TB Hasanuddin: Penggunaan drone lait di wilayah ZEE harus seizin Pemerintah RI
Elshinta
Senin, 04 Januari 2021 - 20:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
TB Hasanuddin: Penggunaan drone lait di wilayah ZEE harus seizin Pemerintah RI
Sumber foto: Redaksi/elshinta.com

Elshinta.com - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mendesak Kementerian Luar Negeri segera melakukan protes terkait penemuan drone pengintai berbentuk tabung dan memiliki banyak sensor serta transmiter jarak jauh yang diduga milik China di kedalaman laut Selat Malaka.

Menurut Hasanuddin hal ini merupakan pelanggaran dan berbahaya bagi keamanan NKRI.

"Ada dugaan drone laut itu milik Tiongkok, ini perlu dicek kebenarannya. Kalau benar, Pemerintah Indonesia harus mengirimkan surat protes kepada Pemerintah Tiongkok," tegasnya.

Ia menyebut bila drone digunakan di wilayah ZEE lalu terbawa sampai ke Selayar ini masih debatable karena dalam konvensi Unclos belum dirinci.

"Tetapi, penggunaan drone di wilayah ZEE pun harus tetap seizin dan pengawasan pemerintah RI," ungkapnya.

Ia menilai, dengan lolosnya drone pengintai yang diduga milik asing ini merupakan sistim penjagaan Indonesia di laut terhitung lemah.

"Untuk itu perlu lebih fokus pada pengadaan alut sista laut yang terintegrasi serta memperkuat peralatan deteksi bawah laut," tandas Politisi PDI Perjuangan ini.

Penemuan drone bawah laut ini diawali saat seorang nelayan bernama Saeruddin menemukan sebuah benda asing di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, saat hendak menangkap ikan.

Saeruddin pun langsung memberikan temuannya kepada aparat keamanan baik Polri maupun TNI AL. Jalur penemuan drone tersebut merupakan jalur perairan tersibuk di Indonesia. Sementara dua drone pengintai lainnya ditemukan di dekat Selat Sunda dan wilayah Lombok. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Desa Karanggintung gandeng TNI berikan pelatihan bela negara
Selasa, 09 Maret 2021 - 17:36 WIB
Bela Negara di Indonesia merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya ke...
Berhasil selesaikan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Polresta Tangerang dapat `Kak Seto Award 2021`
Selasa, 09 Maret 2021 - 16:10 WIB
Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mendapatkan penghargaan Kak Seto Award, Senin (8/3).
 Kapen Kogabwilhan III pastikan korban kontak tembak di Sugapa adalah KSB
Selasa, 09 Maret 2021 - 09:36 WIB
Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengklarifikasi bahwa korban ko...
Patroli jalur ilegal, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas amankan 42,928 kg narkoba
Selasa, 09 Maret 2021 - 09:18 WIB
Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan 2 kotak kardus yang berisi 40 paket Narkoba Gol...
TMMD 110 Bojonegoro, wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat
Senin, 08 Maret 2021 - 11:01 WIB
Letkol Inf Bambang Hariyanto, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa ...
Kontak tembak di Distrik Sugapa Kab. Intan Jaya, TNI berhasi lumpuhkan 1 KSB
Sabtu, 06 Maret 2021 - 21:46 WIB
Telah terjadi kontak tembak antara Tim Alap-Alap 2 dipimpin Letda Inf Alif dari Yonif Raider 715/MTL...
6 Maret 1961: Lahirnya Kostrad dengan Panglima Mayjen Soeharto, lalu oleh menantunya, Prabowo Subianto pada 1998
Sabtu, 06 Maret 2021 - 06:00 WIB
Irian Barat yang pada waktu itu masih menjadi sengketa dengan Belanda, menjadi pemicu lahirnya Kostr...
Yonif 8 Marinir gelar upacara penutupan Satgas TNI Konga UNIFIL dan Satgas TNI RDB XXXIX -B Monusco 2020
Jumat, 05 Maret 2021 - 19:24 WIB
Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir/Tangkahan Lagan, Letkol (Mar) Imam Supriyanto, memimpin upacar...
 Irjen Pol Nana Sudjana resmi  jabat Kapolda Sulut
Jumat, 05 Maret 2021 - 15:11 WIB
Irjen Pol Nana Sudjana resmi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) menggantikan Irjen Pol ...
Panglima TNI dan Kapolri tinjau vaksinasi 2.000 prajurit TNI dan anggota Polri di Palembang
Kamis, 04 Maret 2021 - 16:48 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Pra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV