Menko Airlangga sempat idap COVID-19, akui terapkan 3T
Elshinta
Rabu, 20 Januari 2021 - 11:25 WIB |
Menko Airlangga sempat idap COVID-19, akui terapkan 3T
Tangkapan layar - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin (11/1/2021). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga/am.

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akhirnya diketahui pernah mengidap positif COVID-19 pada 2020 dan mengaku sudah menerapkan pemeriksaan, pelacakan dan perawatan (3T).

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Alia Karenina di Jakarta, Rabu, menjelaskan penerapan 3T dilakukan optimal ketika Airlangga Hartarto yang sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu positif terpapar virus corona.

"Sebagai bentuk rasa syukur karena sudah diberikan berkah kesehatan, sembuh dari COVID-19, maka beliau mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu percepatan tingkat kesembuhan pasien COVID-19 lain," ucapnya.

Ia mengungkapkan Menko Airlangga memiliki harapan semakin banyak penyintas COVID-19 yang mendonorkan plasma pada masa yang akan datang.

Sebelumnya, Menko Airlangga mendonorkan plasma konvalesen ketika pemerintah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mencanangkan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen, Senin (18/1).

Donasi plasma konvalesen hanya dapat diberikan oleh orang yang pernah terjangkit hingga sembuh dari COVID-19.

Selama ini Kemenko Perekonomian dan Menko Airlangga tidak pernah mengumumkan kepada publik mengenai kondisi kesehatannya khususnya ketika positif COVID-19.

Dengan pernyataan Jubir Kemenko Perekonomian itu, hingga saat ini sudah ada lima menteri yang pernah positif COVID-19. Mereka adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mantan Menteri Agama Fachrul Razi serta mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MPR RI apresiasi langkah Presiden cabut Lampiran III Perpres 10/2021
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:47 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah cepat Presiden Joko Widodo yang mencabut Lampira...
 DPRD Jatim akan bantu warga selesaikan permasalahan banjir di Purwosari
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:34 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur HJ Wara Sundari Renny Pramana bertemu dengan sejumlah perwakilan wa...
 Gubernur NTT minta BPKP serius tertibkan administrasi pemerintahan daerah
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:58 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BP...
Pemkab Majalengka anggarakan 6,8 milyar untuk Pilkades Serentak
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak...
Peristiwa Tiga Maret: Laskar militan di Sumatera Barat kesal pada pemerintah yang tak cukup radikal
Rabu, 03 Maret 2021 - 06:01 WIB
Peristiwa Tiga Maret adalah upaya pemberontakan terhadap Republik Indonesia. Pemberontakan itu dilak...
Hasnaeni `Wanita Emas` siap bertarung di KLB Partai Demokrat jika jadi digelar
Selasa, 02 Maret 2021 - 17:45 WIB
Mantan kader Demokrat yang kini menjadi Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni ...
Presiden Jokowi cabut Perpres `Miras`
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:29 WIB
Presiden mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Mo...
Wali Kota Gibran buka ruang aduan melalui media sosial
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:32 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membuka ruang aduan dari masyarakat melalui media sosial ...
Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat tolak beli mobil dinas baru
Selasa, 02 Maret 2021 - 06:45 WIB
Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Hamsuardi bersama Wakil Bupati Risnawanto menolak membeli mob...
2 Maret 1957: Pemberontakan Permesta, tokoh utama hidup makmur di bawah Orba karena amnesti dan abolisi
Selasa, 02 Maret 2021 - 06:00 WIB
Permesta adalah suatu gerakan militer di Indonesia. Gerakan ini dideklarasikan oleh pemimpin militer...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV