MemoRI 18 Maret
18 Maret 2008: Izin terbang Adam Air dicabut Dephub karena rentetan kecelakaan dan kinerjanya yang tak makin membaik
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
18 Maret 2008: Izin terbang Adam Air dicabut Dephub karena rentetan kecelakaan dan kinerjanya yang tak makin membaik
Adam Air berhenti beroperasi sejak 17 Maret 2008 menunggu sampai ada investor masuk-foto media indonesia

Elshinta.com - Adam Air didirikan sebagai PT Adam SkyConnection Airlines. Berbasis di Jakarta, Indonesia. Adam Air mengoperasikan penerbangan berjadwal domestik ke 20 kota dan layanan internasional ke Penang dan Singapura.

Adam Air disebut-sebut  maskapai penerbangan bertarif rendah, meski ia memasarkan dirinya sebagai maskapai penerbangan yang berada di antara maskapai penerbangan bertarif rendah dan tradisional.

Di dalam pesawat Adam Air menyediakan layanan makanan dengan tarif murah, seperti diadaptasi Valuair maskapai penerbangan yang berbasis di Singapura.

Sebelum kecelakaan Penerbangan 574, maskapai penerbangan ini menjadi maskapai penerbangan bertarif rendah dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Pendiri Adam Air yakni Sandra Ang dan Agung Laksono, Ketua DPR. Mulai beroperasi pada 19 Desember 2003 dengan penerbangan perdana ke Balikpapan.

Pada awal kegiatannya Adam Air menggunakan dua Boeing 737 sewaan. Saat pertama diluncurkan, Adam Air mengklaim bahwa mereka menggunakan "Boeing 737-400 baru" tapi ternyata pesawat sewaan yang umurnya sudah lebih dari 15 tahun. Boeing sudah menyetop produksi 737-400 sejak beberapa tahun.

Pada 9 November 2006, Adam Air menerima penghargaan Award of Merit dalam the Category Low Cost Airline of the Year 2006 dalam acara 3rd Annual Asia Pacific and Middle East Aviation Outlook Summit di Singapura.

Banyaknya insiden dan kecelakaan yang menimpa maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia, pemerintah Indonesia akhirnya membuat pemeringkatan atas maskapai-maskapai di Tanah Air. Dari hasil pemeringkatan yang diumumkan pada 22 Maret 2007 itu, Adam Air berada di peringkat III.

Ia hanya memenuhi syarat minimal keselamatan dan masih beberapa persyaratan yang belum dilaksanakan dan berpotensi mengurangi tingkat keselamatan penerbangan.

Adam Air akhirnya mendapat sanksi administratif, ia perlu ditinjau ulang kembali setiap 3 bulan.

Namun setelah retang waktu tiga bulan tidak ada perbaikan kinerja, Air Operator Certificate Adam Air pun dibekukan.

Pada April 2007 PT Bhakti Investama melalui anak perusahaannya Global Air Transport membeli 50% saham Adam Air dari keluarga Sandra Ang dan Adam Suherman, namun berselang setahun kemudian pada 14 Maret 2008 seluruh sahamnya ditarik kembali.

Adam Air tak kunjung melakukan perbaikan peringkat keselamatan, ditambah lagi tidak ada transparansi. Kegiatan operasional Adam Air pun dihentikan sejak 17 Maret 2008 dan akan dilanjutkan jika ada investor baru yang bersedia menalangi 50 persen saham yang ditarik Bhakti Investama.

Sehari kemudian, pada 18 Maret 2008, izin terbang atau Operation Specification Adam Air dicabut oleh Departemen Perhubungan melalui surat bernomor AU/1724/DSKU/0862/2008. Isinya menyatakan bahwa Adam Air tidak diizinkan lagi menerbangkan pesawatnya berlaku efektif mulai pukul 00.00 tanggal 19 Maret 2008.

Sedangkan AOC (Aircraft Operator Certificate)nya juga ikut dicabut pada 19 Juni 2008, mengakhiri semua operasi penerbangan Adam Air.

Berikut rentetan peristiwa yang menimpa Adam Air sebelum akhirnya pemerintah mencabut izin terbangnya.

11 Februari 2006
Adam Air dengan nomor Penerbangan 782, Boeing 737-300, PK-KKE BH-782 Jakarta-Makassar, kehilangan arah dan mendarat di Bandara Tambolaka, NTT. Pesawat membawa 146 penumpang dan 6 awak pesawat.

Tak ada korban jiwa, namun terjadi kesalahan fatal di mana pesawat terbang lagi sebelum dilakukan investivigasi oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan pesawat tidak mempunyai izin terbang dari Tambolaka. Dengan kejadian ini pun seharusnya pemerintah sudah mencabut ijin terbang Adam Air.

11 Agustus 2006
Pegawai yang berlisensi FOO (Flight Operation Officer) melakukan pemogokan karena lingkungan kerja yang sudah tidak kondusif serta konflik yang sering terjadi dengan manajemen. Kejadian tersebut berakhir dengan dipecatnya 33 pegawai FOO.

1 Januari 2007
Adam Air dengan nomor Penerbangan 574, DHI-574, Boeing 737-400 dengan registrasi PK-KKW Jakarta-Manado via Surabaya yang membawa 96 penumpang dan 6 awak pesawat, hilang di perairan Majene, Sulawesi Barat. Pesawat hancur berkeping-keping setelah hilang kendali dan akhirnya jatuh ke laut. Hanya sebagian kecil bagian pesawat yang dapat ditemukan. Sebanyak 102 penumpang dan awak pesawat tidak ditemukan.

Penyebab kecelakaan seperti diumumkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) adalah cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu navigasi Inertial Reference System (IRS), dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat. Namun kemudian diumumkan karena rusaknya alat navigasi dan kelalaian pilot yang terlalu serius memperbaiki alat navigasi tanpa menyadari terjadinya kemiringan pesawat yang berakibat fatal menabrak laut.

7 Januari 2007
Sebanyak 16 pilot Adam Air mengundurkan diri karena buruknya standar keamanan dan sistem navigasi di pesawat-pesawat yang dinilai berkualitas jelek. Adam Air kemudian menuntut balik semua pilot ini karena kontrak kerja mereka belum habis dan menyalahi kontrak kerja.

18 Januari 2007
Manajemen Adam Air mengumumkan bakal mengganti seluruh armada Boeing-nya dengan pesawat Airbus A320 pada 2008.

21 Februari 2007
Adam Air dengan nomor Penerbangan KI 172, PK-KKV, Boeing 737-33A Jakarta-Surabaya tergelincir di Bandara Juanda, Surabaya. Badan pesawat melengkung namun semua penumpang selamat. Atas peristiwa ini, Departemen Perhubungan Republik Indonesia memerintahkan untuk menghentikan untuk sementara pengoperasian tujuh pesawat Boeing 737-300 milik Adam Air.

6 Maret 2007
Pesawat Adam Air gagal lepas landas dari Bandara Juanda karena roda depan rusak.

22 Maret 2007
Pemerintah membuat pemeringkatan atas maskapai-maskapai, dan Adam Air berada di peringkat III yang berarti hanya memenuhi syarat minimal keselamatan dan masih ada beberapa persyaratan yang belum dilaksanakan dan berpotensi mengurangi tingkat keselamatan penerbangan. Akibatnya Adam Air mendapat sanksi administratif yang akan direview kembali setiap 3 bulan. Bila tidak ada perbaikan kinerja, maka Air Operator Certificate dapat dibekukan.

8 April 2007
Pesawat Adam Air tujuan Lampung Jakarta melakukan RTB (Return To Base) setelah terbang selama 10 menit karena tidak berfungsinya system hidrolik pesawat.

9 Juni 2007
Pesawat Adam Air jurusan Surabaya-Jakarta kembali ke landasan setelah mengudara selama 20 menit karena mengalami gangguan tekanan udara kabin.

24 November 2007
Pesawat Adam Air jurusan Jakarta-Medan mengalami pecah ban.

10 Maret 2008
Pesawat Adam Air KI-292 Boeing 737-400 jurusan Jakarta-Batam tergelincir di landasan Bandar Udara Hang Nadim, Batam. Roda pendaratan pesawat patah setelah menghantam keras landasan bandara, sehingga menyebabkan pesawat keluar dari landasan sejauh 75 meter, dan mengalami kerusakan pada salah satu bagian sayapnya. Sebanyak 171 orang penumpang dan 6 awak pesawat selamat. Penyebab kecelakaan diduga akibat cuaca buruk.

14 Maret 2008
Global Air Transport menarik seluruh sahamnya karena merasa Adam Air tidak melakukan perbaikan tingkat keselamatan serta tiadanya transparansi.

17 Maret 2008
Kegiatan operasional Adam Air kemudian dihentikan karena manajemen tidak mampu membayar sewa pesawat dan pengoperasiannya akan dilanjutkan jika ada investor baru yang bersedia menalangi 50 persen saham yang ditarik Bhakti Investama tersebut.

18 Maret 2008
Izin terbang atau Operation Specification Adam Air dicabut Departemen Perhubungan melalui surat bernomor AU/1724/DSKU/0862/2008. Isinya menyatakan bahwa Adam Air tidak diizinkan lagi menerbangkan pesawatnya dan berlaku efektif mulai pukul 00.00 WIB tanggal 19 Maret 2008.

Sumber:wikipedia,liputan6

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia urutan ke-18 kasus positif COVID-19 dunia
Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:15 WIB
Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia berada pada urutan ke-18 dari to...
Pakar minta petugas jamin protokol kesehatan di tengah banjir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:45 WIB
Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Dr d...
Kapolres Majalengka pastikan objek wisata aman dan kondusif
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:30 WIB
Kepala Kepolisian Resor Majalengka AKBP Syamsul Huda memastikan objek wisata di daerah itu dalam ke...
Ratusan rumah di Kampung Aur Medan sudah bersih dari banjir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:15 WIB
Ratusan rumah warga di Kampung Aur Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kota Medan, Sumatera Utara sudah ke...
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat di sebagian wilayah
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disert...
Stasiun Bogor jadi stasiun teramai di libur Lebaran
Jumat, 14 Mei 2021 - 23:46 WIB
Stasiun Bogor menjadi stasiun teramai dan tersibuk bagi pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Commu...
Sungai Deli penyebab banjir Kampung Aur Medan sudah normal
Jumat, 14 Mei 2021 - 22:29 WIB
Sungai Deli di Kampung Aur Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun yang meluap dan meng...
Warga manfaatkan libur Lebaran di wisata Puncak Mahoni
Jumat, 14 Mei 2021 - 22:18 WIB
Puluhan warga dari sejumlah daerah memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata di Puncak Mahoni, Kabu...
Total penerima vaksin COVID-19 capai 13.699.393 orang
Jumat, 14 Mei 2021 - 20:11 WIB
Jumlah penerima vaksin COVID-19 bertambah sebanyak 3.840 orang sehingga mencapai 13.699.393 orang ya...
Kominfo sebut 2 kegiatan besar keagamaan jadi ajang perkuat kesatuan
Jumat, 14 Mei 2021 - 19:24 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan dua kegiatan besar keaga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV