CEO Visinema saksi sidang pembajakan film
Elshinta
Jumat, 05 Februari 2021 - 12:25 WIB |
CEO Visinema saksi sidang pembajakan film
Sutradara Angga Dwimas Sasongko di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (4/2)(ANTARA/HO)

Elshinta.com - Sutradara Angga Dwimas Sasongko sekaligus CEO dan pendiri Visinema menjadi saksi di persidangan kasus pembajakan film "Keluarga Cemara" produksi Visinema Pictures di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (4/2).

Angga mengatakan, negara kehilangan potensi pajak akibat pembajakan film, sehingga ia berharap ada hukuman yang tegas terhadap pelaku pembajakan film yang masih marak serta merugikan industri film di Indonesia, baik untuk rumah produksi dan para pelaku seni.

“Jumlah film yang dibajak bukan hanya satu film tapi banyak. Atas perbuatan itu, kami semua dan terutama negara kehilangan potensi pajak yang sangat besar dari pembajakan ilegal," kata Angga dalam keterangannya, Jumat.

Sebelum sidang lanjutan pemeriksaan para saksi, pada Kamis (28/1), tersangka AFP telah menjalani persidangan untuk diperiksa oleh anggota majelis hakim.

Sebelum memasuki persidangan pertama, tersangka pembajakan AFP ini telah ditangkap oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Selasa, 29 September 2020. Pelaporan kasus ini sudah dilakukan sejak 20 Juli 2020.

Karya Visinema Pictures yang dicuri, diunggah, serta ditayangkan secara ilegal di platform website bernama DUNIAFILM21 adalah "Keluarga Cemara". Film yang meraih 1,7 juta penonton bioskop di awal tahun 2019 itu diputar secara utuh atau ditayangkan secara online dengan cuma-cuma bagi pengunjung website tersebut.

Dalam penelusuran kasus pembajakan ini, AFP diketahui telah membajak sekitar 3.000 judul film lokal dan impor sejak 2018. Hal ini dia lakukan untuk mencari keuntungan dari iklan yang didaftarkan.

"Nilai kerugian bisa sampai puluhan hingga ratusan miliar. Bayangkan jika pendapatan yang besar tersebut bisa diserap oleh negara, dana tersebut bisa dialokasikan untuk membangun sekolah, rumah sakit, dan lain - lain. Apalagi dengan maraknya pemasangan iklan terkait pornografi dan perjudian di situs ilegal tersebut, ini menyebabkan terjadinya capital outflow yang sangat merugikan bagi negara kita," kata Angga Dwimas.

Distribution Manager Visinema, Putro Mas Gunawan mengatakan, kerugian yang ditimbulkan oleh pembajakan film terdiri dari kerugian materi dan juga non materi. Untuk kerugian materi, biasanya kontrak kerjasama rumah produksi dengan perusahaan over-the-top (OTT) yang besarnya berkisar 200.000-500.000 dolar AS atau setara dengan Rp2,8 miliar hingga Rp7 miliar.

“Sedangkan untuk non materi, pembajakan film ini dapat mempengaruhi kelangsungan hidup industri perfilman tanah air yang di dalamnya terdapat banyak nasib para pekerja film,” terangnya kepada anggota majelis hakim pada saat melakukan kesaksian di persidangan sebelumnya.

Selain Angga Dwimas Sasongko, terdapat dua saksi yang turut serta menjalani pemeriksaan. Mereka adalah Head of Operation Visinema, Ferdina; dan Distribution Staff Visinema, Raga Atsmara. Kemudian, Tim Kuasa Hukum Visinema, Muhammad Aris Marasabessy juga ikut mengawal jalannya persidangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Nomadland` dominasi kemenangan di BAFTA Awards 2021
Senin, 12 April 2021 - 09:30 WIB
`Nomadland` mendominasi kemenangan dalam perhelatan British Academy of Film and Television Arts (BAF...
Benedict Cumberbatch bintangi `The 39 Steps`
Minggu, 11 April 2021 - 13:56 WIB
Netflix segera memproduksi serial terbatas `The 39 Steps` yang didasarkan pada novel karya John Buch...
Rekomendasi film untuk temani `ngabuburit` saat Ramadan
Minggu, 11 April 2021 - 11:26 WIB
Bulan suci Ramadan sudah berada di depan mata, maka tak lengkap rasanya jika tidak mempersiapkan dir...
Tiga film baru hadir di Klik Film, dibintangi Cut Mini hingga Ayushita
Senin, 05 April 2021 - 18:35 WIB
Tiga film baru Tanah Air akan bisa dinikmati di platform digital Klik Film bulan ini, yakni `Sampai ...
Menparekraf apresiasi Studio Alam Gamplong 
Senin, 05 April 2021 - 12:45 WIB
Menparekraf Sandiaga S Uno memberikan apresiasi terhadap kehadiran Studio Alam Gamplong sebagai sala...
Menparekraf upayakan percepatan vaksinasi bagi insan perfilman 
Senin, 05 April 2021 - 12:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Novel laris Wattpad `The Other Side` diadaptasi jadi film
Jumat, 02 April 2021 - 09:59 WIB
 `The Other Side`, sebuah film yang diadaptasi dari novel laris di Wattpad akan segera diproduksi.
Oscars takkan tayang di Hong Kong untuk pertama kalinya sejak 1969
Selasa, 30 Maret 2021 - 08:46 WIB
Oscars tidak akan ditayangkan di Hong Kong untuk pertama kalinya sejak lebih dari setengah abad, sei...
`Godzilla vs. Kong`, pertarungan dahsyat dua monster ikonik
Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:58 WIB
Penonton tahu bagaimana kekuatan Kong di film `Kong: Skull Island`, juga dahsyatnya Godzilla di `God...
Seniman Indonesia buat mural `The Falcon and The Winter Soldier`
Selasa, 23 Maret 2021 - 11:34 WIB
Menyambut perilisan serial orisinal terbaru Marvel Studios “The Falcon and The Winter Soldier”, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV