Inggris tawari Indonesia berkolaborasi melacak varian baru COVID
Elshinta
Sabtu, 30 Januari 2021 - 13:15 WIB |
Inggris tawari Indonesia berkolaborasi melacak varian baru COVID
Dokumentasi: Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins. (ANTARA/Suwanti)

Elshinta.com - Inggris membuka kesempatan bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk berkolaborasi dalam melacak varian baru virus SARS-CoV-2 dari hasil mutasi, demikian disampaikan oleh Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock dalam sebuah pidato.

Inisiatif kerja sama bernama Platform Penilaian Varian Baru itu membantu negara-negara di dunia dalam mengidentifikasi mutasi pada virus yang akan menjadi peringatan dini mengenai kemungkinan penyebaran varian baru COVID-19, melalui pengurutan genom (genome sequencing).

"Tawaran baik dari Inggris ini merupakan pujian terhadap upaya yang mengagumkan yang sudah dilakukan di Indonesia oleh Kementerian Ristek dan Lembaga Eijkman, yang telah memiliki kemampuan untuk pengurutan genom virus," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Platform Penilaian Varian Baru akan dipimpin oleh Badan Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE), Institut Perlindungan Kesehatan Nasional (NIHP), dan para mitra, termasuk Kelompok Kerja Laboratorium Global SARS CoV-2 di bawah naungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menurut keterangan yang sama.

"Mereka akan bekerja secara langsung terhadap sampel yang dikirimkan dari luar negeri, atau akan memberikan nasihat dan dukungan ahli secara daring jika negara mitra sudah memiliki kemampuan di bidang ini namun meminta bantuan lebih lanjut," dikutip dari keterangan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

"Tawaran tersebut dapat mencakup pelatihan dan sumber daya serta personel dan peralatan," katanya menambahkan.

Menteri Hancock, dalam pidatonya, menyebut bahwa platform ini tidak hanya membuat negara-negara mempunyai pemahaman lebih mengenai COVID-19 serta pola penyebarannya, namun juga akan meningkatkan kemampuan global agar siap menghadapi kasus serupa di masa mendatang.

Virus varian baru COVID-19, yang dinamai jenis B.1.1.7, terdeteksi pertama kali di Inggris pada November 2020--hampir satu tahun setelah pandemi pertama kali menyebar ke seluruh dunia--namun diyakini muncul sejak September 2020, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Bagaimanapun, Inggris menyebut bahwa virus COVID-19 jenis baru yang seringkali dirujuk sebagai "varian Inggris" tersebut tidak berarti sudah pasti berasal dari negaranya.

"Inggris melakukan jauh lebih banyak pengujian genom daripada negara lain-- lebih dari 50% dari total sekuens yang diselesaikan di seluruh dunia--jadi sangat masuk akal bahwa Inggris akan seringkali menjadi negara yang sering menemukan varian baru," kata Dua Besar Jenkins.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dubes RI undang Swedia bangun pusat produksi regional di Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 21:54 WIB
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo membahas mengenai perdagangan dua arah, investasi, da...
Inggris tak berencana hentikan program tes cepat COVID-19
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIB
Kementerian Kesehatan Inggris pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghentika...
Peminat kursus bahasa Indonesia di Norwegia tembus 100 peserta
Rabu, 14 April 2021 - 11:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, Norwegia menggelar kelas kursus bahasa Indonesia b...
Inggris tawarkan vaksin COVID-19 kepada semua orang di atas usia 50
Selasa, 13 April 2021 - 09:24 WIB
Inggris pada Senin (12/4) mengatakan telah menawarkan kepada semua orang yang berusia di atas 50 tah...
Pemerintah Prancis kecam serangan terhadap pusat kebudayaan Islam
Senin, 12 April 2021 - 22:27 WIB
Pemerintah Prancis ada Minggu mengecam aksi perusakan pusat kebudayaan Islam di bagian barat Prancis...
 Prancis perpanjang periode vaksinasi dari empat jadi enam pekan
Minggu, 11 April 2021 - 11:11 WIB
Prancis akan memperpanjang jarak periode antara suntikan pertama dan kedua vaksin anti COVID mRNA me...
Pasien COVID-19 di ruang ICU Prancis sentuh level tertinggi
Rabu, 24 Maret 2021 - 08:30 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ruang perawatan darurat (ICU) Prancis bertambah 84 pada Selasa (23/3) hing...
Bulgaria lanjutkan pemberian vaksin COVID-19 AstraZeneca
Jumat, 19 Maret 2021 - 13:32 WIB
Bulgaria akan melanjutkan pemberian vaksin COVID-19 AstraZeneca mulai Jumat setelah regulator obat E...
WHO desak dunia untuk tak hentikan vaksinasi setelah kasus AstraZeneca
Selasa, 16 Maret 2021 - 09:05 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau negara-negara untuk tidak menghentikan kampanye vaksinasi...
Vatikan sebut gereja tidak bisa berkati penyatuan sesama jenis
Selasa, 16 Maret 2021 - 08:40 WIB
Vatikan menyatakan bahwa imam tidak bisa memberkati penyatuan orang-orang sesama jenis, dan bahwa be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV