Bantu UMKM, tekfin Tokomodal salurkan pembiayaan Rp800 miliar
Elshinta
Sabtu, 06 Februari 2021 - 15:30 WIB |
Bantu UMKM, tekfin Tokomodal salurkan pembiayaan Rp800 miliar
Direksi Tokomodal mengunjungi pemilik warung yang tergabung dalam program OBA. ANTARA/HO-Tokomodal

Elshinta.com - Perusahaan tekonologi finansial (tekfin) fintech peer to peer lending (P2P lending) Tokomodal sepanjang 2020 menyalurkan dana sebesar Rp800 miliar kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk pembiayaan usaha warung kelontong di Indonesia.

"Pembiayaan warung kelontong menjadi salah satu fokus Tokomodal. Dengan tumbuhnya sektor UMKM akan membantu pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan banyak lapangan kerja," kata Co-Founder Tokomodal Chris Antonius dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut Chris, pembiayaan UMKM juga untuk inklusi dan literasi keuangan serta menjangkau usaha mikro yang belum tersentuh oleh pelayanan perbankan (underserved dan unbankable).

Ia menjelaskan Tokomodal sudah tiga tahun berkolaborasi dengan pengelola jaringan ritel Alfamart dan Alfamikro ntuk memudahkan pemilik warung atau Outlet Binaan Alfamart (OBA) menerima tambahan modal secara tepat, mudah, dan terjangkau.

"Di tengah pandemi saat ini banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya. Kehadiran Tokomodal ini lah diharapkan bisa membantu pemilik warung untuk meningkatkan bisnisnya," katanya.

Pemilik warung yang ingin mendapatkan fasilitas Tokomodal terlebih dahulu harus menjadi anggota OBA, dengan cukup mendaftar ke Alfamikro untuk kemudian disurvei.

Setelah menjadi OBA, pemilik warung melalui smartphone bisa melakukan pemesanan barang dengan menggunakan aplikasi.

Keuntungan yang didapatkan pemilik warung, pesan barang lebih mudah dan cepat, barang bisa dibayar belakangan, dan termasuk fasilitas gratis ongkos kirim pesanan.

Chris yang juga Ketua Bidang Organisasi Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) ini mengatakan, tingginya kepercayaan masyarakat kepada Tokomodal terlihat pada 2020 yang di tengah pandemi COVID-19 jumlah OBA mencapai 18.000, naik dari 2019 sebanyak 9.000 OBA.

Saat ini, Tokomodal sudah menjangkau 20 provinsi di 200 kota, dengan pembiayaan yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp800 miliar dalam 600.000 transaksi.

Jumlah peserta yang menjadi pemodal dalam program OBA saat ini juga terus meningkat hingga mencapai 1.000 pemodal.

Pemodal yang ingin berinvestasi cukup download aplikasi Tokomodal.

"Jumlah investasi juga tidak dibatasi. Bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari deposito dan pemodal juga bisa memilih OBA yang akan dibantu," katanya.

Tokomodal sangat memperhatikan keamanan pemodal dalam berinvestasi dengan selalu menjaga kualitas kredit yang disalurkan agar tepat sasaran.

Hal ini terlihat dari tingkat keberhasilan bayar (TKB) 100 persen atau atau resiko gagal bayar (NPL) 0 persen.

Direktur Utama Tokomodal Muhamad Aidil Fathany mengatakan, Tokomodal juga berupaya memperluas cakupan OBA ke seluruh provinsi dan menjalankan program sosial "Bedah Warung" dan pembekalan pengetahuan tata kelola warung untuk menciptakan sinergi antara Tokomodal, Alfamikro dan pemilik warung binaan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Fintech Astra dan Batumbu bermitra salurkan Rp100 miliar bagi UMKM
Sabtu, 04 September 2021 - 09:59 WIB
Fintech Astra Welab Digital Arta (AWDA) bermitra dengan PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) untu...
Bantu UMKM, tekfin Tokomodal salurkan pembiayaan Rp800 miliar
Sabtu, 06 Februari 2021 - 15:30 WIB
Perusahaan tekonologi finansial (tekfin) fintech peer to peer lending (P2P lending) Tokomodal s...
Pandemi dorong pelaku UKM manfaatkan fintech
Minggu, 20 Desember 2020 - 07:30 WIB
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Banking School (STIE - IBS), Dr. Kusumaningtuti Sandriha...
Optimisme pendanaan startup di tengah pandemi
Senin, 02 November 2020 - 17:05 WIB
 Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, AMVESINDO, melihat perusahaan rintisan di Indonesi...
P2P lending ini peroleh komitmen pendanaan Seri C senilai USD40 juta
Kamis, 23 April 2020 - 13:10 WIB
Peer to peer (P2P) lending ini telah memperoleh komitmen pendanaan Seri C sebesar USD 40 juta (atau ...
Tumbuh tiga kali lipat, Modalku konsisten danai jutaan UMKM Indonesia
Kamis, 30 Januari 2020 - 09:42 WIB
Grup Modalku menutup tahun 2019 dengan pencapaian penyaluran pinjaman sebesar lebih dari Rp 11 trili...
Platform P2P Cashwagon salurkan dana pinjaman hingga Rp1,5 T
Selasa, 21 Januari 2020 - 11:19 WIB
Selain sebagai platfotm P2P yang inovatif, Cashwagon juga ingin memberikan kontribusi positif  deng...
Tips Agar Usaha UMKM Go Online Bisa Berkembang lewat Dana Pinjaman Online
Rabu, 02 Oktober 2019 - 08:23 WIB
Perkembangan UMKM go online ini mendapat dukungan dari berbagai fintech marketplace dan peer to peer...
Ini komitmen BI untuk dorong ekonomi dan keuangan digital
Selasa, 24 September 2019 - 10:44 WIB
Dalam gelaran IFSE 2019, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan Bank Indonesia berkomitm...
IFSE 2019, inovasi keuangan digital untuk percepat inklusi keuangan
Selasa, 24 September 2019 - 09:49 WIB
Hadirnya inovasi-inovasi digital dalam sektor ekonomi, menyediakan alternatif jasa layanan keuangan,...
Live Streaming Radio Network