Polres OKU sita ribuan bungkus rokok palsu
Elshinta
Selasa, 26 Januari 2021 - 21:29 WIB |
Polres OKU sita ribuan bungkus rokok palsu
Ilustrasi rokok-rokok palsu atau memakai pita cukai palsu yang disita alat negara. ANTARA/Umarul Faruq

Elshinta.com - Polsek Lubuk Raja di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menyita ribuan bungkus rokok dan cukai palsu beserta tiga orang tersangka pada kasus itu, yaitu RY (32), IW (40) dan AH.

"Ketiga tersangka ini tercatat sebagai warga Lampung," kata Kepala Polsek Lubuk Raja, Inspektur Polisi Satu Vico F Fajar, di Baturaja, Selasa.

Tersangka ditangkap dalam razia yang digelar Polsek Lubuk Raja, sekitar pukul 17.00 WIB Minggu (24/1) di Jalan Simpang Blok J Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja. "Mereka terjaring razia saat melintas di Simpang Blok J menggunakan mobil Daihatsu Grand Max BE 9546 RC," katanya.

Ribuan rokok palsu yang disita itu antara lain merek Cartel (290 bungkus), Bosini (3.120 bungkus), Surya Putera (510 bungkus), Cahaya Pro (360 bungkus), Fajar Bold (10 bungkus), dan Trump (1.650 bungkus).

Saat diperiksa, para tersangka tidak dapat menunjukkan surat jalan resmi dari perusahaan rokok.

"Selain itu, saat pemeriksaan ternyata rokok yang dibawa ketiga tersangka ini pita cukainya palsu sehingga kami sita," katanya.

Ribuan rokok palsu yang disita itu antara lain merek Cartel (290 bungkus), Bosini (3.120 bungkus), Surya Putera (510 bungkus), Cahaya Pro (360 bungkus), Fajar Bold (10 bungkus) dan Trump (1.650 bungkus).

"Totalnya 5.950 bungkus. Kasus ini telah kami limpahkan ke Ditjen Bea Cukai Kanwil Palembang untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri: 12 terduga teroris di Jatim berafiliasi dengan Al Qaeda
Senin, 01 Maret 2021 - 16:49 WIB
Kepala Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan 12 terduga teroris ya...
KPK panggil dua saksi kasus korupsi Bupati Muara Enim
Senin, 01 Maret 2021 - 15:54 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi...
Polresta Sidoarjo ungkap kasus benih tanpa sertifikasi
Senin, 01 Maret 2021 - 15:21 WIB
Petugas Polresta Sidoarjo Jawa Timur berhasil mengungkap kasus penjualan produk hortikultura berupa ...
Perampas Rp429 juta uang setoran toko emas di Semarang diringkus
Senin, 01 Maret 2021 - 14:58 WIB
Polisi meringkus seorang petugas keamanan sebuah toko emas di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang meram...
Polresta Sidoarjo ungkap penggunaan boraks makanan
Senin, 01 Maret 2021 - 14:14 WIB
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan penggu...
KPK panggil empat saksi kasus suap Edhy Prabowo
Senin, 01 Maret 2021 - 13:41 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memanggil empat saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap ...
KPK geledah Kantor BP FTZ Bintan
Senin, 01 Maret 2021 - 13:07 WIB
Lima anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Badan Pengusa...
Senin ini PN Jaksel agendakan pembacaan permohonan praperadilan Rizieq
Senin, 01 Maret 2021 - 10:20 WIB
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali mengagendakan sidang pembacaan permohonan praperadilan Riz...
Tak gentar sebarkan ilmu antikorupsi ketika pandemi
Minggu, 28 Februari 2021 - 22:36 WIB
Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 memicu beragam penyesuaian dan kreasi yang tak pernah terpikirkan ...
Penambang bijih timah liar kuasai alur sungai di Bangka Tengah
Minggu, 28 Februari 2021 - 20:45 WIB
Penambang bijih timah liar menguasai alur sungai di Desa Nibung, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV