Cerita Goro Miyazaki tentang film `Earwig and the Witch`
Elshinta
Sabtu, 06 Februari 2021 - 10:00 WIB |
Cerita Goro Miyazaki tentang film `Earwig and the Witch`
Film terbaru studio Ghibli `Earwig and the Witch` (ANTARA/Studio Ghibli)

Elshinta.com - Studio Ghibli baru saja merilis film terbarunya "Earwig and the Witch" di HBO Max, dan putra Hayao Miyazaki, Gorō Miyazaki, selaku sutradara pun berbagi mengenai rilisan tersebut.

"Earwig and the Witch" didasarkan pada buku anak-anak dengan nama yang sama karya Dianna Wynne Jones. Bercerita tentang seorang yatim piatu bernama Erica alias Earwig.

Erica diadopsi oleh penyihir berambut biru, Bella Yaga dan The Mandrake, yang merupakan iblis, keduanya berhubungan dengan sisi supernatural kehidupan.

Berbeda dari film Studio Ghibli lainnya, "Earwig and the Witch" berkonsep CGI 3D dan ini merupakan inovasi pertama dari studio tersebut.

Goro mengatakan ayahnya dan Toshio Suzuki menyerahkan buku "Earwig and the Witch" dan menyarankan untuk membuat film tersebut. Goro pun ingin memberikan sentuhan yang berbeda sehingga dari awal dia berencana menggarapnya dengan 3D CG.

"Saya ragu apakah akan melakukannya dalam CG 3D penuh atau cel-shading karena yang terakhir memiliki popularitas yang mengakar di Jepang, dan tidak banyak contoh film CG 3D domestik yang berhasil. Saat itulah Toshio Suzuki berkata, 'Kalau mau buat di CG, harus di CG 3D penuh, kan?'," kata Goro sebagaimana dikutip Variety, Sabtu.

Selama proses pengerjaan, Goro mendapat sejumlah tantangan seperti menampilkan suasana hati dari karakter tersebut pada animasi CG 3D. Sebab, selama ini dia terbiasa menggambarnya menggunakan tangan.

"Saat saya berbicara tentang suasana hati, ini bukan hanya gaya seni tetapi perasaan emosional yang dibawa oleh film itu sendiri. Pada akhirnya saya menyadari bahwa tidak ada jawaban yang jelas untuk tantangan ini," ujar Goro.

Dalam setiap karakter yang diciptakan, Goro selalu berusaha masuk ke dalam penokohan agar ceritanya jadi lebih hidup, salah satunya adalah pada Bella Yaga yang usianya tidak jauh dari dia.

"Bella Yaga adalah karakter yang lebih dekat dengan usia saya daripada Earwig. Jadi saya bisa mengerti bagaimana perasaannya saat menjalani kehidupan sehari-hari, seperti muak dengan rutinitas sehari-hari yang biasa dan berlebihan, hubungan yang rumit, klien yang tidak disukai, dan anak-anak yang nakal," kata Goro.

"Itulah mengapa menghidupkannya adalah proses berempati dengannya," imbuhnya.

Berbicara mengenai momen favorit, Goro mengatakan sangat senang saat melihat setiap karakter dalam film mulai bergerak dengan berbagai ekspresi yang memikat.

"Secara khusus, saya senang melihat proses 'Earwig' perlahan-lahan menunjukkan berbagai ekspresi wajah di tangan para animator muda dan berbakat," ujar Goro.

Goro melanjutkan, "Dalam hal adegan, saya suka ketika Earwig dan Mandrake berbicara. Saya juga suka adegan di tengah hujan saat ibu Earwig yang lebih muda dan Bella Yaga bertengkar."
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Nomadland` dominasi kemenangan di BAFTA Awards 2021
Senin, 12 April 2021 - 09:30 WIB
`Nomadland` mendominasi kemenangan dalam perhelatan British Academy of Film and Television Arts (BAF...
Benedict Cumberbatch bintangi `The 39 Steps`
Minggu, 11 April 2021 - 13:56 WIB
Netflix segera memproduksi serial terbatas `The 39 Steps` yang didasarkan pada novel karya John Buch...
Rekomendasi film untuk temani `ngabuburit` saat Ramadan
Minggu, 11 April 2021 - 11:26 WIB
Bulan suci Ramadan sudah berada di depan mata, maka tak lengkap rasanya jika tidak mempersiapkan dir...
Tiga film baru hadir di Klik Film, dibintangi Cut Mini hingga Ayushita
Senin, 05 April 2021 - 18:35 WIB
Tiga film baru Tanah Air akan bisa dinikmati di platform digital Klik Film bulan ini, yakni `Sampai ...
Menparekraf apresiasi Studio Alam Gamplong 
Senin, 05 April 2021 - 12:45 WIB
Menparekraf Sandiaga S Uno memberikan apresiasi terhadap kehadiran Studio Alam Gamplong sebagai sala...
Menparekraf upayakan percepatan vaksinasi bagi insan perfilman 
Senin, 05 April 2021 - 12:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Novel laris Wattpad `The Other Side` diadaptasi jadi film
Jumat, 02 April 2021 - 09:59 WIB
 `The Other Side`, sebuah film yang diadaptasi dari novel laris di Wattpad akan segera diproduksi.
Oscars takkan tayang di Hong Kong untuk pertama kalinya sejak 1969
Selasa, 30 Maret 2021 - 08:46 WIB
Oscars tidak akan ditayangkan di Hong Kong untuk pertama kalinya sejak lebih dari setengah abad, sei...
`Godzilla vs. Kong`, pertarungan dahsyat dua monster ikonik
Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:58 WIB
Penonton tahu bagaimana kekuatan Kong di film `Kong: Skull Island`, juga dahsyatnya Godzilla di `God...
Seniman Indonesia buat mural `The Falcon and The Winter Soldier`
Selasa, 23 Maret 2021 - 11:34 WIB
Menyambut perilisan serial orisinal terbaru Marvel Studios “The Falcon and The Winter Soldier”, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV