Presiden: Kebijakan nasional dan daerah harus sensitif soal bencana
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:38 WIB |
Presiden: Kebijakan nasional dan daerah harus sensitif soal bencana
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kebijakan di tataran pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus sensitif terhadap kondisi Indonesia yang rawan risiko bencana.

"Indonesia harus menyiapkan diri dengan membuat kebijakan antisipasi bencana yang sangat detil dan komprehensif," kata Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/3).

Hal itu karena Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara di dunia yang rawan risiko bencana.

Pada 2020, kata Presiden, Indonesia mengalami 3.253 bencana atau sembilan bencana setiap harinya.

“Yang selalu saya sampaikan berulang-ulang, pencegahan-pencegahan jangan terlambat. Ini bukan berarti aspek yang lain dalam bencana kita abaikan, tapi juga jangan sampai kita hanya bersifat reaktif saat bencana terjadi. Kita harus siapkan diri dengan antisipasi yang terencana dengan baik. Detil. Karena itu kebijakan nasional dan kebijakan daerah harus sensitif terhadap kerawanan bencana,” kata Jokowi.

Presiden tidak menginginkan jajarannya baru sibuk dan pontang-panting atau bahkan saling menyalahkan setelah bencana terjadi. Segala bentuk pencegahan dan penanganan bencana sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Penanggulangan Bencana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satpol PP Padang peringatkan pemilik warung makan yang buka lebih awal
Senin, 19 April 2021 - 06:01 WIB
Dua pemilik warung makan di kawasan By Pass, Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, mendapatka...
Larangan mudik, Kemenhub akan terbitkan surat edaran sebagai acuan
Senin, 19 April 2021 - 00:01 WIB
Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan petunjuk pelaksanaan teknis di l...
Disdik Jabar hadirkan `Rantang Siswa`untuk bantu dhuafa
Minggu, 18 April 2021 - 23:00 WIB
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat meluncurkan program `Rantang Siswa` yakni setiap siswa SMA/SMK ...
Dinsos Mukomuko berutang bantu korban bencana alam
Minggu, 18 April 2021 - 22:45 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, saat ini berutang kepada pemilik warung sebesar ...
Penanaman mangrove perlu evaluasi untuk ukur keberhasilan program
Minggu, 18 April 2021 - 22:15 WIB
Program penanaman mangrove yang telah dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di berbagai...
BI Jatim prediksi minat masyarakat menukar uang tetap tinggi
Minggu, 18 April 2021 - 22:00 WIB
Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memprediksi minat masyarakat dalam menukarkan uang baru pada Leba...
Pengelola Candi Borobudur ajukan tambahan kuota pengunjung jadi 10.000
Minggu, 18 April 2021 - 21:30 WIB
Taman Wisata Candi Borobudur mengajukan tambahan kuota pengunjung candi Buddha terbesar di dunia ini...
Polisi pulangkan 11 anak terlibat prostitusi daring ke orangtua
Minggu, 18 April 2021 - 21:00 WIB
Polisi memulangkan 11 anak perempuan, di antaranya masih berstatus pelajar yang sebelumnya diamankan...
Satgas: 23 orang mantan TKI asal Malaysia terinfeksi positif COVID-19
Minggu, 18 April 2021 - 20:45 WIB
Sebanyak 23 orang mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia terinfeksi positif COVID-19, kat...
Menhub jajal motor listrik buatan UKM dalam negeri
Minggu, 18 April 2021 - 20:15 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjajal motor listrik buatan pelaku Usaha Kecil dan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV