Ribuan struktur karang Program ICRG hiasi bawah laut Bali
Elshinta
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:10 WIB |
Ribuan struktur karang Program ICRG hiasi bawah laut Bali
Struktur karang yang ditenggelamkan di laut Bali dalam program ICRG. Antaranews Baki/istimewa/fik

Elshinta.com - Ribuan struktur karang Program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang digarap oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menghiasi bawah laut Pulau Bali.

Plt Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu dalam keterangannya yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Minggu, mengatakan pelaksanaan program itu mulai memasuki tahap akhir dan ribuan struktur karang berbagai jenis telah selesai.

Ribuan struktur karang berbagai jenis itu mulai ditenggelamkan, termasuk struktur berbentuk burung garuda. Struktur tersebut membentuk cluster-cluster yang diharapkan memperkaya ekosistem bawah laut dan mampu menjadi daya tarik wisata ke depan.

"Hingga tanggal 20 Desember 2020, struktur yang telah ditenggelamkan pada lima lokasi ICRG sebanyak 63.964 unit, terdiri dari Nusa Dua 26.350 unit, Pandawa 10.177 unit, Sanur 7.270 unit, Serangan 7.475 unit dan di Buleleng terdapat 12.692 struktur," ujar  Haeru Rahayu.

Ia mengatakan setelah kegiatan padat karya membuat struktur karang tersebut dan menenggelamkan ke laut, pekerjaan rumah besar yang harus dikawal bersama adalah pemeliharaan dan pengelolaannya.

"Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat Bali dapat memanfaatkan kebun atau taman karang hasil dari restorasi ICRG tersebut. Tentunya KKP juga akan tetap mengawal pengembangannya dalam bentuk kegiatan yang diintegrasikan dengan desa wisata bahari," katanya.

Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin menjelaskan, pihaknya menaruh harapan besar bahwa program ICRG dapat menjadi pengungkit ekonomi masyarakat Bali yang terdampak pandemi COVID-19.

"Saya berharap masyarakat Bali yang telah terlibat dalam proses pembuatan kebun atau taman karang ini punya kebanggaan bahwa hasil kerja mereka dapat disaksikan oleh orang banyak. Tentunya semua berharap pariwisata di Bali dapat pulih kembali dengan cepat, dan restorasi ini menjadi salah satu yang mendongkrak percepatan tersebut," ujarnya.

Menanggapi adanya kekhawatiran bahwa kegiatan restorasi ini akan berdampak negatif terhadap ekosistem lainnya di bawah laut, Safri Burhanuddin menjelaskan pelaksanaan Program ICRG telah memperhatikan rekomendasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selaku otoritas keilmuan atau scientific authority.

"Saya percaya rekomendasi dari scientific authority dan masukan akademisi di Bali ketika menentukan lokasi restorasi terumbu karang ICRG menjadi rel bagi kami untuk melaksanakan program ini," ungkapnya.

Program restorasi terumbu karang ICRG ditujukan untuk masyarakat di Bali, dikerjakan oleh masyarakat Bali dan diharapkan akan kembali manfaatnya secara jangka panjang untuk Pulau Dewata.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga Siak mulai terganggu polusi udara akibat asap pabrik sawit
Minggu, 28 Februari 2021 - 10:26 WIB
Asap pekat dari cerobong Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Berlian Inti Mekar (BIM) di Kabupaten Si...
 Ini penjelasan Kadis LH soal ikan mabuk di Sungai Wampu
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:46 WIB
Ikan mabuk disepanjang aliran sungai wampu Kabupaten Langkat, mulai hilir sampai hulu. Diduga kuat, ...
91 titik api ditemukan di enam kabupaten/ kota di Riau pada Sabtu
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:12 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan terdapat 91 titik api yang ditemukan di e...
Menteri LHK ke Lumajang, Ketua DPRD: Mewujudkan perhutanan potensial dongkrak ekonomi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:56 WIB
Kedatangan Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya ke Kabupaten Lumajang Jawa Ti...
Program Langit Biru edukasi warga gunakan BBM ramah lingkungan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 08:55 WIB
Program Langit Biru (PLB) Pertamina dinilai berhasil mengedukasi masyarakat untuk menggunakan bahan ...
BMKG: Terpantau 325 titik panas di Kalbar
Jumat, 26 Februari 2021 - 18:11 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mempawah, Kalimantan Barat,...
Pemkot Bandung bentuk Satgas `Kang Pisman` di Hari Peduli Sampah Nasional
Jumat, 26 Februari 2021 - 12:35 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kang Pisman (Kurangi, Pisahka...
Pemkot Bandung lakukan perubahan paradigma pengelolaan sampah
Senin, 22 Februari 2021 - 15:48 WIB
Tepat 16 Tahun yang lalu, 21 Februari 2005 dunia dikejutkan dengan sebuah tragedi bencana yang diaki...
Menteri LHK: Perlu perubahan paradigma pengelolaan sampah di Indonesia
Senin, 22 Februari 2021 - 15:36 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyatakan perlunya perubahan paradigma pe...
BMKG ingatkan lima provinsi siaga banjir pada 22-23 Februari
Minggu, 21 Februari 2021 - 22:32 WIB
Prakiraan Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di lima provin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV