Uji coba terbaru AS menunjukkan vaksin AstraZeneca 76 persen ampuh
Elshinta
Kamis, 25 Maret 2021 - 13:04 WIB |
Uji coba terbaru AS menunjukkan vaksin AstraZeneca 76 persen ampuh
Vaksin COVID-19 AstraZeneca ( REUTERS/Dado Ruvic/Illustration (REUTERS/DADO RUVIC)

Elshinta.com - AstraZeneca pada Kamis mengatakan vaksin COVID-19 buatannya 76 persen ampuh dalam mencegah penyakit bergejala dan benar-benar mengatasi bentuk penyakit kritis atau parah, mengutip analisis baru dari hasil terkini uji coba Amerika Serikat berskala besar.

Pejabat kesehatan AS sebelumnya pekan ini menegur produsen obat tersebut lantaran menggunakan "informasi kedaluwarsa" saat memperhitungkan bahwa vaksin tersebut 79 persen ampuh.

Hal itu menandai kemerosotan baru bagi vaksin AstraZeneca, yang pernah disanjung sebagai sebuah tonggak sejarah dalam melawan pandemi COVID-19, tetapi dirundung oleh berbagai keraguan soal kemanjuran vaksin beserta potensi efek sampingnya.

Keyakinan terhadap vaksin AstraZeneca kian menipis pada Maret ini ketika belasan negara, mayoritas di Eropa, menghentikan sementara pemberian vaksin tersebut setelah terdapat laporan yang mengaitkan vaksin AstraZeneca dengan kasus pembekuan darah yang langka pada segelintir orang.

AstraZeneca pada Senin (22/3) mengatakan analisis data sementara menunjukkan bahwa vaksin, yang dikembangkan bersama Universitas Oxford itu, 100 persen ampuh melawan bentuk penyakit kritis atau parah.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Twitter tutup akun berafiliasi dengan medsos Trump
Jumat, 07 Mei 2021 - 11:35 WIB
Twitter Inc menangguhkan sejumlah akun yang membagikan unggahan dari situs mantan Presiden Amerika S...
Para pengikut sekte Colorado dituduh simpan mumi jasad pemimpin
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:28 WIB
Tujuh anggota sekte agama yang dituduh menyimpan mumi jasad pemimpin mereka di sebuah rumah di kota ...
AS targetkan pejabat Amerika Tengah yang korupsi
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:43 WIB
Pemerintah Biden berencana untuk merilis pada akhir Juni daftar pejabat korup Amerika Tengah yang mu...
Senator AS desak Biden berikan sanksi lebih terhadap junta Myanmar
Rabu, 28 April 2021 - 14:34 WIB
Sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat pada Selasa (27/4) mendesak pemerintahan Presiden Joe ...
CDC tidak melihat adanya kaitan antara radang jantung dan vaksin COVID
Rabu, 28 April 2021 - 08:30 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak menemukan adanya kaitan antar...
Pesawat Poseidon AS segera lakukan pencarian KRI Nanggala
Sabtu, 24 April 2021 - 13:15 WIB
Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat akan melakukan pencarian kapal selam, KRI N...
Tiga orang dilaporkan tewas dalam penembakan di Texas
Senin, 19 April 2021 - 08:50 WIB
Sedikitnya tiga orang tewas dalam penembakan pada Minggu (18/4) yang terjadi di kompleks apartemen A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV