Menparekraf dorong pelaku parekraf `Go Digital` lewat Program BBI
Elshinta
Jumat, 15 Januari 2021 - 15:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Menparekraf dorong pelaku parekraf `Go Digital` lewat Program BBI
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong digitalisasi atau go digital para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia ke platform e-commerce melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI). 

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah kembali meluncurkan Gernas BBI 2021 sebagai bentuk nyata dukungan terhadap produk dalam negeri, UMKM dan ekonomi nasional.

Dalam perbincangan dengan Katadata, Kamis (14/1), Sandiaga Uno mengatakan Indonesia adalah pasar e-commerce terbesar di kawasan Asia Tenggara. Namun, produk ekonomi kreatif lokal belum menguasai pasar e-commerce di Tanah Air.

Sehingga, Sandiaga pun berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, M. Luthfi untuk meningkatkan kualitas dan tingkat onboarding bagi pelaku ekonomi kreatif lokal melalui sejumlah program dan insentif seperti program Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Beli Kreatif Lokal. “Jadi kita menyiapkan program-program yang benar-benar inovatif sehingga bisa memberikan insentif kepada UMKM terutama yang bergerak di sektor ekonomi kreatif agar bisa onboarding di program-program e-commerce,” kata Sandiaga.

Sandiaga menuturkan, pada tahun 2020, ada 3,7 juta unit usaha yang terdigitalisasi dalam program BBI. Angka ini lebih banyak dibandingkan target digitalisasi unit usaha yang telah ditetapkan dalam program BBI 2020 yaitu 2 juta unit usaha. Sehingga total ada 11,7 UMKM yang telah go-digital dari sebelumnya 8 juta UMKM.

Hal ini harus dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan digitalisasi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Indonesia. Dari total 64 juta UMKM di Indonesia, target digitalisasinya bisa ditingkatkan dari 11,7 juta menjadi 30 juta UMKM hingga tahun 2023. 

Sandiaga menilai, aspek inovasi, adaptasi, dan juga kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait memegang peranan penting dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Selain itu, Sandiaga juga mengungkapkan pentingnya pemanfaatan big data dalam pengambilan kebijakan dan menjalin kerja sama dengan platform e-commerce. 

“Kita harus benar-benar punya data untuk bekerja sama. Karena tujuannya bukan hanya Bangga Buatan Indonesia sebagai slogan, sebagai jargon tapi dampaknya tadi di peluang usaha dan lapangan kerja. Karena kalau kita lihat penetrasi pengguna internet di Indonesia sudah 73,7 persen atau sekitar 196,7 juta orang penduduk,” ujar Sandiaga. 

Sandiaga juga menuturkan pihaknya akan memanfaatkan platform media sosial yang dimiliki Kemenparekraf/Baparekraf untuk mempromosikan program BBI, destinasi-destinasi wisata yang ada di Indonesia dan pentingnya penerapan protokol kesehatan K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). 

“Media sosial Kemenparekraf itu punya traction yang sudah bagus, jadi saya akan gunakan untuk menyambungkan dari sisi ekonomi kreatifnya dan saya yakin langkah kita ke depan harus bersinggungan dengan kesejahteraan masyarakat yaitu lapangan pekerjaan untuk pariwisata dan ekonomi kreatif ini dan khususnya milenial yang menjadi demografi utama kita. Di mana dari sisi supply and demand ini engagement digital, virtualisasi ini jadi bagian yang tidak terpisahkan,” tutur Sandiaga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mudahkan pelayanan kesehatan warga Pantura Timur, Plt Bupati Kudus resmikan MRI senilai Rp17 Miliar
Kamis, 04 Maret 2021 - 17:24 WIB
Keberadaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla atau pencitraan resonansi magnetik di RS Mardi...
Menko Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi RI capai 5,3 persen pada 2021
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:46 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis pertumbuhan ekonomi Indon...
Presiden: Bendungan Sindang Heula bisa jadi pembangkit listrik
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:24 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Bendungan Sindang Heula di Serang, Banten bisa menjadi pembangkit...
IHSG turun 1,37% ke 6.289 pada akhir perdagangan sesi I hari ini  
Kamis, 04 Maret 2021 - 14:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun makin dalam hingga siang ini. Kamis (4/3), IHSG turun 1,37%...
Presiden Jokowi: Indonesia perlu lebih banyak UMKM eksportir
Kamis, 04 Maret 2021 - 13:56 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memerlukan lebih banyak pelaku UMKM yang mengeksp...
IHSG melemah di awal perdagangan hari ini
Kamis, 04 Maret 2021 - 09:58 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan hari ini. Kamis (4/3) pukul 9.06 WI...
Rupiah Kamis pagi melemah 15 poin
Kamis, 04 Maret 2021 - 09:23 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (4/3) pagi melemah 15...
Kemnaker: Pengusaha wajib ikut sertakan pekerja di program JKP
Rabu, 03 Maret 2021 - 17:23 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pengusaha wajib mengikutsertakan karyawannya sebagai p...
Sri Mulyani: Pegawai DJP terduga kasus suap telah dibebastugaskan
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terli...
Harga cabai rawit merah di Salatiga tembus Rp90.000/Kg
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:25 WIB
Harga cabai rawit merah dalam sepekan ini terus merangkak naik. Dari pantauan di Pasaraya Salatiga, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV