Laporan hasil temuan tim WHO ke China diperkirakan pertengahan Maret
Elshinta
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:56 WIB |
Laporan hasil temuan tim WHO ke China diperkirakan pertengahan Maret
Peter Ben Embarek, anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertugas menyelidiki asal-usul penyakit virus corona (COVID-19) berbicara pada konferensi pers studi bersama WHO-China di sebuah hotel di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Selasa (9/2/2021). ANTARA FOTO/EUTERS/Aly Song/HP/sa.

Elshinta.com - Laporan hasil temuan dari misi WHO, yang bertolak ke Wuhan China untuk menyelidiki asal mula virus penyebab COVID-19, diperkirakan keluar pada pertengahan Maret, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (5/3).

"Menurut penghitungan saat ini adalah pekan 14-15 Maret," kata kepala misi, Peter Ben Embarek, saat konferensi pers di Jenewa.

Ben Embarek, pakar WHO tentang penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, pada akhir misi Februari mengatakan bahwa virus kemungkinan berasal dari kelelawar, meski belum diketahui pasti bagaimana virus dapat menjangkau manusia. Ia juga mengesampingkan kemungkinan soal virus muncul dari kebocoran laboratorium.

Para pejabat WHO sebelumnya menyebutkan bahwa misi tersebut kemungkinan mengeluarkan laporan kesimpulan sebelum temuan menyeluruh tersedia. Rencana tersebut tidak dilanjutkan.

"Apa yang dipuji dari tim adalah bahwa mereka benar-benar usaha keras untuk membuat laporan lengkap sehingga kami dapat memiliki pembahasan yang tepat seputar laporan menyeluruh," kata Mike Ryan, pakar kedaruratan WHO.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menuturkan, "Saya akan meyakinkan Anda bahwa semua yang telah terjadi selama kunjungan (ke China) akan disampaikan secara terbuka."

Misi WHO menimbulkan perdebatan politik. Washington menyatakan keinginannya untuk meninjau temuan mereka. Sejumlah kritikus juga beranggapan bahwa akses misi WHO di China sangat dibatasi.

Pada Kamis (4/3) sebuah surat terbuka dari kelompok ilmuwan mengatakan misi WHO "tidak memiliki mandat, kebebasan, atau akses yang diperlukan untuk melakukan penyelidikan penuh dan tanpa batas" terhadap semua teori tentang asal mula virus.

Salah satu penulis surat, Nikolai Petrovsky, pakar di Flinders University di Adelaide, Austarlia, pada Jumat menuturkan bahwa meski tim pimpinan WHO telah melakukan kunjungan, dunia masih tidak punya pengetahuan soal sumber COVID-19.

Duta Besar China untuk PBB di Jenewa, Chen Xu, dalam konferensi pers terpisah Jumat mengatakan, "Ini bukan penyelidikan, melainkan penelitian ilmiah gabungan. Para pakar yang dipilih oleh Organisasi Kesehatan Dunia, mereka melakukan tugasnya, kerja sama ilmiah dengan mitra-mitra mereka di China."

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Grab berencana IPO di bursa saham Amerika
Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB
 Grab Holdings inc, penyedia layanan on-demand di Asia Tenggara, berencana melantai di bursa saha...
Perdagangan makanan diet ilegal Rp112 miliar di China libatkan pesohor
Rabu, 14 April 2021 - 09:11 WIB
Produksi dan penjualan makanan diet ilegal di China dengan nilai transaksi mencapai 50 juta yuan ata...
Pusat-pusat evakuasi dibuka saat topan meningkat di Australia Barat
Minggu, 11 April 2021 - 13:37 WIB
Topan tropis Seroja melanda Australia Barat pada Minggu, diikuti dengan layanan darurat membuka temp...
Pertandingan olahraga dijadwal ulang hormati pemakaman Pangeran Philip
Minggu, 11 April 2021 - 11:57 WIB
Otoritas olahraga di Inggris sedang dalam pembicaraan mengenai penjadwalan ulang pertandingan menyus...
Reaksi dunia atas kematian Pangeran Philip dari Inggris
Sabtu, 10 April 2021 - 17:58 WIB
Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth dan tokoh terkemuka dalam keluarga kerajaan Inggris selama ham...
Harry & Meghan Markle sebut Pangeran Philip akan sangat dirindukan
Sabtu, 10 April 2021 - 10:26 WIB
Pasangan Harry dan Meghan Markle menjadi sosok yang ikut berduka atas kepergian Pangeran Philip pada...
Pangeran Harry diperkirakan pulang kampung hadiri pemakanan kakeknya
Sabtu, 10 April 2021 - 07:45 WIB
Pangeran Harry dikabarkan akan kembali ke Inggris untuk pertama kalinya sejak mengundurkan diri seba...
Inggris berduka untuk Pangeran Philip, warga diminta tidak berkerumun
Sabtu, 10 April 2021 - 07:30 WIB
Warga Inggris berduka atas wafatnya Pangeran Philip, tetapi mereka diminta untuk tak berkerumun atau...
Dunia olahraga berduka kehilangan Pangeran Philip
Sabtu, 10 April 2021 - 00:05 WIB
Dunia olahraga berduka dan memberikan penghormatan terakhir kepada suami Ratu Inggris Elizabeth II, ...
Kabar duka, suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip meninggal dunia
Jumat, 09 April 2021 - 18:57 WIB
Kabar duka datang dari Kerajaan Inggris Buckingham. Pangeran Philip yang merupakan suami dari pemimp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV