Kemlu: Belum ada laporan korban WNI terkait gempa di Jepang
Elshinta
Minggu, 21 Maret 2021 - 15:29 WIB |
Kemlu: Belum ada laporan korban WNI terkait gempa di Jepang
Ilustrasi: Petugas membersihkan dinding yang runtuh akibat gempa bumi yang kuat di Kunimi, Prefektur Fukushima, Jepang, Minggu (14/2/2021), dalam foto ini diambil oleh Kyodo. Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,3 yang berpusat di kedalaman 60 km di Perairan Fukushima itu terjadi pada Sabtu (13/2/2021) malam.

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan hingga saat ini belum terdapat laporan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa yang melanda Jepang pada Sabtu (20/3) sore waktu setempat.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Minggu, dikatakan bahwa Kedutaan Besar RI di Tokyo telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah Prefektur Miyagi, di mana gempa terjadi di lepas laut daerah tersebut, guna memonitor kondisi WNI.

“Sampai saat ini belum ada laporan adanya WNI terdampak gempa,” demikian Kemlu.
 

KBRI Tokyo pun terus memonitor kondisi pascagempa melalui media setempat, serta laporan dari otoritas yang berwenang maupun informasi dari masyarakat.

Hotline KBRI Tokyo dapat diakses melalui nomor +81 90-3506-8612 atau +81 80-4940-7419.

Sebelumnya, pada Sabtu (20/3) terjadi gempa di lepas laut Prefektur Miyagi sekitar pukul 18:00 waktu setempat, dengan kedalaman 60 km.

Menurut laporan Reuters, mengutip lembaga penyiaran NHK, gempa berkekuatan 7,2 magnitudo itu menyebabkan tsunami setinggi 1 meter.

Sekitar satu jam usai gempa tersebut, semua peringatan tsunami telah dicabut, usai peringatan bagi warga untuk tidak mendekati garis pantai.

Meski tak ada laporan korban jiwa atau luka-luka, gempa tersebut cukup kuat untuk menggoyang gedung-gedung di Tokyo yang terletak sekitar 400 kilometer dari lokasi gempa.

Seorang pejabat badan meteorologi mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah gempa susulan dari gempa mematikan  2011. Bencana 2011, salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, masih menimbulkan gempa susulan satu dekade kemudian, kata para ahli.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Yordania temukan tiga kasus COVID varian India
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:50 WIB
Yordania menemukan tiga kasus COVID-19 varian India pada mereka yang tidak memiliki riwayat perjalan...
Institut Serum India siap produksi vaksin di luar negeri
Sabtu, 01 Mei 2021 - 11:03 WIB
Institut Serum India, yang memproduksi vaksin AstraZeneca COVID-19, berencana untuk memulai produksi...
Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30 WIB
Penduduk dan warga negara Australia yang telah berada di India dalam waktu 14 hari sejak tanggal mer...
Jepang akan perkenalkan paspor vaksin untuk perjalanan internasional
Jumat, 30 April 2021 - 07:51 WIB
Pemerintah Jepang berencana memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang yang telah diinokula...
PM Modi mengaku terguncang oleh `badai` COVID-19
Minggu, 25 April 2021 - 17:36 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi pada Minggu mendesak semua warga untuk menerima suntikan l vaksi...
Australia Barat setengah jalan lewati penguncian cepat COVID-19
Minggu, 25 April 2021 - 17:14 WIB
Australia Barat melaporkan tidak ada kasus virus corona baru yang didapat secara lokal pada Minggu d...
Kasus COVID-19 India capai rekor baru global, AS siap bantu
Minggu, 25 April 2021 - 16:51 WIB
India mencetak rekor baru global dari jumlah infeksi virus corona terbanyak dalam sehari, ketika Ame...
Koalisi pimpinan Saudi hancurkan pesawat nirawak Houthi
Minggu, 25 April 2021 - 11:20 WIB
Koalisi pimpinan Saudi menghancurkan pesawat nirawak bermuatan bahan peledak Houthi yang ditembakkan...
Sedikitnya 27 tewas dalam kebakaran di RS COVID-19 Baghdad
Minggu, 25 April 2021 - 10:36 WIB
Sedikitnya 27 orang tewas dan 46 luka-luka dalam kebakaran pada Sabtu (24/4) di sebuah rumah sakit d...
Lonjakan kasus COVID-19 India `alarm` untuk Indonesia
Selasa, 20 April 2021 - 23:29 WIB
Pemerintah India memutuskan untuk mengunci wilayah Ibu Kota New Delhi selama sepekan ke depan, mulai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV