Pascadilantik, Wabup tinjau titik banjir terparah di Karawang
Elshinta
Minggu, 28 Februari 2021 - 13:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pascadilantik, Wabup tinjau titik banjir terparah di Karawang
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Hari pertama pasca-dilantik, Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh langsung meninjau salah satu titik banjir terparah di Kampung Gempol Anjun, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (28/2).

Kampung yang bersisian dengan aliran Sungai Citarum tersebut, ketinggian air mencapai 3 meter atau setinggi atap rumah. Bahkan, luapan air sampai menggenangi Jalan Ranggede-Tanjungpura yang menghubungkan Karawang-Bekasi.

Sejak banjir seminggu lalu, 1.500 kepala keluarga kesulitan mendapatkan air bersih. Selain itu dari pantauan di lapangan, warga juga kesulitan membersihkan endapan lumpur yang dibawa banjir.

Wabup Karawang langsung merespon keluhan warga, ia menjanjikan dalam waktu dekat PDAM Karawang akan menyalurkan stok air bersih.

"Yang jelas, pertama saya terjun (sebagai Wakil Bupati) sangat miris dan kasihan. Tadi ada keluhan dari masyarakat, banjir sudah surut namun air tidak ada. Saya sudah komunikasi dengan Dirut PDAM. Hari ini atau besok, saya juga akan kirim mobil bantuan tangki air untuk pembersihan lumpur," terang Wabup seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Faizol Yuhri, Minggu (28/2). 

Ke depan, Wabup berjanji akan sering turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. "Kalau gini kan kita jadi tahu kebutuhan masyarakat," katanya.

Wabup juga akan memanggil BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karawang untuk menanyakan kinerja penanganan pasca-banjir.

"Mereka (warga terdampak banjir) habis semua sandang pangan. Nanti saya rumuskan penyelesaiannya termasuk memanggil BPBD," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung erupsi luncurkan awan panas hingga 1.000 meter
Selasa, 20 April 2021 - 18:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo menyatakan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sum...
Gempa bermagnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat
Selasa, 20 April 2021 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,4 terjadi di barat daya Nias Barat, Sumatera Utara, pada Selasa pukul 06....
Gubernur Jawa Timur pastikan  bantuan stimulan untuk korban gempa
Minggu, 18 April 2021 - 10:00 WIB
Stimulan yang ditawarkan BNPB terkait pembangunan rumah terdampak gempa bumi yang terjadi 10 April 2...
Pemkab Lumajang terjunkan motor ambulans di daerah terdampak gempa
Sabtu, 17 April 2021 - 17:47 WIB
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerjunkan sejumlah armada motor ambulans di daerah terd...
Gempa magnitudo 5,5 guncang Aceh
Sabtu, 17 April 2021 - 10:58 WIB
Gempa tektonik magnitudo 5,5  guncang beberapa wilayah di Aceh, sejumlah warga berhamburan keluar r...
Anak-anak korban gempa dapat hiburan dari mobil KaCa UMM 
Jumat, 16 April 2021 - 13:57 WIB
Gempa yang terjadi di Malang Selatan, Jawa Timur beberapa waktu lalu masih menyisakan pilu. Bantuan...
Pasca gempa M-6,1, 1.270 bangunan di Lumajang rusak 
Jumat, 16 April 2021 - 13:44 WIB
Bencana gempa bumi 6,1 Mag Sabtu 10 April 2021 yang menyebabkan terjadinya pengungsian dibeberapa te...
BMKG survey kerentanan tanah pasca gempa
Kamis, 15 April 2021 - 19:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan survei mengukur kerentanan tanah ter...
5.010 rumah rusak, 4 meninggal dunia dalam gempa Magnitudo 6,1 di Malang
Kamis, 15 April 2021 - 19:26 WIB
Jumlah kerusakan pasca gempa bermagnitudo  6,1 yang terjadi Sabtu (10/4) lalu terus bertambah. Data...
Sebanyak 181 orang  meninggal dunia akibat Badai Seroja di NTT
Kamis, 15 April 2021 - 17:24 WIB
Sebanyak 181 meninggal dunia akibat bencana alam siklon tropis seroja di NTT.  Hal tersebut diungka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV