Institut Serum India akan tunda lanjutan pengiriman vaksin ke Brazil
Elshinta
Minggu, 21 Maret 2021 - 23:24 WIB |
Institut Serum India akan tunda lanjutan pengiriman vaksin ke Brazil
Seorang polisi wanita bereaksi saat menerima suntikan vaksin COVID-19, COVISHIELD yang diproduksi oleh Institut Serum India, di Rumah Sakit Umum di Ahmedabad, India, Minggu (31/1/2021). REUTERS/Amit Dave/HP/djo (REUTERS/AMIT DAVE)

Elshinta.com - Institut Serum India (SII) mengatakan pada Brazil, Arab Saudi, dan Maroko bahwa pasokan lanjutan vaksin COVID-19 AstraZeneca akan tertunda akibat permintaan yang melonjak di dalam negeri dan saat Serum mengupayakan perluasan kapasitas, kata seorang sumber dengan pengetahuan langsung tentang hal tersebut kepada Reuters.

Kabar tersebut muncul ketika India, produsen vaksin terbesar di dunia, dikritik di dalam negeri karena menyumbangkan atau menjual lebih banyak dosis daripada vaksinasi yang dilakukan di dalam negeri, meskipun negara itu mencatat jumlah infeksi virus corona terbanyak setelah Amerika Serikat dan Brazil.

India saat ini mengalami lonjakan kedua dalam jumlah kasus corona, sehingga totalnya menjadi sekitar 11,6 juta.

Penundaan terbaru, pertama kali dilaporkan oleh harian Times of India, terjadi beberapa hari setelah Inggris mengatakan harus memperlambat peluncuran vaksin COVID-19 bulan depan karena Institut Serum India kemungkinan akan memberikan tambahan dosis lebih lambat dari yang diharapkan.

SII telah memasok setengah dari 10 juta dosis yang baru-baru ini dipesan oleh Inggris.

Brazil telah menerima 4 juta dosis dari SII, Arab Saudi 3 juta dosis dan Maroko 7 juta, menurut kementerian luar negeri India. Ketiga negara itu masing-masing memesan 20 juta.

Reuters tidak dapat menghubungi perwakilan negara-negara tersebut atau menentukan apakah mereka telah menyetujui jadwal pengiriman yang direvisi.

SII, pembuat vaksin terbesar, menolak berkomentar. Institut tersebut telah bermitra dengan AstraZeneca, Yayasan Gates dan aliansi vaksin Gavi untuk membuat hingga satu miliar dosis untuk negara-negara miskin.

Sumber tersebut, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan SII sedang bekerja untuk meningkatkan produksi bulanannya menjadi 100 juta dosis pada April atau Mei, dari 60 juta menjadi 70 juta sekarang, menunjukkan bahwa persediaan dapat meningkat pada saat itu.

SII pada awalnya seharusnya menjual vaksin hanya ke negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah, terutama di Asia dan Afrika, tetapi masalah produksi di fasilitas AstraZeneca lainnya memaksanya untuk mengirim ke banyak negara lain juga atas nama perusahaan Inggris tersebut.

India sejauh ini telah menyumbangkan 8 juta dosis dan menjual hampir 52 juta dosis ke total 75 negara, terutama suntikan AstraZeneca yang dibuat oleh SII. India telah memberikan lebih dari 44 juta dosis sejak memulai kampanye imunisasi pada pertengahan Januari.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM Palestina: Tindakan Israel bentuk rasisme paling keji
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:13 WIB
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh pada Senin (10/5) mengatakan bahwa tindakan Israel di wi...
Dokter India peringatkan warga kotoran sapi bukan obat COVID
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:35 WIB
Para dokter di India memperingatkan warga tentang praktik penggunaan kotoran sapi dengan keyakinan ...
Info palsu sebabkan kluster baru COVID, dua ekspatriat di Hongkong ditahan
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:58 WIB
Dua ekspatriat di Hong Kong ditahan karena memberikan informasi palsu hingga menyebabkan terjadinya ...
Serangan udara Israel tewaskan 20 orang di Gaza
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:06 WIB
Bentrokan kekerasan atas Yerusalem meningkat secara dramatis pada  Senin (10/5).
Saudi laporkan kerusakan setelah proyektil Houthi hantam Jazan
Selasa, 11 Mei 2021 - 09:57 WIB
Pertahanan sipil Arab Saudi mengatakan di Twitter pada Selasa pagi bahwa proyektil Houthi telah jatu...
Menko: RI berikan tabung oksigen dukung India keluar dari pandemi
Selasa, 11 Mei 2021 - 09:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia mendukung India agar...
Usai jalankan misi damai, KRI Sultan Hasanuddin-366 singgah di Kolombo
Senin, 10 Mei 2021 - 15:34 WIB
KRI Sultan Hasanuddin-366, yang telah melaksanakan misi perdamaian dunia di Lebanon, singgah di Kolo...
Satu orang tewas dalam penembakan di bandara Vancouver Kanada
Senin, 10 Mei 2021 - 14:34 WIB
Satu orang tewas dalam penembakan pada Minggu (9/5) di terminal utama di bandara internasional di ko...
Presiden Korsel tunggu tanggapan Korut untuk pembicaraan damai
Senin, 10 Mei 2021 - 14:12 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin mengatakan bahwa ia menantikan tanggapan Korea Utara t...
Sekjen PBB desak Israel untuk menahan diri di Yerusalem Timur
Senin, 10 Mei 2021 - 12:34 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Israel untuk menahan diri secara maksimal dan meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV