Wali Kota Bandung imbau warga pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma darah
Elshinta
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wali Kota Bandung imbau warga pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma darah
Sumber foto: Dudi Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Bandung, Jawa Barat yang pernah terpapar Covid-19 bisa mendonorkan plasma darahnya, sehingga bisa sama-sama membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Mang Oded mendukung, yang sudah terkena positif Covid-19 bisa melakukan (donor plasma darah)," kata Oded di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Rabu (20/1).

Sebagaimana diketahui, plasma konvalesen digunakan sebagai salah satu cara mengobati pasien positif Covid-19 yang bergejala. Terapi plasma konvalesen bisa didapatkan dari proses donor dari para penyintas Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. 

Oded juga berharap, masyarakat bisa bersama-sama membantu pemerintah dan mendukung PMI untuk mendonorkan darah. Bahkan, Ia mengaku jika dirinya selalu rutin melakukan donor darah ke PMI.

"Secara umum, yang namanya PMI itu harus didukung oleh masyarakat. Di dalam posisi masyarakat sebagai pendonor," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Kamis (21/1). 

Sebelumnya, menurut Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah, donor plasma konvalesen diambil dari para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh dengan kriteria tertentu.

"Tujuannya untuk memberikan terapi menambah atau meningkatkan antibodi bagi pasien covid-19," katanya kepada Humas Kota Bandung.

"Tapi ada ketentuannya, yaitu bukan OTG (Orang Tanpa Gejala) tetapi donor yang pernah dirawat di Rumah Sakit dengan gejala," ucapnya.

Uke menyampaikan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk para pendonor plasma konvalesen. Salah satunya harus sudah negatif dengan swab test polymerase chain reaction (PCR) dan menjalani beberapa tahapan tes atau pemeriksaan.

"Berusia antara 18 - 60 tahun, berat badan di atas 50 kg, dan penyintas tersebut juga harus sudah negatif PCR-nya. Dan waktu mendonorkannya 14 hari setelah sembuh sampai dengan 12 minggu," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menkes minta masyarakat yang ingin divaksin untuk bersabar
Rabu, 03 Maret 2021 - 15:47 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksin untuk ...
Kiat menjaga diri dari varian baru corona B117 Kembali
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:24 WIB
Otoritas kesehatan sekarang menghadapi rintangan besar baru seiring ditemukannya varian baru virus c...
4.621 pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran masih rawat inap
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:36 WIB
Sebanyak 4.621 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kem...
Wamenkes: Mendiagnosa Covid-19 lebih dini mencegah kematian
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:33 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menegaskan kunci keberhasilan Ind...
DKI Jakarta dorong komitmen pengelolaan sampah demi perkuat ekonomi
Selasa, 02 Maret 2021 - 22:18 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengelola sampah sebaik mungkin demi mendorong pertum...
DKI Jakarta gandeng pihak swasta kembangkan Bank Sampah Induk
Selasa, 02 Maret 2021 - 15:32 WIB
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada Selasa, menandatangani kesepakatan Bank Sampah Induk dengan ...
Ketua YKI: Deteksi dini kunci turunkan kanker bukan pengobatan canggih
Minggu, 28 Februari 2021 - 21:29 WIB
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono mengatakan, kunci untuk menuru...
Menkes bersyukur Indonesia dapat empat vaksin COVID-19
Minggu, 28 Februari 2021 - 13:36 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersyukur pemerintah Indonesia bisa mendapatkan empat jenis v...
Bidan Delima Kabupaten Magelang ikuti pembinaan pelayanan di tengah pandemi
Minggu, 28 Februari 2021 - 11:10 WIB
Sebanyak 50 bidan delima di Kabupaten Magelang,  mengikuti pembinaan pelayanan mereka,  terhadap i...
Vaksinasi massal di Malioboro, masih banyak tukang becak dan pedagang belum terdata
Minggu, 28 Februari 2021 - 09:48 WIB
Vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menyasar warga di Malioboro....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV