Stimulasi kunci anak `down syndrome` berkembang dengan baik
Elshinta
Sabtu, 20 Maret 2021 - 19:38 WIB |
Stimulasi kunci anak `down syndrome` berkembang dengan baik
ilustrasi stimulasi aktivitas untuk anak \\\"down syndrome\\\". (Freepik)

Elshinta.com - Ahli sitogenetika Dr. dr. Lydia Pratanu, MS menyatakan bahwa stimulasi menjadi kunci untuk pertumbuhan dan perkembangan anak- anak yang mengalami kelainan kromosom trisomi 21 atau down syndrome.

“Perlakukan anak yang mengalami down syndrome seperti anak-anak yang normal pada umumnya. Pemberian stimulasi kegiatan itu semakin dini semakin baik,” kata Lydia dalam webinar mengenai down syndrome, Sabtu.

Dokter yang bekerja di Badan Layanan Umum Pemerintah yaitu Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita itu mencontohkan salah satu stimulasi yang bisa diberikan adalah mengajak anak mendengarkan musik.

Berbagai penelitian secara global menunjukkan adanya kecenderungan bahwa musik memiliki pengaruh yang baik bagi anak-anak yang mengalami down syndrome.

Jangan membiasakan anak down syndrome untuk berdiam diri atau membiarkannya menjadi pasif seperti memberi tontonan TV tanpa dibatasi.

"Jika anak-anak down syndrome ini tidak distimulasi dan hanya dibiarkan untuk pasif dan terisolasi, mereka punya kecenderungan untuk mengalami autisme, kecenderungannya ada sebesar 30 persen. Ajak jalan-jalan ke taman, kebun binatang, atau lingkungan sekitar. Dia butuh itu, jangan didiamkan, that’s not right,” kata Lydia.

Stimulasi yang diberikan juga membantu anak untuk memahami konsep sosialisasi dan interaksi yang terjadi di masyarakat.

Sehingga, dapat dikatakan, dengan memberikan stimulasi, orangtua juga memberikan bekal bagi anaknya untuk dapat bersosialisasi hingga bekerja saat sudah dewasa.

Wanita yang mendapatkan gelar Doktor di Universitas Indonesia itu juga mengatakan di samping stimulasi kegiatan, anak-anak down syndrome juga harus menerima imunisasi yang sama seperti anak-anak normal lainnya.

Imunisasi menjadi lebih penting bagi yang mengalami trisonomi 21 karena mereka lebih rentan untuk mengalami komplikasi penyakit akibat lebihnya jumlah kromosom yang dimiliki di dalam tubuhnya.

“Imunisasi itu penting karena mereka lebih rentan tertular penyakit, diupayakan semaksimal mungkin agar ia pun dapat tetap sehat,” ujar Lydia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Italia minta TikTok perketat pengguna anak-anak
Kamis, 13 Mei 2021 - 09:15 WIB
Regulator perlindungan data Italia meminta TikTok memperketat aturan agar tidak ada anak-anak yang m...
Putri Koster: Jangan jejali anak dengan obsesi orang tua
Selasa, 11 Mei 2021 - 20:20 WIB
Manggala Utama (ketua umum) Pasikian Paiketan Krama Istri (Pakis) Desa Adat MDA Provinsi Bali Putri ...
Percepat penurunan stunting, Kepala BKKBN RI kunker ke Manggarai Timur
Kamis, 29 April 2021 - 17:25 WIB
Dalam rangka upaya percepatan penurunan stunting  serta peningkatan pelaksanaan program bangga kenc...
Orang dengan autisme capai potensi maksimal dengan lingkungan kondusif
Minggu, 25 April 2021 - 16:18 WIB
Orang dengan spektrum autisme bisa mencapai potensi maksimalnya dengan dukungan lingkungan yang kond...
Orang tua diharapkan tetap kontrol aktivitas anak di era digital 
Selasa, 20 April 2021 - 14:24 WIB
Ketua Tim Penggerak  PKK Kabupaten Cilacap Tetty Rohatiningsih yang juga merupakan anggota DPR RI F...
Orang tua ujung tombak pendampingan anak autisme saat pandemi
Senin, 19 April 2021 - 13:07 WIB
Pandemi COVID-19 membuat tempat pendidikan membatasi interaksi tatap muka dan beralih ke ruang digit...
Anak pilih-pilih makanan disebabkan oleh kebiasaan ibu saat hamil
Sabtu, 17 April 2021 - 08:45 WIB
Anak yang susah makan atau suka pilih-pilih makanan rupanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan ibunya ...
Kiat mudah membangunkan anak saat sahur
Sabtu, 17 April 2021 - 06:00 WIB
Psikolog keluarga Ayoe Soetomo mengungkapkan kiat agar anak tidak sulit bangun sahur, aktivitas khus...
Psikolog UI jelaskan pentingnya waktu luang ayah untuk anak meski WFH
Minggu, 11 April 2021 - 14:11 WIB
Psikolog anak dan keluarga dari LPT Universitas Indonesia Mira Damayanti Amir mengatakan bahwa penti...
Tips dekorasi ruangan agar lebih meriah sambut Ramadan
Sabtu, 10 April 2021 - 11:47 WIB
Tahun ini menjadi tahun kedua warga muslim Indonesia harus menjalani ibadah puasa Ramadhan di rumah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV