Dolar sentuh tertinggi satu bulan ketika pasar amati kebijakan Biden
Elshinta
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:15 WIB |
Dolar sentuh tertinggi satu bulan ketika pasar amati kebijakan Biden
Karyawan menghitung uang dolar Amerika Serikat (AS) di tempat penukaran valuta asing, Jakarta, Rabu (6/1/2021). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa.

Elshinta.com - Dolar AS menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mencapai level tertinggi empat minggu, ketika penghindaran risiko melanda pasar uang, menjatuhkan dolar Australia dan pound Inggris lebih rendah.

Dengan pasar AS tutup untuk liburan pada Senin (18/1/2021) dan Joe Biden akan dilantik sebagai presiden AS berikutnya pada Rabu (20/1/2021), mata uang-mata uang utama tetap dalam kisaran sempit, mengawasi dengan cermat sikap pemerintah baru terhadap mata uang tersebut.

Presiden Donald Trump yang akan segera habis masa jabatannya secara terbuka mencerca kekuatan dolar selama bertahun-tahun, tetapi Janet Yellen, pilihan Biden untuk mengambil alih Departemen Keuangan AS, diperkirakan membuat jelas bahwa Amerika Serikat tidak mencari dolar yang lebih lemah, menurut Wall Street Journal.

Selain itu, rencana Biden untuk paket stimulus 1,9 triliun dolar AS telah memicu kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS dan membalikkan penurunan nilai dolar di akhir tahun lalu.

“Saya memperkirakan perbedaan dalam stimulus fiskal menjadi kekuatan pendorong untuk kinerja relatif mata uang tahun ini karena terkait langsung dengan cerita pemulihan ekonomi,” kata Wouter Sturkenboom, ahli strategi investasi di Northern Trust Asset Management.

Indeks dolar naik ke level tertinggi satu bulan dan terakhir diperdagangkan di 90,94, level tertinggi sejak 21 Desember.

Setelah aksi jual dolar tahun lalu, minggu-minggu pembukaan 2021 telah melihat pembalikan nasib dengan indeks dolar naik hampir dua persen sepanjang tahun ini berkat kenaikan imbal hasil obligasi AS, meskipun analis tetap waspada tentang prospek jangka pendek.

"Sejarah menunjukkan pola musiman kuat yang menunjukkan potensi kekuatan jangka pendek lebih lanjut, tetapi bias musiman ini mungkin terbukti kurang kuat tahun ini mengingat latar belakang makro yang luas tetap konsisten dengan optimisme dan dukungan berkelanjutan untuk aset-aset berisiko," kata ahli strategi MUFG dalam catatan mingguan.

Kenaikan dolar mungkin juga mendapat dukungan dari sumber yang tidak terduga.

Posisi mingguan di pasar mata uang menunjukkan bahwa hedge fund telah menumpuk posisi jangka pendek bersih dolar secara masif sebesar 34,04 miliar dolar AS dalam pekan yang berakhir 12 Januari, posisi jangka pendek terbesar sejak Mei 2011.

Posisi besar seperti itu menunjukkan bahwa pedagang akan relatif lebih cenderung untuk mengurangi posisi mereka daripada menambah taruhan yang sudah besar. Pasar derivatif juga menunjukkan kekuatan dolar dalam jangka pendek.

Euro merosot ke level terendah enam minggu di 1,2054 dolar. Antipodean melemah dengan Aussie mencapai terendah satu minggu di 0,7659 dolar dan kiwi (dolar Selandia Baru) di level terendah tiga minggu 0,7097 dolar AS.

Data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan memicu pelemahan lebih lanjut di antara mata uang berisiko, tetapi itu tidak cukup untuk mengubah sentimen pedagang mata uang.

Suasana memburuk setelah data Jumat (15/1/2021) menunjukkan penjualan ritel AS turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada Desember, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan mengalami masalah ketika otoritas kesehatan memperingatkan bahwa gelombang terburuk baru COVID-19 mungkin belum datang.

Eropa juga menghadapi kasus COVID-19 yang melonjak, dan pemerintah Italia yang harus bertahan dari pemungutan suara penting di parlemen pada Senin (18/1/2021) dan Selasa untuk tetap berkuasa juga membuat beberapa pedagang gelisah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bitcoin berada di `titik kritis` seiring lonjakkan harganya
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:16 WIB
Bitcoin naik hampir tujuh persen pada Senin (1/3/2021) ketika aset-aset berisiko menguat setelah pen...
Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:21 WIB
Seekor orangutan Sumatra yang terancam punah lahir di New Orleans sebagai kejutan menggembirakan bag...
RI-Jepang perkuat kerja sama industri
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:29 WIB
Indonesia dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di ...
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas be...
Tiga orang tewas ditembak di ibu kota Pakistan
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:27 WIB
Kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati tiga orang di pinggiran ibu kota Pakistan, Islamabad, ...
Puluhan pelajar Nigeria dibebaskan usai diculik kelompok bersenjata
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:16 WIB
Kelompok bersenjata di Nigeria, Sabtu, membebaskan 27 remaja laki-laki yang diculik dari sekolah me...
Dubes ajak pengusaha Indonesia manfaatkan ruang promosi di China
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:05 WIB
Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengajak para pengusaha asal Indonesia memanfaatkan ru...
Iran sebut serangan AS di Suriah mendorong terorisme di kawasan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:14 WIB
Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas milisi sokongan Iran di Sur...
Anak-anak Yaman lapar saat PBB berupaya hindari kelaparan lebih luas
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:37 WIB
Mata Ahmadiya Juaidi terbelalak saat meneguk minuman nutrisi dari cangkir besar warna jingga, jari-...
CDC AS: Risiko Ebola menyebar ke Amerika sangat rendah
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka mengikuti s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV