Emas turun karena ambil untung, harapan stimulus batasi kerugian
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:15 WIB |
Emas turun karena ambil untung, harapan stimulus batasi kerugian
Komoditas emas. ANTARA/REUTERS/Neil Hall/am.

Elshinta.com - Harga emas sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor merealisasikan keuntungan setelah kenaikan dua hari berturut-turut, sementara ekspektasi untuk stimulus lebih lanjut dan pelemahan dolar AS membatasi kerugian.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, turun tipis 0,6 dolar AS atau 0,03 persen menjadi ditutup pada 1.865,90 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Rabu (20/1/2021), emas berjangka melonjak 10,3 dolar AS atau 0,56 persen menjadi 1.840,20 dolar AS, setelah terangkat 6,90 dolar AS atau 0,38 persen menjadi 1.836,80 dolar AS pada Senin (18/1/2021), dan anjlok 21,5 dolar AS atau 1,16 persen menjadi 1.829,90 dolar AS pada Jumat lalu (15/1/2021).

"Ini tidak lebih dari sekedar aksi ambil untung setelah reli baru-baru ini yang didorong oleh ekspektasi untuk stimulus lebih lanjut yang datang dari (pemerintahan) Biden," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

"Namun, prospek stimulus lebih lanjut bersama dengan dolar yang lebih lemah terus mendukung emas dalam perspektif gambaran yang lebih besar."

Joe Biden dilantik sebagai presiden Amerika Serikat pada Rabu (20/1/2021), dengan pasar berfokus pada paket stimulus virus corona 1,9 triliun dolar AS yang diusulkannya, yang akan membutuhkan persetujuan dari Kongres yang terpecah.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, yang dapat disebabkan oleh langkah-langkah stimulus besar-besaran.

Masih harus dilihat apakah stimulus akan melewati kedua majelis Kongres secepat ekspektasi Biden dan "itu mungkin salah satu alasan mengapa emas tidak menjadi besar", kata analis StoneX, Rhona O'Connell.

Dolar, di sisi lain, tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap rival utamanya, membuat emas yang dihargakan dalam greenback lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Sementara itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran sedikit menurun minggu lalu.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (21/1/2021) bahwa 900.000 orang mengajukan klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 16 Januari, turun 26.000 dari minggu sebelumnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 8,8 sen atau 0,34 persen menjadi ditutup pada 25,854 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 11,6 dolar AS atau 1,04 persen menjadi menetap di 1.128 dolar AS per ounce.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perguruan tinggi Indonesia, Inggris sepakati MoU riset UKICIS
Kamis, 25 Februari 2021 - 22:41 WIB
Sejumlah perguruan tinggi Indonesia dan Inggris menandatangani nota kesepahaman (MoU), Kamis, terkai...
UMKM Korea Selatan berikan bantuan masker untuk WNI
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:23 WIB
Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Korea Selatan Namyoung Global memberikan bantuan masker keseha...
China bantah wajibkan diplomat AS lakukan tes anal deteksi COVID
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:37 WIB
Kementerian Luar Negeri China membantah bahwa diplomat Amerika Serikat (AS) di negara itu diminta un...
Riset Skotlandia: Vaksin COVID kurangi risiko penyakit parah
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:27 WIB
Kampanye vaksinasi Skotlandia secara nyata mengurangi risiko rawat inap COVID-19, menunjukkan bahwa ...
Emas melonjak 31 dolar, kembali bertengger di atas level 1.800 dolar
Selasa, 23 Februari 2021 - 07:30 WIB
Emas terangkat hampir 1,75 persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mencatat keuntunga...
Korea Selatan akan mulai gunakan vaksin Pfizer pada 27 Februari
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:59 WIB
Korea Selatan akan mulai memberikan sebagian dari 117.000 dosis vaksin virus corona yang diproduksi ...
Prioritaskan vaksin bagi India, Serum Institute minta negara lain bersabar
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:49 WIB
Serum Institute of India (SII), pembuat vaksin terbesar dunia berdasarkan volume, meminta pemerintah...
Swiss dapat periksa ulang kontrak vaksin COVID-19 AstraZeneca
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:05 WIB
Swiss dapat meneruskan dosis vaksinasi AstraZeneca COVID-19 yang telah dipesan, meskipun negara itu ...
Gedung Putih akan gandeng Facebook dan Twitter atasi anti-vaksin
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:46 WIB
Gedung Putih mulai bekerja sama dengan penyelenggara media sosial, termasuk Facebook, Twitter dan Go...
Pemerintah Malaysia deportasi 160 Pekerja Migran Indonesia
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:45 WIB
Pemerintah Malaysia deportasi dan repatriasi sebanyak 160 Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Pos...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV