Kerjasama Pertamina dengan lembaga penegak hukum dinilai strategis
Elshinta
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:44 WIB |
Kerjasama Pertamina dengan lembaga penegak hukum dinilai strategis
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai sebagai langkah strategis dan sangat tepat dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam BUMN tersebut.

Menurut pengamat migas dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta Fahmy, kerjasama yang dilakukan Pertamina dengan lembaga penegak hukum memang diperlukan, termasuk di antaranya untuk mendampingi Pertamina dalam melaksanakan berbagai proyek strategis nasional.

"Pendampingan itu, merupakan upaya Pertamina dalam mewujudkan nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas," ujarnya di Jakarta, Rabu.

Meskipun demikian, lanjut mantan anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas itu, kerjasama tersebut tetap harus dibarengi upaya lain. Pertama adalah dengan perbaikan tata kelola. Kedua, dengan memperbaiki tata cara pengambilan keputusan.

“Jadi selain kerjasama dengan KPK dan Kejaksaan Agung, misalnya, kedua upaya tersebut juga tetap dibutuhkan agar BUMN tersebut bisa benar-benar memerangi mafia migas,” katanya mengutip Antara.

Dikatakannya, upaya yang komprehensif tersebut bisa membuat Pertamina sangat transparan, jika dilakukan konsisten, akan membuat tata kelola perusahaan sangat baik, sangat terbuka sehingga semua orang bisa melihat.

Sebelumnya, diwartakan Pertamina menggandeng sejumlah lembaga penegak hukum untuk mengawal berbagai proyek strategisnya.

Inisiatif kerjasama dilakukan Pertamina dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kejaksaan Agung RI.

Kerjasama tersebut, merupakan bentuk penerapan GCG dan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat, kompetitif, dan meningkatkan kepercayaan dan pelayanan publik.

Berkat dukungan KPK pula, Pertamina juga berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara atas aset senilai Rp 9,5 Triliun yang berlokasi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. (Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekjen FKMTI: Pengusutan kasus mafia tanah jangan sampai `masuk angin`
Senin, 01 Maret 2021 - 16:05 WIB
Prihatin terhadap nasib wong cilik  yang tanahnya hilang akibat dirampas para mafia tanah, Forum Ko...
Sri Mulyani: RI perkuat kerja sama internasional untuk capai pemulihan
Senin, 01 Maret 2021 - 10:31 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Indonesia akan memperkuat kerja sama internasional...
Stasiun Madiun sediakan layanan GeNose guna deteksi penularan COVID-19
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:11 WIB
Stasiun Madiun di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun menyediakan layanan fasilitas pemeriksaan GeNose C19 ...
Pemprov Papua: Pengendalian cepat satu harga minimalisir disparitas
Minggu, 28 Februari 2021 - 12:46 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengharapkan gerakan pengendalian cepat menuju Papua Satu Harga ...
KAI Daop Surabaya tambah fasilitas GeNose di dua stasiun
Minggu, 28 Februari 2021 - 08:57 WIB
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya menambah fasilitas pemeriksaan GeNose ...
Airlangga Hartarto motivasi lulusan UKSW berinovasi di tengah masyarakat
Minggu, 28 Februari 2021 - 08:24 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto hadir secara virtual pada up...
Rencana pemerintah membuat rupiah digital dinilai positif
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:24 WIB
Langkah pemerintah melalui Bank Indonesia yang berencana membuat rupiah digital atau central bank di...
 Presiden Jokowi dukung Baznas, kampanyekan `Gerakan Cinta Zakat`
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:10 WIB
Presiden Jokowi mendukung Gerakan Cinta Zakat yang dikampanyekan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Akhir perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,76% ke 6.241 
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 47,85 poin atau 0,76% ke 6.241,79 pada akhir perd...
Akhir perdagangan hari ini, rupiah melemah 1,07% ke Rp14.235 per dolar AS
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:24 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.235 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV