Angka perceraian di Sentani Papua tahun 2020 menurun
Elshinta
Rabu, 27 Januari 2021 - 16:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Angka perceraian di Sentani Papua tahun 2020 menurun
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengadilan Agama (PA) Sentani Kabupaten  Jayapura, Papua mencatat ada 124 laporan yang masuk selama tahun 2020. Angka tersebut mengalami penurunan dari tahun 2019 sebanyak 150 perkara yang diselesaikan.

Humas Pengadilan Agama Sentani Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman mengatakan, berdasarkan catatan pada bulan Januari sampai Desember 2020 terdapat 124 kasus perceraian yang masuk dengan rincian cerai gugat berjumlah 84 perkara, cerai talak terdapat 37 perkara yang masuk dan ijin poligami 1 perkara.

Sedangkan pekara permohonan terdapat 15 perkara terdiri satu ijin nikah sebayak 8 perkara dan dispensasi kawin sebanyak 7 perkara.

“Perkara yang paling banyak ditangani Pengadilan Agama Sentani kasus perceraian. Kasus perceraian ini, rata-rata karena ketidak harmonisan atau perselisihan dan pertengkaran yang terjadi terus menerus. Dari tahun 2019 ke tahun 2020 terdapat penurunan,” kata Abdul Rahman, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Rabu (27/1).

Ia menjelaskan, kemungkinan penurunan angka perceraian ini disebabkan, masyarakat menunda perceraian karena masih dalam situasi pandemic Covid-19.

“Kemungkinan masyarakat enggan datang ke PA karena takut penularan corona atau Covid-19. Namun diawal tahun 2021 kami sudah menerima sebanyak 23 perkara,” imbuhnya.

Abdul menambahkan, terdapat beberapa faktor penyebab perceraian, yang paling banyak disebabkan permasalahan ekonomi 22 perkara, perselisihan terus-menerus 79 perkara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anak pilih-pilih makanan disebabkan oleh kebiasaan ibu saat hamil
Sabtu, 17 April 2021 - 08:45 WIB
Anak yang susah makan atau suka pilih-pilih makanan rupanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan ibunya ...
Kiat mudah membangunkan anak saat sahur
Sabtu, 17 April 2021 - 06:00 WIB
Psikolog keluarga Ayoe Soetomo mengungkapkan kiat agar anak tidak sulit bangun sahur, aktivitas khus...
Psikolog UI jelaskan pentingnya waktu luang ayah untuk anak meski WFH
Minggu, 11 April 2021 - 14:11 WIB
Psikolog anak dan keluarga dari LPT Universitas Indonesia Mira Damayanti Amir mengatakan bahwa penti...
Tips dekorasi ruangan agar lebih meriah sambut Ramadan
Sabtu, 10 April 2021 - 11:47 WIB
Tahun ini menjadi tahun kedua warga muslim Indonesia harus menjalani ibadah puasa Ramadhan di rumah ...
Pentingnya `me time` bagi orang tua dengan anak autisme
Jumat, 09 April 2021 - 09:47 WIB
Psikolog lulusan Magister Psikologi Terapan Universitas Indonesia Diah A. Witasari mengatakan bahwa ...
Pastikan kecukupan asupan vitamin D dan kalium pada anak
Minggu, 04 April 2021 - 14:23 WIB
Ahli nutrisi Emilia Achmadi mengatakan sebagian besar anak-anak berhenti mengonsumsi susu di usia du...
 BKKBN mulai mendata 11,4 juta keluarga di Jateng
Jumat, 02 April 2021 - 19:58 WIB
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Tengah mulai melakukan pr...
Tips ibu tangguh fisik dan keuangan di masa pandemi
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:11 WIB
Para ibu agar menjadi tangguh situasi pandemi saat ini selain bahagia juga harus sehat sekaligus mem...
Literasi Gizi Untuk Orang Tua Lintas Generasi
Selasa, 23 Maret 2021 - 15:34 WIB
Sudahkah Anda memperhatikan isi piring anak-anak kita? Literasi gizi masyarakat Indonesia saat ini m...
Kekuatan mental orang tua diuji saat rawat anak down syndrome
Minggu, 21 Maret 2021 - 13:16 WIB
Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) membagikan tips dalam merawat anak- anak yang memili...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV