UPT Logam Yogyakarta kewalahan penuhi ekspor fitting lampu downlight
Elshinta
Minggu, 07 Maret 2021 - 12:40 WIB |
UPT Logam Yogyakarta kewalahan penuhi ekspor fitting lampu downlight
Ilustrasi - Produk dari UPT Logam Yogyakarta yang diekspor ke Jepang untuk salah satu produsen elektronik. (HO-UPT Logam Yogyakarta)

Elshinta.com - Sejak pertama kali mengekspor fitting lampu downlight untuk salah satu produsen elektronik asal Jepang pada 2019, permintaan ke UPT Logam Yogyakarta terus meningkat bahkan menyebabkan badan layanan umum daerah tersebut kewalahan memenuhi permintaan.

“Pada awalnya, kami mengekspor sekitar 3.000 hingga 4.000 unit per bulan. Namun saat pandemi, permintaan justru meningkat menjadi 12.000 unit per bulan. Ini yang membuat kami kewalahan,” kata Kepala UPT Logam Yogyakarta Nafiul Minan di Yogyakarta, Minggu.

Ekspor produk fitting lampu ke Jepang dari UPT Logam Yogyakarta tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI).

Menurut dia, mesin diecasting yang digunakan untuk mencetak fitting lampu downlight tersebut memiliki kemampuan menghasilkan 36.000 unit fitting lampu per bulan jika mesin dimaksimalkan bekerja selama 24 jam setiap hari.

Namun demikian, proses finishing fitting lampu masih dikerjakan secara manual dengan sumber daya manusia yang terbatas, tujuh orang, sehingga hanya mampu memenuhi permintaan sekitar 3.000 hingga 4.000 unit per bulan.

“Tidak mudah untuk memastikan bahwa tenaga finishing mampu bekerja dengan baik. Pihak Jepang sangat teliti dengan produk yang dihasilkan. Produk harus benar-benar dalam kondisi baik. Sedikit tergores saja pasti dikembalikan,” katanya.

Nafiul mengatakan pernah secara sembarangan mengirim produk fitting lampu tersebut hanya untuk memenuhi jumlah sesuai permintaan. “Tetapi yang terjadi justru banyak produk yang dikembalikan dan kami harus bekerja ulang untuk kemudian mengirim kembali produk tersebut ke Jepang. Biayanya justru lebih banyak,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, diperlukan tenaga kerja yang benar-benar terlatih sehingga produk yang dihasilkan pun sempurna. Seluruh tenaga kerja yang kini bekerja untuk proses finishing berasal dari warga di sekitar UPT Logam.

“Kami juga tengah mencoba memberdayakan industri kecil menengah (IKM) di sekitar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku berupa ingot,” katanya.

Selama ini, ingot untuk kebutuhan produksi fitting lampu downlight diperoleh dari luar daerah seperti Sidoharjo, Surabaya, dan Bandung.

“Jika IKM lokal bisa menyuplai ingot,  akan sangat bagus. Artinya, akan ada banyak keterlibatan masyarakat dan IKM sehingga pemberdayaan masyarakat tercapai. Value added untuk pelaku IKM juga besar. Tidak hanya membuat wajan dan cetakan kue saja. Pihak Jepang, Panasonic, pun mendukung rencana ini,” katanya.

Hanya saja, lanjut dia, pihak Panasonic akan melakukan review secara ketat untuk memastikan kualitas bahan baku tersebut memenuhi standar dan pelaku IKM lokal bisa memasok secara stabil sehingga tidak mengganggu proses produksi.

“Harapannya, hasil review dari pihak Jepang memberikan izin bagi IKM lokal untuk menyuplai bahan baku ingot,” katanya.

Selain fitting lampu downlight, UPT Logam juga mendapat tawaran untuk membuat salah satu bagian dari pompa air.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menag: Larangan mudik karena negara ingin lindungi warganya
Kamis, 22 April 2021 - 19:11 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan keputusan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021 k...
GeNose C19 hadir di Bandara Internasional Syamsudin Noor
Kamis, 22 April 2021 - 17:14 WIB
Bandara Internasional Syamsudin Noor sediakan layanan GeNose C19 di Kedatangan Internasional mulai K...
BMKG: Siklon tropis Surigae melemah
Kamis, 22 April 2021 - 16:56 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon meny...
BPOM masih butuh kelengkapan data vaksin Sinopharm dan Sputnik
Kamis, 22 April 2021 - 13:16 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih membutuhkan tambahan data terkait efikasi, keamanan dan...
Gangguan operator seluler dan internet karena gempa, Kemkominfo BAKTI siapkan bantuan
Kamis, 22 April 2021 - 12:55 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Infor...
Kebakaran hanguskan enam ruko di Phikei, Wamena
Kamis, 22 April 2021 - 12:00 WIB
Sebanyak enam rumah toko di Komplek Pertokoan Phikei, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, terbakar ...
101 lukisan dan patung kelas dunia dilelang di Jakarta
Kamis, 22 April 2021 - 11:30 WIB
Sebanyak 101 lukisan dan patung yang dihasilkan oleh maestro seni lukis dan patung kenamaan dunia ak...
Antispasi mudik lebaran, Polda Jatim siapkan 20 lokasi penyekatan
Kamis, 22 April 2021 - 11:12 WIB
Antisipasi larangan mudik lebaran Idul Fitri, Polda Jatim menyiapkan 7 Rayon dan 1 Rayon khusus yang...
 Peringati Hari Kartini PP Salatiga apresiasi perempuan marjinal tangguh
Kamis, 22 April 2021 - 10:45 WIB
DPC Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kota Salatiga, Jawa Tengah terus bergerak dan berkiprah. Rabu (21...
KAI Kembali Operasikan KA Purwojaya dan KA Wijayakusuma
Kamis, 22 April 2021 - 10:33 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengoperasikan KA Purwojaya relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV