KKP dorong peningkatan jumlah kemitraan UPI untuk peningkatan ekspor
Elshinta
Jumat, 15 Januari 2021 - 16:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
KKP dorong peningkatan jumlah kemitraan UPI untuk peningkatan ekspor
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Sebanyak 2.191 unit pengolah ikan (UPI) telah terdaftar ke negara mitra pada tahun 2020. UPI tersebut bisa melakukan ekspor ke 157 negara yang telah bermitra dengan Indonesia.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina memaparkan, jumlah tersebut mengalami peningkatan 11,63% dari tahun 2019, khususnya Tiongkok.

"Hal ini disebabkan oleh tingginya minat UPI untuk melakukan ekspor ke Tiongkok," kata Rina di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Rina menjabarkan, registrasi UPI ke negara mitra tersebut di antaranya, 173 atau 7,9% di negara Uni Eropa, kemudian 173 atau 7,9% ke Norwegia, 544 atau 24,83% ke Korea Selatan dan 563 atau 25,70% ke Tiongkok.

Kemudian 466 atau 21,27% ke Vietnam, 238 atau 10,86% ke Kanada, 15 atau 0,68% ke negara Eurasia, dan 19 atau 0,87% ke Arab Saudi.

"Tentu ke depan, kita akan terus tingkatkan jumlah keberterimaan UPI ke negara-negara mitra," sambungnya.

Tak hanya itu, selama 2020, BKIPM juga berhasil mendorong 4 direct call atau ekspor langsung dari daerah ke negara tujuan. Keempat direct call tersebut antara lain: pertama, Manado-Jepang. Rina menjabarkan, ekspor langsung ini terwujud berkat sinergi antara BKIPM Manado, Bea Cukai Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan Angkasa Pura. Pada ekspor perdana produk perikanan di Sulawesi Utara telah terkirim 116,7 ton ikan tuna senilai USD 1.042.426,58 yang diikuti oleh 14 Unit Pengolah Ikan.

Direct call kedua dari Manokwari ke Singapura yang diluncurkan pada 20 Oktober 2020. Komoditas yang dikirim berupa kepiting hidup dengan volume 120 kg dan terdiri dari 180 ekor yang dikemas dalam 4 koli senilai USD2.136. Komoditas ini diekspor oleh UMKM Koperasi Manokwari Pratama Sejahtera.

Ketiga, pelepasan ekspor yang dilakukan di halaman kantor stasiun KIPM Palu pada beberapa waktu lalu, menandai ekspor perdana dari bandara udara Mutiara Sis Aljufri, Palu langsung ke Jepang. Total ikan tuna yang diekspor sebanyak 8 kotak dengan nilai sekitar Rp100 juta.

Terakhir, direct ekspor perdana dari Ambon-Manado-Jepang. Rina memaparkan, kegiatan ini lebih efisien karena perbedaan waktu tempuh yang sebelumnya 24 - 26 jam via Ambon – Jakarta – Narita menjadi 13 jam. Tak hanya itu, perbedaan biaya cargo yang sebelumnya Rp42.000/kg bisa dipangkas menjadi Rp24.000/kg.

"Ini tentu menjadi motivasi bagi kita, agar di tahun 2021 kita lebih giat lagi untuk membuka pintu direct call dari daerah lain. Harapannya, melalui ekspor produk perikanan ini ekonomi di daerah terus bergerak dan bahkan bangkit," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Persit  KCK Cabang XVIII Dim 0703 Cilacap bantu warga terdampak Covid-19
Sabtu, 06 Maret 2021 - 18:24 WIB
Aksi sosial kembali dilakukan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVIII Dim 0703 Cilacap guna...
 Realisasi pajak KPP Pratama Ruteng, NTT melebihi target
Sabtu, 06 Maret 2021 - 18:11 WIB
Realisasi penerimaan pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provins...
Kebijakan Menteri Trenggono soal benur angkat posisi Indonesia di luar negeri 
Sabtu, 06 Maret 2021 - 17:24 WIB
Pemerintah Vietnam dikabarkan membuka peluang bekerja sama dengan Indonesia terkait budidaya lobster...
Mudahkan pelayanan kesehatan warga Pantura Timur, Plt Bupati Kudus resmikan MRI senilai Rp17 Miliar
Kamis, 04 Maret 2021 - 17:24 WIB
Keberadaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla atau pencitraan resonansi magnetik di RS Mardi...
Menko Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi RI capai 5,3 persen pada 2021
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:46 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis pertumbuhan ekonomi Indon...
Presiden: Bendungan Sindang Heula bisa jadi pembangkit listrik
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:24 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Bendungan Sindang Heula di Serang, Banten bisa menjadi pembangkit...
IHSG turun 1,37% ke 6.289 pada akhir perdagangan sesi I hari ini  
Kamis, 04 Maret 2021 - 14:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun makin dalam hingga siang ini. Kamis (4/3), IHSG turun 1,37%...
Presiden Jokowi: Indonesia perlu lebih banyak UMKM eksportir
Kamis, 04 Maret 2021 - 13:56 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memerlukan lebih banyak pelaku UMKM yang mengeksp...
IHSG melemah di awal perdagangan hari ini
Kamis, 04 Maret 2021 - 09:58 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan hari ini. Kamis (4/3) pukul 9.06 WI...
Rupiah Kamis pagi melemah 15 poin
Kamis, 04 Maret 2021 - 09:23 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (4/3) pagi melemah 15...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV