Pagi ini, aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 11:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pagi ini, aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasca terjadinya erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo Sumut, Selasa (2/3) dari pantauan pada hari Rabu (3/3) pagi aktifitas Gunung Sinabung masih cukup tinggi, ditandai masih terjadinya awan panas dan guguran guguran larva.

Demikian dikatakan petugas posko pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra kepada Kontributor Elshinta, Diurnawan, Rabu (3/3) pagi.

Disebutkan Armen, pada Rabu sekitar pukul  08.52 Wib terjadi awan panas namun jarak luncur tidak teramati, dengan amplitudo 120 MM durasi 332 detik, arah angin barat Gunung Sinabung.

"Untuk visual Gunung Sinabung masih tertutup kabut akubat tetjadi hujan pagi hari dan gempa gempa masih terekam di sekitar Sinabung," kata Armen. 

Armen meminta kepada masyarakat maupun wisatawan untuk tidak masuk zona merah. 

Sementara itu, Susanto Ginting, Ketua Masyarakat Relawan Indonesia ACT menyatakan syukur alhamdulillah, karena kawasan Gunung Sinabung diguyur hujan Rabu pagi.

Alhamdulillah, dengan turun hujan, maka abu vulkanik yang menutupi desa-desa sebelah barat Sinabung akan berangsur tersapu air hujan,” ujarnya.

Disebut Ginting, tim relawan kemarin sudah turun menyiram abu vulkanik yang menutupi akses jalan dan Rabu (3/3) pagi ini tim berada di beberapa lokasi dan bersiaga untuk pantau lokasi dan mengimbau warga agar tidak mendekati zona merah Gunung Sinabung, karena sewaktu waktu terjadi erupsi susulan dengan muntahan abu vulkanik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung erupsi luncurkan awan panas hingga 1.000 meter
Selasa, 20 April 2021 - 18:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo menyatakan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sum...
Gempa bermagnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat
Selasa, 20 April 2021 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat, Sumatera Utara, pada Selasa pukul 06....
Gubernur Jawa Timur pastikan  bantuan stimulan untuk korban gempa
Minggu, 18 April 2021 - 10:00 WIB
Stimulan yang ditawarkan BNPB terkait pembangunan rumah terdampak gempa bumi yang terjadi 10 April 2...
Pemkab Lumajang terjunkan motor ambulans di daerah terdampak gempa
Sabtu, 17 April 2021 - 17:47 WIB
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerjunkan sejumlah armada motor ambulans di daerah terd...
Gempa magnitudo 5,5 guncang Aceh
Sabtu, 17 April 2021 - 10:58 WIB
Gempa tektonik magnitudo 5,5  guncang beberapa wilayah di Aceh, sejumlah warga berhamburan keluar r...
Anak-anak korban gempa dapat hiburan dari mobil KaCa UMM 
Jumat, 16 April 2021 - 13:57 WIB
Gempa yang terjadi di Malang Selatan, Jawa Timur beberapa waktu lalu masih menyisakan pilu. Bantuan...
Pasca gempa M-6,1, 1.270 bangunan di Lumajang rusak 
Jumat, 16 April 2021 - 13:44 WIB
Bencana gempa bumi 6,1 Mag Sabtu 10 April 2021 yang menyebabkan terjadinya pengungsian dibeberapa te...
BMKG survey kerentanan tanah pasca gempa
Kamis, 15 April 2021 - 19:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan survei mengukur kerentanan tanah ter...
5.010 rumah rusak, 4 meninggal dunia dalam gempa Magnitudo 6,1 di Malang
Kamis, 15 April 2021 - 19:26 WIB
Jumlah kerusakan pasca gempa bermagnitudo  6,1 yang terjadi Sabtu (10/4) lalu terus bertambah. Data...
Sebanyak 181 orang  meninggal dunia akibat Badai Seroja di NTT
Kamis, 15 April 2021 - 17:24 WIB
Sebanyak 181 meninggal dunia akibat bencana alam siklon tropis seroja di NTT.  Hal tersebut diungka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV