Terlilit utang puluhan juta, satpam toko emas rampas uang majikan
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 11:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Terlilit utang puluhan juta, satpam toko emas rampas uang majikan
Tersangka perampas dan penadah uang.rampasan sebuah toko emas di Semarang ditunjukkan kepada awak media di Mapolrestabes Semarang, Senin (1/3). (Sumber foto: Humas Polda Jateng/elshinta.com)

Elshinta.com - Karena terlilit utang hingga puluhan juta rupiah, Aris (43) seorang satpam toko Emas Semar Nusantara di Semarang nekat merampas uang hasil jualan milik juragannya. Perampasan dilakukan Aris di Jalan Menteri Supeno, Semarang ketika seorang karyawan toko itu akan menyetorkan uang ke bank pada Jumat (25/2) lalu.

Menggunakan senjata pistol Airs Gun, Aris menodong karyawan toko emas itu dan merampas uang setoran sebesar Rp429 juta. Selanjutnya ia melarikan diri. Peristiwa itu pun segera dilaporkan ke polisi.

"Tersangka Aris kemudian kami cari dan berhasil kami tangkap," kata  Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar kepada wartawan, termasuk Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, di Mapolrestabes Semarang, Senin (1/3). 

Irwan Anwar mengatakan, Aris telah bekerja selama satu tahun di toko emas terebut. Perampasan dilakukan ketika ia bertugas mengawal salah satu karyawan yang akan menyetorkan hasil penjualan ke bank. Pihak toko emas yang melaporkan ke polisi dengan pasti menyebut pelaku perampasan adalah satpam toko emas  tersebut. 

Aris, warga  Jalan  Gergaji Pelem Raya, Mugasari, Semarang Selatan menyerahkan uang Rp 150 juta kepada istrinya,  sebagian lagi dibelikan dua unit sepeda motor bekas.

Ia kemudian melarikan diri ke Dusun Ngularan di Kabupaten Kendal bersama rekannya Mustakim (43) dan Bisri (45) yang turut membantu. Dua rekannya itu juga menikmati uang hasil rampasan tersebut.

Tim Resmob Polrestabes Semarang menangkap Aris dan dua rekannya di persembunyiannya. Karena berusaha melarikan diri, kaki Aris terpaksa ditembak. 

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sisa uang hasil perampasan sebesar Rp200 juta, empat ponsel, dan dua sepeda motor yang dibeli dengan uang hasil rampasan itu.

Atas perbuatannya, tersangka Aris dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang perampasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Sementara dua rekannya, Mustakim dan Bisri dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang penadahan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bobol dua swalayan, warga Dampit ditangkap
Jumat, 16 April 2021 - 16:37 WIB
Heru Setiawan (27), warga Desa Daplang Dampit, Malang, Jawa Timur harus menghabiskan bulan Ramadan d...
Polda Metro amankan derek liar diduga untuk pemerasan
Kamis, 15 April 2021 - 17:56 WIB
Polda Metro Jaya pada Kamis siang mengamankan pengemudi derek liar yang diduga digunakan untuk melak...
Polisi tangkap oknum ASN Imigrasi Tanjungpinang terlibat narkoba
Kamis, 15 April 2021 - 16:37 WIB
Polisi menangkap seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial M yang berdinas di Kantor Imig...
Aparat TNI/Polri kejar pelaku penembakan pengojek di Puncak
Rabu, 14 April 2021 - 19:56 WIB
Aparat TNI dan Polri mengejar pelaku penembakan pengojek di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak yang t...
KKB tembak tukang ojek di Kabupaten Puncak
Rabu, 14 April 2021 - 16:56 WIB
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Rabu, sekitar pukul 13.00 WIT, menembak tukang ojek di Eromaga, ...
Polres Cirebon Kota bekuk tiga pelaku ganjal ATM
Rabu, 14 April 2021 - 15:57 WIB
Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cirebon Kota menangkap tiga pria berinisial AS, M dan ZB. Mereka ...
Polisi tetapkan lima tersangka pembalakan liar, lima DPO
Rabu, 14 April 2021 - 14:37 WIB
Polres Sukoharjo, Jawa Tengah menetapakan lima tersangka atas kasus ilegal loging atau pebalakan lia...
Polisi tahan seorang pengedar narkoba di Solo
Minggu, 11 April 2021 - 18:10 WIB
Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Surakarta, Jawa Tengah, menahan seseorang atas dugaan sebagai pen...
Pemprov Papua berkoordinasi TNI/Polri terkait keamanan guru di Beoga
Sabtu, 10 April 2021 - 15:36 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri terkait keamanan guru d...
Kapolda Papua: Guru korban penembakan KKB di Beoga bertambah
Sabtu, 10 April 2021 - 13:35 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menegaskan bahwa korban penembakan kelompok kriminal bersenj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV