Penahanan bupati Manggarai Barat tunggu izin menteri dalam negeri
Elshinta
Selasa, 26 Januari 2021 - 22:37 WIB |
Penahanan bupati Manggarai Barat tunggu izin menteri dalam negeri
Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menahan salah satu tersangka dalam kasus pengalihan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. ANTARA/Benny Jahang

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur masih menunggu izin menteri dalam negeri untuk menahan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengalihan aset tanah milik pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang merugikan negara Rp1,3 triliun.

 Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim, yang dihubungi di Kupang, Selasa, mengatakan, izin penahanan terhadap Dulla itu telah diajukan Kejaksaan Tinggi NTT pada dua pekan lalu. "Sampai saat ini belum ada izin," kata Hakim.

Ia mengatakan, Dulla telah ditetapkan sebagai tersangka bersama 16 tersangka lainnya yang sudah ditahan penyidik dalam skandal kasus korupsi pengalihan aset tanah seluas 30 Hektare di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Ia mengatakan, sesuai hasil audit dilakukan BPKP Perwakilan NTT kerugian negara dalam kasus pengalihan aset tanah yang berlokasi di Kerangan, Labuan Bajo itu mencapai Rp1,3 triliun.

Menurut dia, apabila menteri dalam negeri telah memberikan izin kepada Kejaksaan Tinggi NTT, maka proses penahanan terhadap Dulla segera dilakukan.
"Apabila hingga 30 hari izin dari Mendagri belum juga diberikan maka Kejaksaan memiliki kewenangan untuk langsung menahan tersangka," kata dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri: 12 terduga teroris di Jatim berafiliasi dengan Al Qaeda
Senin, 01 Maret 2021 - 16:49 WIB
Kepala Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan 12 terduga teroris ya...
KPK panggil dua saksi kasus korupsi Bupati Muara Enim
Senin, 01 Maret 2021 - 15:54 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi...
Polresta Sidoarjo ungkap kasus benih tanpa sertifikasi
Senin, 01 Maret 2021 - 15:21 WIB
Petugas Polresta Sidoarjo Jawa Timur berhasil mengungkap kasus penjualan produk hortikultura berupa ...
Perampas Rp429 juta uang setoran toko emas di Semarang diringkus
Senin, 01 Maret 2021 - 14:58 WIB
Polisi meringkus seorang petugas keamanan sebuah toko emas di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang meram...
Polresta Sidoarjo ungkap penggunaan boraks makanan
Senin, 01 Maret 2021 - 14:14 WIB
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan penggu...
KPK panggil empat saksi kasus suap Edhy Prabowo
Senin, 01 Maret 2021 - 13:41 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memanggil empat saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap ...
KPK geledah Kantor BP FTZ Bintan
Senin, 01 Maret 2021 - 13:07 WIB
Lima anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Badan Pengusa...
Senin ini PN Jaksel agendakan pembacaan permohonan praperadilan Rizieq
Senin, 01 Maret 2021 - 10:20 WIB
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali mengagendakan sidang pembacaan permohonan praperadilan Riz...
Tak gentar sebarkan ilmu antikorupsi ketika pandemi
Minggu, 28 Februari 2021 - 22:36 WIB
Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 memicu beragam penyesuaian dan kreasi yang tak pernah terpikirkan ...
Penambang bijih timah liar kuasai alur sungai di Bangka Tengah
Minggu, 28 Februari 2021 - 20:45 WIB
Penambang bijih timah liar menguasai alur sungai di Desa Nibung, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV