Sekjen BN tetap tolak DAP dan Anwar Ibrahim
Elshinta
Jumat, 08 Januari 2021 - 17:24 WIB |
Sekjen BN tetap tolak DAP dan Anwar Ibrahim
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Sekjen Barisan Nasional (BN), Tan Sri Annuar Musa menegaskan dirinya akan tetap mempertahankan keputusan Majelis Kerja Tertinggi (MKT) Umno yang menolak DAP dan Presiden PKR, Datuk Seri Anwar Ibrahim.

"Saya tetap pertahankan keputusan MKT Umno, 'No DAP, No Anwar'. Kalau mau memecat karena itu, silahkan. Akan mempertahankan mereka yang membawa partai mendukung DAP dan Anwar, silakan," katanya melalui laman Facebooknya, Senin.

Menteri Wilayah Persekutuan Malaysia ini mengatakan pihaknya tetap menghendaki Umno menjadi sebuah partai yang memimpin mufakat Partai Melayu dan Islam serta menolak perpecahan umat.

Sebelumnya Pergerakan Pemuda Umno Bagian Pasir Puteh mengusulkan supaya Annuar dipecat dari Umno setelah dinyatakan tidak menghormati presiden partai serta mendahului keputusan partai.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Pemuda Umno Pasir Puteh, Muhammad Saifullah Ali pada musyawarah perwakilan pergerakan terkait.

Sebelumnya Utusan Malaysia melaporkan, Umno akar rumput menolak segala bentuk kerjasama dengan Partai Bersatu (partai pimpinan Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yasin) untuk pemilihan umum ke-15.

Sebanyak 189 dari 191 divisi di seluruh negeri telah menyampaikan pesan tersebut dalam pertemuan masing-masing kemarin.

Sementara itu Ketua Angkatan Muda Keadilan Negeri Selangor, Mohd Najwan Halimi mengatakan perpecahan tersebut menunjukkan bahwa ikatan politik partai-partai yang mendukung Perikatan Nasional (PN) kini dalam keadaan retak.

"Dalam situasi PN seperti ini, Pakatan Harapan perlu memperkokoh kerjasama diantara partai-partai komponen yakni Keadilan, DAP dan Amanah serta siap siaga untuk menghadapi Pemilu 15 yang akan diadakan dalam waktu terdekat," katanya.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengadilan Myanmar layangkan dua dakwaan lagi terhadap Suu Kyi
Senin, 01 Maret 2021 - 19:58 WIB
Pengadilan Myanmar, Senin, mengajukan dua dakwaan lagi terhadap Aung San Suu Kyi, kata pengacara san...
Indonesia sampaikan keprihatinan mendalam atas kekerasan di Myanmar
Minggu, 28 Februari 2021 - 19:47 WIB
Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas penggunaan kekerasan di Myanmar, yang telah m...
Indonesia jalin komunikasi dengan pihak berkonflik di Myanmar
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:50 WIB
 Indonesia tengah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat konflik politik di Myanmar, ...
Lakukan `shuttle diplomacy`, Menlu RI bahas isu Myanmar dengan ASEAN
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:28 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan diplomasi ulang alik atau shuttle diplomacy dengan ...
AS jatuhkan sanksi pada dua jenderal Myanmar pascakudeta
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:30 WIB
Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/2) menjatuhkan sanksi kepada dua jenderal, anggota junta militer...
Vaksin perdana tiba, Malaysia akan mulai program vaksinasi Covid-19 lebih awal 
Minggu, 21 Februari 2021 - 12:45 WIB
Malaysia meningkatkan upaya vaksinasi Covid-19 dua hari lebih cepat dari rencana setelah gelombang p...
Pengunjuk rasa yang tertembak peluru pasukan Myanmar meninggal dunia
Jumat, 19 Februari 2021 - 23:19 WIB
Mya Thwate Thwate Khaing, pengunjuk rasa yang kepalanya tertembak peluru pasukan keamanan Myanmar, m...
Thailand deteksi kasus COVID varian Afrika Selatan pada penerapan karantina
Senin, 15 Februari 2021 - 22:18 WIB
Thailand melaporkan sebanyak 143 kasus COVID-19 baru pada Senin dan di tengah karantina menemukan ka...
Filipina akan izinkan bioskop dan pusat hiburan kembali beroperasi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 07:16 WIB
Filipina berencana mengizinkan bioskop dan tempat hiburan kembali beroperasi demi mengaktifkan kemba...
Malaysia gratiskan vaksin untuk WNA
Kamis, 11 Februari 2021 - 17:35 WIB
Kabinet Pemerintahan Perikatan Nasional Malaysia setuju kalau Program Imunisasi COVID-19 Nasional ya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV