Wabah penyakit paska banjir, PPNI Lumajang: Segera dilakukan pembersihan lingkungan
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wabah penyakit paska banjir, PPNI Lumajang: Segera dilakukan pembersihan lingkungan
Sumber foto: Efendi Murdiono/elshinta.com.

Elshinta.com - Paska banjir akibat luapan Sungai Kaliasem dan Sungai Bondoyudo di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ke sejumlah dusun di beberapa kecamatan segera dilakukan pembersihan dampak banjir.

Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lumajang Suhari mengatakan warga terdampak banjir perlu segera dilakukan pembersihan kotoran tempat tingga dan lingkungan mereka dari dampak banjir yang terjadi malam Sabtu (27/02), mengingat bahaya yang berpeluang terjadi adanya serangan penyakit kulit misalnya gatal-gatal, kutu air dan pencernaan akibat adanya kotoran yang lambat dilakukan pembersihan.

"Setelah banjir biasanya terjadi penyakit kulit, gatal-gatal kutu air. Tidak lupa saluran pencernaan karena banyak kotoran sehingga menjadikan sakit perut", kata alumni S3 Fisip Universitas Jember itu. 

Pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Jawa Timur mengingatkan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi karena masih masa pandemi Covid-19 belum berlaku agar tidak berlakukan kegiatan berkumpul-kumpul. Peringatan dini di sampaikan DPD PPNI Lumajang saat memberikan bantuan alat-alat kebersihan dan logistik kepada korban agar penyebaran Covid-19 menjadi ledakan pasak banjir terjadi atau claster baru paska banjir.

"Jangan lupa masa pandemi belum berlalu ini yang harus diantisipasi juga dan jangan ada claster dari bencana", tutur dosen Akper Universitas Jember di Lumajang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Rabu (3/3). 

Suhari meminta masyarakat terdampak bila ada keluhan kurang baik pada kesehatannya agar segera memeriksakan diri cepat ke Puskesmas ataupun ke Pusat Pembantu (Pustu) yang ada di masing-masing desa ataupun kelurahan. Ketanggapan diri masyarakat dari penyakit paska banjir sangat diharapkan sehingga tidak berdampak fatal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung erupsi luncurkan awan panas hingga 1.000 meter
Selasa, 20 April 2021 - 18:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo menyatakan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sum...
Gempa bermagnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat
Selasa, 20 April 2021 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat, Sumatera Utara, pada Selasa pukul 06....
Gubernur Jawa Timur pastikan  bantuan stimulan untuk korban gempa
Minggu, 18 April 2021 - 10:00 WIB
Stimulan yang ditawarkan BNPB terkait pembangunan rumah terdampak gempa bumi yang terjadi 10 April 2...
Pemkab Lumajang terjunkan motor ambulans di daerah terdampak gempa
Sabtu, 17 April 2021 - 17:47 WIB
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerjunkan sejumlah armada motor ambulans di daerah terd...
Gempa magnitudo 5,5 guncang Aceh
Sabtu, 17 April 2021 - 10:58 WIB
Gempa tektonik magnitudo 5,5  guncang beberapa wilayah di Aceh, sejumlah warga berhamburan keluar r...
Anak-anak korban gempa dapat hiburan dari mobil KaCa UMM 
Jumat, 16 April 2021 - 13:57 WIB
Gempa yang terjadi di Malang Selatan, Jawa Timur beberapa waktu lalu masih menyisakan pilu. Bantuan...
Pasca gempa M-6,1, 1.270 bangunan di Lumajang rusak 
Jumat, 16 April 2021 - 13:44 WIB
Bencana gempa bumi 6,1 Mag Sabtu 10 April 2021 yang menyebabkan terjadinya pengungsian dibeberapa te...
BMKG survey kerentanan tanah pasca gempa
Kamis, 15 April 2021 - 19:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan survei mengukur kerentanan tanah ter...
5.010 rumah rusak, 4 meninggal dunia dalam gempa Magnitudo 6,1 di Malang
Kamis, 15 April 2021 - 19:26 WIB
Jumlah kerusakan pasca gempa bermagnitudo  6,1 yang terjadi Sabtu (10/4) lalu terus bertambah. Data...
Sebanyak 181 orang  meninggal dunia akibat Badai Seroja di NTT
Kamis, 15 April 2021 - 17:24 WIB
Sebanyak 181 meninggal dunia akibat bencana alam siklon tropis seroja di NTT.  Hal tersebut diungka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV