Presiden Jokowi cabut Perpres `Miras`
Elshinta
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:29 WIB |
Presiden Jokowi cabut Perpres `Miras`
Presiden Joko Widodo. ANTARA/HO-Setkab/pri.

Elshinta.com - Presiden mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang di dalamnya mengatur izin investasi minuman keras (miras).

"Bersama ini saya sampaikan saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Presiden Jokowi dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden yang dilihat di Jakarta, Selasa.

Perpres tersebut terbit pada 2 Februari 2021 sebagai peraturan turunan UU Cipta Kerja.

Perpres itu memang tidak mengatur khusus miras melainkan soal penanaman modal.

Namun, disebutkan dalam beleid tersebut bahwa industri miras di daerah tertentu di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua.

Presiden Jokowi menyebut keputusan itu ia ambil setelah mendengar berbagai masukan.

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya serta tokoh-tokoh agama lain serta juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah," ungkap Presiden.

Lampiran III Perpres No. 10/2021 menyebutkan investasi miras hanya diperbolehkan di Provinsi Bali, NTT, Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.

Tapi penamanan modal untuk industri di luar daerah-daerah tersebut dapat dilakukan bila ditetapkan oleh Kpala Badan Koordinasi Penanaman Modal berdasarlan usulan gubernur.

Hal tersebut termuat dalam Lampiran III angka 31 dan angka 32 huruf a dan b.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lewat Halo Dok, warga bisa sampaikan `unek-unek` langsung kepada Wali Kota Magelang
Selasa, 20 April 2021 - 20:11 WIB
Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada masyarakat untu...
KSP tegaskan hanya Presiden yang tahu soal `reshuffle` kabinet
Selasa, 20 April 2021 - 12:47 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan hanya Presiden yang mengetahui tentang perombakan atau...
DPP PBN ajak masyarakat tak terprovokasi Jozeph Paul Zhang
Selasa, 20 April 2021 - 11:13 WIB
Dewan Pimpinan Pusat Peduli Bangsa Nusantara (DPP PBN) mengajak seluruh kelompok masyarakat, terutam...
Ketua DPD RI percaya Presiden `reshuffle` sesuai kebutuhan
Selasa, 20 April 2021 - 09:15 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti percaya kepada Presiden Joko Wi...
Pemprov NTT puji gerak cepat TNI bangun kembali jembatan pascabencana
Senin, 19 April 2021 - 17:41 WIB
Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius memuji upaya gerak cepat institusi TNI membangun kembali jembata...
Peneliti LIPI nilai langkah tepat Jokowi undang pakar bahas Ibu Kota baru
Senin, 19 April 2021 - 14:11 WIB
Peneliti Ahli Utama Kebijakan Publik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syafuan Rozi Soebhan...
Istri Kasad wujudkan impian kakak adik disabilitas pameran di Mabesad
Senin, 19 April 2021 - 12:21 WIB
Istri Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Hetty Andika Perkasa memba...
DPD Demokrat NTT ikhlaskan putusan MK soal Orient
Senin, 19 April 2021 - 11:00 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Demokrat Nusa Tenggara Timur Jefry Riwu Kore menyatakan ikh...
Presiden Jokowi saksikan vaksinasi COVID-19 untuk para seniman
Senin, 19 April 2021 - 10:45 WIB
Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung vaksinasi COVID-19 terhadap sekitar 500 orang senim...
KKB aniaya tukang bakso di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya
Senin, 19 April 2021 - 09:01 WIB
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap Asep Saputra (50 th) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV