkan lokasi
Sumber foto: https://bit.ly/2Pz1IvC/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebagian besar warga Pancoran Buntu II ternyata sudah tidak ada di lokasi. Mereka meninggalkan lahan yang dipersoalkan dengan sukarela, karena mengakui bahwa lahan tersebut sah milik Pertamina, sehingga tak ada alasan bagi warga untuk bertahan. 

“Pertamina sudah menunjukkan bukti-bukti kepemilikan. Karena kami merasa tidak punya hak atas lahan tersebut, maka kami sukarela meninggalkannya,” kata Didi  Kurniawan, mantan Sekretaris RT 06/02 kepada media hari ini. 

Menurut Didi, sebenarnya dia menempati lahan tersebut sudah sangat lama, sektar 33 tahun. Hanya saja, sejak awal mendiami, 1988, sebenarnya dia juga khawatir. Pasalnya, pada lahan tersebut sudah berdiri plang bahwa lokasi itu milik Pertamina. “Jadi memang sempat ragu-ragu. Tetapi akhirnya saya jalani juga. Apalagi di wilayah ini, akhirnya tujuh kali menjabat sebagai Sekretaris,” lanjut Didi, yang mengaku belum sekalipun membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap lahan yang dia tempati itu. 

Untuk itulah, ketika saat ini Pertamina akan mempergunakan  lahan tersebut untuk kepentingan Negara, maka Didi dan keluarga rela keluar. Apalagi, dalam melakukan sosialisasi mengenai kepemilikan lahan, lanjutnya, Pertamina menyampaikan secara sopan, baik, ramah, dan dengan menunjukkan bukti-bukti legalitas lahan. “Sama sekali tidak ada intimidasi,” imbuhnya. 

Samsul Arifin, yang dulu juga menempati Pancoran Buntu II juga mengaku suka rela meninggalkan lokasi. Alasannya sama, karena Pertamina sebagai pemilik sah,meminta warga meninggalkan lokasi. “Saya juga menerima sosialisasi dengan sangat baik,” kata dia. 

Pertamina, menurut Samsul, juga akomodatif terhadap keluhan warga. Antara lain, menerima keluhan warga yang meminta perpanjangan waktu untuk keluar, karena adanya putra-putri mereka yang masih sekolah. Menyikapi keluhan tersebut, imbuh Samsul, Pertamina telah memberikan solusi dengan baik. 

“Untuk itu kalau boleh saya memberi sumbang saran untuk warga yang masih bertahan, sebaiknya segera meninggalkan lokasi. Karena saya melihat sendiri surat-surat asli kepemilikan lahan Pertamina. Kalau ada yang dirasa kurang, kan bisa dibicarakan baik-baik dengan Pertamina,” lanjutnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Keraton Yogyakarta meniadakan Grebeg Syawal 2021
Rabu, 12 Mei 2021 - 00:04 WIB
Keraton Yogyakarta memutuskan meniadakan acara tradisi Grebeg Syawal 1442 Hijriah yang sedianya akan...
Saksi akui serahkan Rp2,6 miliar kepada staf khusus Ehdy Prabowo
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:52 WIB
Seorang PNS di Kementerian Kelautan dan Perikanan Anton Setyo Nugroho mengaku memberikan Rp2,6 milia...
TSI Cisarua terapkan prokes ketat kepada pengunjung saat libur Lebaran
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:30 WIB
Objek wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengutamaka...
Pariwisata Aceh promosikan wisata air terjun di Dubai
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:19 WIB
Para pelaku pariwisata di Aceh yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) mem...
Pemerintah tetapkan Idul Fitri 1442 Hijriyah jatuh pada Kamis 13 Mei
Selasa, 11 Mei 2021 - 22:46 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriyah atau Idul Fitri jatuh pada Ka...
Pemkot Bogor larang kegiatan takbir keliling
Selasa, 11 Mei 2021 - 22:35 WIB
Pemerintah Kota Bogor melarang warganya melakukan takbir keliling di dalam kota maupun di wilayah ke...
Pemkot Malang pastikan prokes diterapkan di pusat-pusat perbelanjaan
Selasa, 11 Mei 2021 - 21:20 WIB
Pemerintah Kota Malang memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat pada pusat-pusat perbela...
Pemkab: Puluhan ribu pemudik sudah sampai di Cianjur
Selasa, 11 Mei 2021 - 20:50 WIB
Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat puluhan ribu pemudik sudah sampai ke kampung hal...
Pemudik lolos tetap harus jalani skrining kesehatan satgas desa
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:45 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat sedikitnya 2.700 pemudik tiba di Suk...
Terminal Kampung Rambutan sepi saat larangan mudik
Selasa, 11 Mei 2021 - 18:46 WIB
Kondisi Terminal Kampung Rambutan terlihat sepi dari aktivitas penumpang bus pada periode larangan m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV