Kementan tegaskan stok daging sapi-kerbau cukup
Elshinta
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:34 WIB |
Kementan tegaskan stok daging sapi-kerbau cukup
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menegaskan bahwa stok daging sapi dan kerbau masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur Rasa mengatakan pada tahun ini, kebutuhan daging sapi dan kerbau diperkirakan meningkat menjadi 696.956 ton, sementara produksi dalam negeri di tahun 2021 juga diperkirakan meningkat dari tahun 2020 yaitu sebesar 425.978 ton.

Selain produksi dalam negeri, masih terdapat "carry over" daging sapi/kerbau impor dan sapi bakalan setara daging dari tahun 2020 sebesar 47.836 ton sehingga total produksi/stok dalam negeri tahun 2021 sebesar 473.814 ton. Artinya, masih ada defisit daging sapi sebesar 223.142 ton.

"Untuk memenuhi kekurangan daging tersebut, pemerintah akan melakukan impor sapi bakalan sebanyak 502.000 ekor setara daging 112.503 ton, impor daging sapi sebesar 85.500 ton, serta impor daging sapi Brasil dan daging kerbau India dalam keadaan tertentu sebesar 100.000 ton," kata Fadjar dalam keterangan di Jakarta, Kamis (21/1).

Fadjar menyebutkan bahwa stok daging pada akhir tahun 2021 diperkirakan sebesar 58.725 ton diharapkan juga mampu memenuhi kebutuhan bulan Januari 2022

Selain itu, pada tahun 2021 ini diperkirakan terjadi penurunan impor setara daging sebesar 13,01 persen dibandingkan dengan impor tahun 2020.

"Kita berharap tren penurunan impor ini terus berlanjut sejalan dengan meningkatnya produksi daging dalam negeri," kata dia.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemnaker: Pengusaha wajib ikut sertakan pekerja di program JKP
Rabu, 03 Maret 2021 - 17:23 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pengusaha wajib mengikutsertakan karyawannya sebagai p...
Sri Mulyani: Pegawai DJP terduga kasus suap telah dibebastugaskan
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terli...
Harga cabai rawit merah di Salatiga tembus Rp90.000/Kg
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:25 WIB
Harga cabai rawit merah dalam sepekan ini terus merangkak naik. Dari pantauan di Pasaraya Salatiga, ...
333 THL di Matim, NTT dapat pelatihan dan modal usaha
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:10 WIB
Sebanyak 333 Tenaga Harian Lepas (THL) yang dirumahkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, NT...
Dongkrak penggunaan QRIS, BI Malang kumpulkan 49 PJSB 
Rabu, 03 Maret 2021 - 11:56 WIB
Berbagai upaya dilakukan Bank Indonesia perwakilan Malang guna meningkatkan penggunaan sistem pembay...
Rupiah Rabu pagi menguat 5 poin
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:23 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah atas dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (3/3) pa...
Sempat naik, IHSG berbalik turun pada awal perdagangan hari ini 
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan Rabu (3/3). Jika berlanjut, ini akan ...
Tekan impor, Bahlil Lahadalia dorong industri aspal Buton
Senin, 01 Maret 2021 - 17:22 WIB
Menindaklanjuti visi besar Presiden RI, Joko Widodo terkait dengan transformasi ekonomi yang salah s...
Kepala BKPM RI harap Buton bisa menyuplai 50 persen aspal nasional
Senin, 01 Maret 2021 - 16:58 WIB
Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia harap Provinsi Sulawesi Teng...
Sekjen FKMTI: Pengusutan kasus mafia tanah jangan sampai `masuk angin`
Senin, 01 Maret 2021 - 16:05 WIB
Prihatin terhadap nasib wong cilik  yang tanahnya hilang akibat dirampas para mafia tanah, Forum Ko...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV