Pemkab Nunukan tertibkan penyelundupan TBS sawit ke Malaysia
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 13:36 WIB |
Pemkab Nunukan tertibkan penyelundupan TBS sawit ke Malaysia
Illustrasi: Seorang petani menarik rumput laut dari perahu yang baru dipanen untuk dikeringkan di Jalan Tanjung Kelurahan Nunukan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara (ANTARA FOTO/Rusman) (Antaranews.com) (Antaranews.com/)

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), akan menertibkan penyelundupan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke Malaysia melalui Pulau Sebatik, guna meningkatkan produksi minyak sawit mentah (CPO) di dalam negeri.

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid  seperti yang dikemukakan Kabag Ekonomi Muhtar di Nunukan, Jumat, membenarkan bakal melakukan tindakan tegas terhadap penyelundupan bahan baku industri kelapa sawit ke negeri tetangga Malaysia melalui di Pulau Sebatik.

Muhtar menilai penyelundupan TBS kelapa sawit selama ini sangat merugikan pabrik yang dibangun di daerah itu karena kekurangan bahan baku.

Padahal, kata dia, ada beberapa pabrik CPO yang sudah beroperasi di Kabupaten Nunukan. Namun seringkali mengeluhkan kurangnya bahan baku karena penyelundupan TBS sawit ke Malaysia masih berlangsung setiap hari via Pulau Sebatik.

Menurut dia, penyelundupan buah kelapa sawit tersebut dilakukan sejumlah pengusaha di Pulau Sebatik.

Muhtar memperkirakan buah kelapa sawit yang diselundupkan ke Malaysia mencapai 200 ton setiap hari.

Langkah penertiban penyelundupan buah kelapa sawit ke Malaysia ini, kata dia, akan dilakukan dengan  menggandeng bea cukai dan karantina.

"Kita akan gandeng bea cukai dan karantina untuk mencegah penyelundupan buah sawit ke Malaysia ini," ujarnya.

Pada intinya, lanjut dia, sesuai regulasi ekspor melarang pengiriman bahan baku industri keluar negeri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pakar: Polisi harus bisa memilah soal ujaran
Kamis, 25 Februari 2021 - 23:25 WIB
Pakar hukum Abdul Fikar Hadjar menegaskan kepolisian harus bisa memilah perihal ujaran dalam penerap...
Satpol PP Tangerang musnahkan 3.140 botol miras hasil razia 2020
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:19 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang memusnahkan 3.140 botol minuman keras (miras) hasil razia ...
KPK dukung Polri usut kasus mafia tanah di Indonesia
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendukung Polri membongkar kasus mafia tanah di I...
Polrestabes Bandung tembak mati pelaku curanmor di Bandung
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:56 WIB
Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menembak mati seorang pelaku pencuri...
Polda Sumbar kembalikan 19 unit moge rombongan pengeroyok prajurit TNI
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:23 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengembalikan 19 unit motor gede (moge) Harley Owner Grup (...
Polri kirim 12 peringatan Virtual Police ke akun medsos sebar hoaks
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:12 WIB
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi menjelaskan bahwa pihaknya s...
PN Palembang izinkan Wabup OKU terpilih ikuti pelantikan di luar rutan
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:01 WIB
Pengadilan Negeri Palembang mengizinkan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (Wabup OKU) terpilih yang kin...
Keluarga IRT yang jadi terdakwa minta perlindungan LPSK
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:39 WIB
Keluarga empat ibu rumah tangga (IRT) terdakwa kasus dugaan perusakan bangunan pabrik tembakau di De...
Pelaku pencemaran nama baik Bupati Nagan Raya dihukum setahun penjara
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:28 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Suka Makmue memvonis Teuku Candra Kirana satu tahun kurungan penjara...
Kasus bansos, KPK tak temukan dokumen saat geledah rumah di Jaktim
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:34 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menemukan barang bukti dan dokumen terkait dengan kasus suap ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV