UMKM perkenalkan Rumah Lumbung Sasak melalui produk perhiasan
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 21:27 WIB |
UMKM perkenalkan Rumah Lumbung Sasak melalui produk perhiasan
Indah Purwanti Ningsih menunjukkan produk terbarunya yang terinspirasi dari rumah adat suku Sasak yakni lumbung, berupa perhiasan kalung, anting dan gelang beserta produk lainnya dalam pameran produk UMKM Karya Kreatif Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, NTB, Rabu (3/3/2021). (ANTARA/Dhimas B.P.)

Elshinta.com - Salah satu usaha mikro, kecil, dan, menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat memperkenalkan Rumah Adat Suku Sasak yakni Lumbung melalui koleksi produk perhiasan mutiaranya.

Perhiasan koleksi kerajinan UMKM Indah Mutiara Lombok yang berdomisili di Kota Mataram itu diperkenalkan kali pertamanya dalam pameran Karya Kreatif Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, NTB, Rabu.

"Koleksi perhiasan terbaru kami yang terinspirasi dari rumah lumbung ini terbuat dari kombinasi perak 925 dengan mutiaranya air laut," kata Indah Purwanti Ningsih, pemilik UMKM Indah Mutiara Lombok.

Indah memperkenalkan koleksi perhiasan terbaru produk kerajinan UMKM-nya ini dalam bentuk gelang, kalung, maupun anting. Produk ini, jelasnya, terbuat dari hasil kerajinan tangan masyarakat lokal.

"Perajinnya dari Pengge, Lombok Tengah dan Sekarbela, Mataram," ujarnya.

Selain koleksi perhiasan yang memperkenalkan rumah lumbung, UMKM Indah Mutiara Lombok juga memamerkan produk lain perpaduan mutiara dan kerang. Ragamnya diaplikasikan dalam koleksi bros.

Selanjutnya untuk pasar, Indah mengatakan bahwa bisnis UMKM produk lokal yang dijalankannya ini sudah cukup dilirik dalam skala nasional.

"Pasarnya rata-rata kalau di nasional bagus paling di Jakarta," ujarnya.

Kalau pasar internasional, lanjutnya, masih belum seramai pesanan dalam negeri. Namun produk Indah Mutiara Lombok, kata dia, sudah pernah dipamerkan ke luar negeri.

"Singapura, Malaysia, Shanghai, India. Kita pernah pameran di sana, itu sebelum pandemi," ucap dia.

Untuk saat ini yang masih era pandemi, Indah mengaku produknya juga terkena dampak. Omzet penjualannya menurun. Meskipun demikian, Indah tidak kehabisan akal, pemasaran produk masih terus dilakukan secara daring.

"Pasar 'online' juga lebih bagus dan lebih gampang. Meskipun penjualan menurun karena pandemi, tapi kita terus promosi lewat instagram, website dan juga 'market place'," kata Indah.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemda DIY diminta lebih peduli pada UMKM 
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:13 WIB
Dimasa pandemi seperti ini UMKM harus mendapatkan dukungan dari pemerintah agar tetap bertahan. Di D...
Anggota DPD Jateng dukung gerakan belanja produk UMKM
Jumat, 07 Mei 2021 - 22:09 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Provinsi Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi ...
UMKM Pekanbaru bakal terima bantuan program BPUM 2021
Sabtu, 17 April 2021 - 22:30 WIB
Pelaku UMKM di Kota Pekanbaru, bakal menerima bantuan Kemenkop UKM tahun 2021 melalui program Bantua...
Jumat, ASN di Sukoharjo wajib minum jamu
Rabu, 14 April 2021 - 14:24 WIB
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mewajibkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan rutin...
Produsen kue kering hadirkan kue rasa Bandrek dan Bajigur
Selasa, 13 April 2021 - 13:08 WIB
Produsen kue kering yakni J&C Cookies menghadirkan inovasi kue kering terbarunya yakni kue dengan ci...
Tapanuli Selatan tonjolkan Kopi Arabika Sipirok di Padang Expo
Sabtu, 03 April 2021 - 22:31 WIB
Dinas Perindustrian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memamerkan Kopi Arabika Sipirok sebagai produk...
Wali Kota Bandarlampung harap UMKM terus berkarya dan berinovasi
Sabtu, 03 April 2021 - 22:20 WIB
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana berharap kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di kota ...
UMKM Jabar didorong manfaatkan belanja kementerian dan lembaga
Sabtu, 03 April 2021 - 11:30 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk me...
Teten Masduki, Gernas BBI, dan keyakinan produk UMKM yang selalu paten
Jumat, 02 April 2021 - 10:54 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki punya cara tersendiri untuk selalu meyakinka...
Produk UMKM Bekasi tembus pasar modern melalui kurasi
Senin, 22 Maret 2021 - 12:20 WIB
Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi, Jawa Barat, mampu menembus pasar modern ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV