Bos Tesla janji tak bocorkan data ke mana pun, bantah jadi mata-mata
Elshinta
Minggu, 21 Maret 2021 - 11:59 WIB |
Bos Tesla janji tak bocorkan data ke mana pun, bantah jadi mata-mata
Dok - CEO Tesla Elon Musk (tengah) dalam satu acara peletakan batu pertama pabrik mobil listrik barunya di Shanghai, China, pada 2019. (ANTARA/HO-Xinhua/mii)

Elshinta.com - CEO Tesla Elon Musk berjanji tidak akan membocorkan data yang dihimpun dari kendaraan listrik buatannya kepada pihak pemerintah di China, Amerika Serikat, atau negara mana pun.

"Ada tuntutan yang sangat kuat bagi kami dalam menjaga kerahasiaan informasi apa pun. Jika Tesla menggunakan mobil untuk melakukan mata-mata di China atau di mana pun, kami akan tutup pabrik itu," ujarnya dalam Forum Pembangunan China (CDF) yang digelar melalui saluran video, Sabtu (20/3).

CDF merupakan pertemuan bisnis tingkat atas yang digelar oleh Dewan Negara di Beijing pada 18-20 Maret 2021.

Musk memberikan pernyataan tersebut beberapa jam setelah pihak militer China melarang mobil merek Tesla memasuki kawasan militer untuk mencegah ancaman keamanan karena di dalam mobil tersebut terpasang kamera dan sensor ultrasonik yang bisa mengeskpose lokasi target.

Dalam mengutamakan faktor keamanan penggunanya dengan menerapkan teknologi dan industri masa depan, Musk menekankan pentingnya mematuhi regulasi.

Ia menyebutkan bahwa kecerdasan artfisial (AI) merupakan tantangan tersendiri.

"Meskipun manusia dan AI memiliki banyak kesamaan, AI memiliki bandwidth yang tidak terbatas, jadi AI akan jauh lebih bertenaga," ujarnya dikutip beberapa media di China dan Hong Kong.

Mengenai kekhawatiran AS terhadap China yang melakukan aksi spionase melalui TikTok, Musk juga menilainya sebagai hal yang tidak masuk akal karena sebagian besar platform video pendek tersebut berisi orang-orang menari dan menyanyi.

Terkait dengan pertemuan diplomat terkemuka China dan AS di Alaska, dia menyerukan adanya rasa saling percaya yang lebih tinggi antarkedua ekonomi terbesar di dunia itu.

Dalam CDF tersebut, Musk memprediksi bahwa kendaraan yang bisa berjalan secara mandiri akan segera mengubah tatanan transportasi global.

"Ketika kita memikirkan teknologi, kita menemukan AI, RNA dan DNA sintetis. Kita juga melihat teknologi yang digunakan untuk mengembangkan vaksin. Sama seperti kedokteran digital, ini akan menjadi revolusi besar dalam perawatan medis dan pengembangan vaksin. Tentu saja, mobil tanpa pengemudi yang segera hadir akan mengubah wajah transportasi secara dramatis," katanya.

Dia juga menjelaskan terowongan 3D sebagai alat penting lainnya dalam mengurangi kemacetan perkotaan yang menjadi masalah umum di kota-kota besar di seluruh dunia.

"Kami baru saja menampilkan terowongan 3D di Las Vegas dan saya pikir itu akan sangat membantu juga," ujarnya.

Tesla merupakan salah satu perusahaan asing yang membangun pabrik di China yang memiliki pasar otomotif terbesar di dunia.

Pada tahun lalu Tesla mampu menjual mobil listrik kelas premium di China hingga mencapai 147.445 unit atau sekitar 30 persen dari total penjualan globalnya yang mencapai 500.000 unit.

Dengan bantuan otoritas Kota Shanghai dan sejumlah bank milik pemerintah China, Tesla telah menjadi perusahaan otomotif asing pertama yang mendirikan pabrik tanpa bermitra dengan perusahaan lokal.

Meskipun di China terdapat beberapa pabrik mobil listrik kelas premium, Tesla tetap memimpin pasar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Twitter tutup akun berafiliasi dengan medsos Trump
Jumat, 07 Mei 2021 - 11:35 WIB
Twitter Inc menangguhkan sejumlah akun yang membagikan unggahan dari situs mantan Presiden Amerika S...
Para pengikut sekte Colorado dituduh simpan mumi jasad pemimpin
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:28 WIB
Tujuh anggota sekte agama yang dituduh menyimpan mumi jasad pemimpin mereka di sebuah rumah di kota ...
AS targetkan pejabat Amerika Tengah yang korupsi
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:43 WIB
Pemerintah Biden berencana untuk merilis pada akhir Juni daftar pejabat korup Amerika Tengah yang mu...
Senator AS desak Biden berikan sanksi lebih terhadap junta Myanmar
Rabu, 28 April 2021 - 14:34 WIB
Sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat pada Selasa (27/4) mendesak pemerintahan Presiden Joe ...
CDC tidak melihat adanya kaitan antara radang jantung dan vaksin COVID
Rabu, 28 April 2021 - 08:30 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak menemukan adanya kaitan antar...
Pesawat Poseidon AS segera lakukan pencarian KRI Nanggala
Sabtu, 24 April 2021 - 13:15 WIB
Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat akan melakukan pencarian kapal selam, KRI N...
Tiga orang dilaporkan tewas dalam penembakan di Texas
Senin, 19 April 2021 - 08:50 WIB
Sedikitnya tiga orang tewas dalam penembakan pada Minggu (18/4) yang terjadi di kompleks apartemen A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV