Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Elshinta
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB |
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Para petugas kepolisian berpatroli di jalanan bersama anjing polisi saat periode jam malam di Ankara, Turki, Senin (18/5/2020)ANTARA FOTO/Xinhua/Mustafa Kaya/pras.

Elshinta.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas bersama, khususnya kemampuan personel melalui program pendidikan.

Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan kelompok kerja bersama Polri dan kepolisian Turki yang berlangsung beberapa waktu secara daring sejak 23 Februari, menurut keterangan tertulis KBRI Ankara yang diterima di Jakarta, Minggu.

"Polri telah menyampaikan rancangan Technical Arrangement on Police Education and Training kepada Kepolisian Turki untuk memperkuat usulan peningkatan kapasitas personel kepolisian kedua negara. Program pendidikan dan pelatihan ini meliputi pertukaran personel, pengajar, dan tenaga ahli serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman," kata Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Johni Asadoma, yang memimpin delegasi Indonesia pada pertemuan tersebut.

Selain itu, kata Kadivhubinter, kerja sama juga menyangkut program pendidikan S1 dan S2.

Dokumen pengaturan teknis  yang mengatur kerja sama tersebut akan meliputi kerja sama penguatan wawasan tata kelola organisasi, teknologi kepolisian serta sistem pendidikan.

Selain kesepakatan penguatan kapasitas bersama, dalam pertemuan itu kedua kepolisian juga sepakat meningkatkan derajat kerja sama kepolisan kedua negara, yang semula dalam bentuk Memorandum of Intent (MOI) menjadi Memorandum of Understanding (MOU).

MOU diharapkan dapat ditandatangani oleh kedua kepolisian saat kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan ke Jakarta, yang direncanakan berlangsung pada 2021 ini.

Selama pertemuan, kedua delegasi juga saling bertukar informasi mengenai penanganan berbagai kejahatan transnasional, seperti terorisme, perdagangan orang, penyelundupan narkoba, dan kejahatan siber.

Kepolisian RI memimpin diskusi penanganan terorisme dan penyelundupan narkoba, sementara Kepolisian Turki mengarahkan diskusi soal penanganan perdagangan orang dan kejahatan siber.

Pada akhir pertemuan, disepakati bahwa Turki akan menjadi tuan rumah untuk pertemuan kedua kelompok kerja bersama pada 2022.

Pertemuan bilateral tersebut dihadiri sejumlah perwira tinggi dan menengah dari kedua kepolisian serta sejumlah pejabat dan Atase Kepolisian KBRI Ankara.

Delegasi Turki dipimpin First Degree Police Chief Volkan Imisci. Pertemuan resmi yang berlangsung dalam suasana konstrukif tersebut juga ditindaklanjuti dengan sejumlah konsultasi langsung diantara kedua belah pihak.

Kerja sama formal antara Polri dan Kepolisian Nasional Turki dimulai pada 2017 melalui penandatangan MOI.

Berdasarkan MOI tersebut, kedua negara telah mulai menempatkan pejabat kepolisian masing-masing di KBRI Ankara dan di Kedutaan Besar Turki di Jakarta.

Dalam dua tahun terakhir, terjadi peningkatan kerja sama dan komunikasi di antara kedua kepolisian, kata KBRI Ankara.

Selama 2020, sedikitnya ada tiga kegiatan pelatihan bersama yang telah dilakukan. Kedua belah pihak menunjukkan antusiasme untuk saling menguatkan dalam berbagai aspek kepolisian.

Pertemuan kelompok kerja bersama yang baru pertama kalinya diselenggarakan itu akan menjadi mekanisme konsultasi tahunan kedua kepolisian guna memantau perkembangan kerja sama.

"Meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi, melalui Joint Working Group, kedua kepolisian berhasil menciptakan fondasi kerja sama yang kuat ke depan," ujar Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal dalam pengantarnya pada pertemuan bilateral tersebut. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perusahaan rintisan Uganda manfaatkan limbah pisang
Minggu, 18 April 2021 - 09:00 WIB
Masyarakat Uganda biasanya makan banyak pisang. Kini, perusahaan rintisan lokal berinovasi membuat b...
Ratu Elizabeth & Inggris akan ucapkan perpisahan untuk Pangeran Philip
Sabtu, 17 April 2021 - 13:23 WIB
Ratu Elizabeth akan mengucapkan salam perpisahan yang terakhir kalinya kepada Pangeran Philip, suami...
Ekonomi Tiongkok tumbuh 18,3 persen pada kuartal pertama
Sabtu, 17 April 2021 - 12:55 WIB
Perekonomian nasional Tiongkok mengalami pertumbuhan sebesar 18,3 persen pada kuartal pertama tahun ...
Italia laporkan empat kematian pembekuan darah vaksin AstraZeneca
Jumat, 16 April 2021 - 09:55 WIB
Empat orang di Italia meninggal akibat pembekuan darah langka usai menerima vaksin COVID-19 AstraZen...
Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi, indeks HSI terkerek 0,12 persen
Jumat, 16 April 2021 - 09:36 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, setelah merosot sehari sebelumnya, dengan...
Pasukan Myanmar tangkap pemimpin unjuk rasa anti kudeta
Kamis, 15 April 2021 - 20:47 WIB
Pasukan keamanan Myanmar menangkap Wai Moe Naing, salah satu pemimpin utama kampanye menentang kekua...
Indonesia raup Rp405 juta dari pameran makanan-minuman di China
Kamis, 15 April 2021 - 10:03 WIB
Sejumlah produk unggulan dari Indonesia terjual dengan nilai transaksi sebesar Rp405,9 juta dari Pam...
Filipina ajukan protes diplomatik baru atas kapal Tiongkok di LCS
Rabu, 14 April 2021 - 21:43 WIB
Filipina mengajukan protes diplomatik baru ke Tiongkok pada Rabu, setelah menuding negara tetanggany...
20 orang tewas dalam kecelakaan maut di Mesir
Rabu, 14 April 2021 - 20:11 WIB
Sebanyak 20 orang tewas dan tiga lainnya cedera dalam kecelakaan maut di jalan raya gurun Mesir Hulu...
Grab berencana IPO di bursa saham Amerika
Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB
 Grab Holdings inc, penyedia layanan on-demand di Asia Tenggara, berencana melantai di bursa saha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV