Bank sentral global mulai cemas prospek perekonomian global
Elshinta
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:44 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bank sentral global mulai cemas prospek perekonomian global
Sumber foto: https://bit.ly/3oUUizH/elshinta.com.

Elshinta.com - Lonjakan kasus virus corona (Covid-19) di berbagai negara membuat bank sentral di seluruh dunia kembali khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi global. 

Pekan lalu, sejumlah bank sentral memang melakukan pertemuan. Mulai dari Tokyo ke Frankfurt, sejumlah bank sentra tengah mempertimbangkan prospek gangguan ekonomi global akibat pengetatan yang kembali dilakukan berbagai negara untuk menahan penyebaran Covid-19. 

Mengutip Bloomberg, sejumlah bank sentral pun memilih untuk mempertahankan kebijakan moneternya yang lebih longgar di awal tahun ini. 

“Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2021 masih sesuai dengan perkiraan Desember lalu. Ketidakpastian sebelumnya, seperti pemilihan AS dan kesepakatan perdagangan Brexit telah mereda, seiring dengan vaksinasi,” kata Gubernur European Central Bank (ECB) Christine Lagarde pada pekan lalu mengutip Kontan. 

Namun dengan tingkat infeksi yang semakin tinggi, dan pembatasan baru pada aktivitas masyarakat yang berlaku hampir di seluruh dunia, Lagarde dan rekan-rekannya di otoritas moneter global hanya dapat berharap vaksinasi bisa mengurangi dampak Covid-19. 

Meski begitu, dia memahami proses vaksinasi akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat bereaksi. 

Sentimen itu kemungkinan akan dibagikan ke seluruh bank sentral yang akan bertemu dalam beberapa hari mendatang. Bank sentral yang akan melakukan pertemuan kebijakan moneternya di pekan ini adalah bank sentral Brasil, Kanada, Indonesia, Malaysia, Norwegia, Afrika Selatan, Sri Lanka, Turki dan Ukraina.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bitcoin berada di `titik kritis` seiring lonjakkan harganya
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:16 WIB
Bitcoin naik hampir tujuh persen pada Senin (1/3/2021) ketika aset-aset berisiko menguat setelah pen...
Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:21 WIB
Seekor orangutan Sumatra yang terancam punah lahir di New Orleans sebagai kejutan menggembirakan bag...
RI-Jepang perkuat kerja sama industri
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:29 WIB
Indonesia dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di ...
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas be...
Tiga orang tewas ditembak di ibu kota Pakistan
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:27 WIB
Kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati tiga orang di pinggiran ibu kota Pakistan, Islamabad, ...
Puluhan pelajar Nigeria dibebaskan usai diculik kelompok bersenjata
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:16 WIB
Kelompok bersenjata di Nigeria, Sabtu, membebaskan 27 remaja laki-laki yang diculik dari sekolah me...
Dubes ajak pengusaha Indonesia manfaatkan ruang promosi di China
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:05 WIB
Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengajak para pengusaha asal Indonesia memanfaatkan ru...
Iran sebut serangan AS di Suriah mendorong terorisme di kawasan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:14 WIB
Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas milisi sokongan Iran di Sur...
Anak-anak Yaman lapar saat PBB berupaya hindari kelaparan lebih luas
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:37 WIB
Mata Ahmadiya Juaidi terbelalak saat meneguk minuman nutrisi dari cangkir besar warna jingga, jari-...
CDC AS: Risiko Ebola menyebar ke Amerika sangat rendah
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka mengikuti s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV