MemoRI 20 Maret
20 Maret 1602: Berdirinya VOC kamar dagang yang spesial, punya tentara, punya mata uang dan boleh negoisasi sampai ngajak perang
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
20 Maret 1602: Berdirinya VOC kamar dagang yang spesial, punya tentara, punya mata uang dan boleh negoisasi sampai ngajak perang
Galangan kapal Perusahaan Hindia Timur Belanda di Amsterdam, sekitar tahun 1750. wikipedia

Elshinta.com - VOC (bahasa Belanda: Vereenigde Oostindische Compagnie; VOC, bahasa Inggris: Dutch East India Company) ialah Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda, secara resmi namanya Persatuan Perusahaan Hindia Timur

VOC adalah persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada pula Geoctroyeerde Westindische Compagnie yang merupakan persekutuan dagang untuk kawasan Hindia Barat.

Perusahaan ini menjadi perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham.

VOC merupakan persekutuan badan dagang istimewa,karena didukung dan diberi fasilitas oleh negara dengan hak-hak istimewa (octrooi). Di antaranya VOC boleh memiliki tentara, punya mata uang, bernegosiasi dengan negara lain hingga menyatakan perang.

VOC disebut-sebut sebagai negara di dalam negara. VOC memiliki enam bagian (Kamers) di Amsterdam, Middelburg (untuk Zeeland), Enkhuizen, Delft, Hoorn, dan Rotterdam.

Delegasi dari ruang ini berkumpul sebagai Heeren XVII atau 17 tuan. Kamers menyumbangkan delegasi ke dalam tujuh belas sesuai dengan proporsi modal yang mereka bayarkan; delegasi Amsterdam berjumlah delapan.

Orang Indonesia bahkan Malaysia, menyebut VOC dengan ucapan yang populer yakni, kompeni atau kumpeni. Istilah ini berasal dari kesalahan orang Indonesia ketika menyebut compagnie dalam bahasa Belanda yang artinya perusahaan.

Rakyat Nusantara lebih mengenal VOC sebagai kompeni, tentara Belanda karena penindasan dan pemerasan yang dilakukan VOC pada rakyat Nusantara sama persis dengan kelakuan tentara Belanda.

1951: Pasukan Indonesia menyerang Darul Islam di Jawa Barat.

Negara Islam Indonesia (NII, juga dikenal dengan nama Darul Islam atau DI) yang artinya adalah "Rumah Islam" suatu kelompok Islam di Indonesia yang tujuannya membentuk negara Islam di Indonesia.

Dimulai pada 7 Agustus 1949 oleh sekelompok milisi Muslim. Dikoordinasi oleh seorang politisi Muslim bernama Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Desa Cisampang, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kelompok ini mengakui syariat islam sebagai sumber hukum yang valid. Gerakan mereka telah menghasilkan pecahan maupun cabang yang terbentang dari Jemaah Islamiyah sampai kelompok agama non-kekerasan.

Gerakan mereka bertujuan menjadikan Republik Indonesia yang saat itu bisa dikatakan baru memproklamasikan kemerdekaannya, sebagai negara teokrasi dengan agama Islam sebagai dasar negara.

Dalam proklamasinya bahwa "Hukum yang berlaku dalam Negara Islam Indonesia adalah Hukum Islam", lebih jelas lagi dalam undang-undangnya dinyatakan bahwa "Negara berdasarkan Islam" dan "Hukum yang tertinggi adalah Al Quran dan Sunnah".

Proklamasi Negara Islam Indonesia dengan tegas menyatakan kewajiban negara untuk membuat undang-undang yang berlandaskan syariat Islam, dan penolakan yang keras terhadap ideologi selain Alqur'an dan Hadits Shahih, mereka sebut dengan "hukum kafir".

Dalam perkembangannya, DI menyebar hingga di beberapa wilayah, terutama Jawa Barat (berikut dengan daerah yang berbatasan di Jawa Tengah), Sulawesi Selatan, Aceh dan Kalimantan

Sumber: wikipedia

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menag ajak peringatan Kenaikan Isa Al Masih perkuat moderasi beragama
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Nasrani untuk memaknai peringatan Kenaikan Isa Al Ma...
Masjid At-Tin distribusikan zakat dengan protokol kesehatan ketat
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:30 WIB
Pengurus Masjid At-Tin, Jakarta Timur, mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima...
Ingar bingar meriam karbit di tengah pandemi COVID-19
Rabu, 12 Mei 2021 - 21:40 WIB
Dari tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak, dentuman meriam karbit saling bersahutan, menyongsong kum...
Pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah meniadakan kerumunan
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:24 WIB
Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sukoharjo, Jawa Tengah melarang pengumpulan massa dalam...
 Saudi pastikan penyelenggaraan haji, Kemenag: Kita koordinasikan rencana operasionalnya
Senin, 10 Mei 2021 - 18:11 WIB
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab telah mengumumkan bahwa Pemerintah Arab Saudi a...
Perhatikan hal-hal ini sebelum salat Idul Fitri berjamaah
Minggu, 09 Mei 2021 - 18:24 WIB
Sebelum memutuskan untuk shalat Idul Fitri secara berjamaah, dokter menyarankan untuk memastikan dir...
Pemprov Babel larang masyarakat gelar takbir keliling
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:15 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melarang masyarakat menggelar takbir keliling ...
Wali Kota Pontianak persilakan warga shalat idul Fitri dengan prokes
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:00 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mempersilakan umat Islam di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Ba...
Bupati Jember imbau masyarakat shalat Idul Fitri di rumah
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:45 WIB
Bupati Jember, Jawa Timur, Hendy Siswanto mengimbau masyarakat di daerah itu melaksanakan shalat Id...
Pesantren Kanzul Ulum Padang gudangnya para pencari ilmu
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:15 WIB
Waktu menunjukan pukul 03.00 WIB dini hari, dan seakan tanpa dikomando, ratusan santri di Pondok Pes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV