Pengamat Politik: Elektabilitas Prabowo bisa bertahan dan meningkat
Elshinta
Kamis, 25 Februari 2021 - 16:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pengamat Politik: Elektabilitas Prabowo bisa bertahan dan meningkat
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada Senin (22/2/2021) mencatat Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden dengan 22,5% responden.

Hasil elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli nama-nama kandidat lainnya seperti Ganjar Pranowo (10,6%), Anies Baswedan (10,2%), Basuki Tjahaja Purnama (7,2%), Sandiaga Uno (6,9%), Tri Rismaharini (5,5%), Ridwan Kamil (5%), Agus Harimurti Yudhoyono (4,8%), dan Susi Pudjiastuti (2,3%).

Pengamat Politik Unpad Bandung Emrus Sihombing melihat hasil survei LSI tersebut cukup signifikan dan wajar apabila Prabowo Subianto memiliki elektabilitas terbesar karena saat ini sedang menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

"Selamat buat pak Prabowo yang sudah menempati angka elektabilitas di atas 20%. Kandidat lainnya seperti pak Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang ada di posisi kedua dan ketiga hanya di angka 10%," ujar Emrus, Rabu (24/2).

Ia menjelaskan angka tersebut sangat signifikan apabila dibandingkan kandidat lain. Dikatakannya, apabila perbedaan angka elektabilitas 1-5% maka angka tersebut tidak terlalu signifikan.

"Namun ini perbedaannya bisa lebih dari 10%. Artinya ini capaian yang amat baik. Hal ini menunjukkan Masyarakat memberikan apresiasi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai sosok yang berpeluang di pemilu berikutnya," tambahnya.

Namun demikian, Emrus Sihombing mengingatkan bahwa survei LSI yang dilakukan pada awal 2021 ini merupakan potret sesaat dan masih ada waktu yang cukup panjang kurang lebih 3 tahun menuju Pilpres 2024.

"Masih ada waktu sekitar 3 tahun, dan selama di waktu tersebut angka itu bisa berubah, bergeser, dan bisa ada nama calon kandidat lainnya. Kecuali survei dilakukan beberapa bulan sebelum Pilpres," jelas Emrus Sihombing seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Bayu Koosyadi. 

Emrus menambahkan elektabilitas Prabowo Subianto apakah dapat bertahan angka nya sangat bergantung pada tiga hal utama.

Pertama yakni bagaimana kader Gerindra bekerja di lapangan. Karena partai itu mesin politik yang pada hakikatnya membantunya persoalan yang ada di tengah masyarakat, partai menjadi sebuah solusi. 

"Apa yang dibutuhkan masyarakat adalah penanganan Covid-19, bencana alam, lesu perekonomian. Apakah tiga hal ini bisa mereka bantu, angka itu bisa relatif bertahan atau semakin meningkat lagi. Salah satu fungsi partai membantu masyarakat sebagai solusi dengan tindakan real bukan retoris," kata Emrus Sihombing.

Kedua, bagaimana Prabowo menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai dengan program Kementerian Pertahanan. "Jangan sampai ada masalah-masalah di Kementerian tersebut. Belum tentu Prabowo yang melakukan tapi jangan sampai ada orang di dalam kementerian tersebut yang terlibat kasus," tutur Emrus Sihombing.

"Yang ketiga bagaimana Prabowo Subianto bisa menyampaikan pesan politik bisa menimbulkan kebersamaan di tengah masyarakat, jadi komunikasi politik nya dapat menimbulkan kesejukan. Menimbulkan kebersamaan, kohesi sosial di tengah masyarakat. Ketika 3 faktor ini dilakukan, angka tersebut tetap menjelang Pemilu dan bisa jadi meningkatkan elektabilitas," tandas Emrus Sihombing.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sinergitas mengelola terorisme, radikalisme, dan ekstremis
Kamis, 22 April 2021 - 18:10 WIB
Jawa Tengah pada tahun 2021 menjadi salah satu dari lima provinsi yang telah ditetapkan Badan Nasion...
Kapoldasu ajak masyarakat gunakan hak pilih pemungutan suara ulang 
Kamis, 22 April 2021 - 17:23 WIB
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengajak seluruh masyarakat agar menggunakan ha...
Ombudsman Sumut: Ada hak publik yang melekat pada Bobby sebagai Wali Kota 
Rabu, 21 April 2021 - 19:24 WIB
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar menyayangkan terjadinya insiden pengusi...
Bupati tambah peluang perempuan isi jabatan strategis pemerintahan
Rabu, 21 April 2021 - 13:35 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Etik Suryani memberikan peluang perempuan menempati jabatan jabatan st...
Lewat Halo Dok, warga bisa sampaikan `unek-unek` langsung kepada Wali Kota Magelang
Selasa, 20 April 2021 - 20:11 WIB
Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada masyarakat untu...
KSP tegaskan hanya Presiden yang tahu soal `reshuffle` kabinet
Selasa, 20 April 2021 - 12:47 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan hanya Presiden yang mengetahui tentang perombakan atau...
DPP PBN ajak masyarakat tak terprovokasi Jozeph Paul Zhang
Selasa, 20 April 2021 - 11:13 WIB
Dewan Pimpinan Pusat Peduli Bangsa Nusantara (DPP PBN) mengajak seluruh kelompok masyarakat, terutam...
Ketua DPD RI percaya Presiden `reshuffle` sesuai kebutuhan
Selasa, 20 April 2021 - 09:15 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti percaya kepada Presiden Joko Wi...
Pemprov NTT puji gerak cepat TNI bangun kembali jembatan pascabencana
Senin, 19 April 2021 - 17:41 WIB
Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius memuji upaya gerak cepat institusi TNI membangun kembali jembata...
Peneliti LIPI nilai langkah tepat Jokowi undang pakar bahas Ibu Kota baru
Senin, 19 April 2021 - 14:11 WIB
Peneliti Ahli Utama Kebijakan Publik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syafuan Rozi Soebhan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV