Denmark perpanjang penguncian ketat sampai 17 Januari
Elshinta
Rabu, 30 Desember 2020 - 12:57 WIB |
Denmark perpanjang penguncian ketat sampai 17 Januari
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Denmark memperpanjang penguncian ketat selama dua pekan sampai 17 Januari guna membatasi penyebaran COVID-19, menyusul lonjakan kasus baru secara drastis dalam sebulan terakhir, demikian Perdana Menteri Mette Frederiksen, Selasa (29/12).

"Situasi mengenai tingkat infeksi, pasien rawat inap dan korban meninggal kini bahkan lebih serius dibanding selama musim semi," kata Frederiksen saat konferensi pers.

Perpanjangan pembatasan nasional saat ini, yang diumumkan pada 16 Desember masih akan menutup sekolah, pusat perbelanjaan, restoran, bar dan pertokoan non-esensial lainnya, lanjut perdana menteri.

Negara Nordik tersebut cukup berhasil menerjang badai virus corona hingga Desember, ketika jumlah infeksi baru dua kali lipat dibanding dengan jumlah sebelumnya.

"Skenario yang kami takuti selama musim semi mungkin menjadi nyata dalam beberapa pekan dan bulan mendatang jika kami tidak bertindak sekarang," kata Frederiksen mengutip Antara.

Denmark, dengan 5,8 juta penduduk, pada Selasa (29/12) melaporkan 2.621 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Sementara jumlah pasien rawat inap bertambah 28 menjadi 900, hampir mendekati kapasitas maksimum bangsal COVID-19.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pangeran Harry dan Meghan Markle umumkan kehamilan anak kedua 
Senin, 15 Februari 2021 - 13:46 WIB
Kabar bahagia datang dari keluarga kerajaan Inggris. Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle mengu...
Rusia tuntut orang dekat tokoh pengkritik Presiden Vladimir Putin
Jumat, 12 Februari 2021 - 20:52 WIB
Komite Penyelidikan di Rusia pada Kamis (11/2) menjatuhkan tuntutan hukum terhadap Lyubov Sobol, ora...
Lawan COVID, Belanda perpanjang pemberlakuan jam malam hingga 3 Maret
Selasa, 09 Februari 2021 - 13:24 WIB
Pemerintah Belanda akan memperpanjang masa pemberlakuan jam malam, yang dimaksudkan untuk memperlamb...
Inggris tawari Indonesia berkolaborasi melacak varian baru COVID
Sabtu, 30 Januari 2021 - 13:15 WIB
Inggris membuka kesempatan bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk berkolaborasi dalam me...
Italia minta Uni Eropa menindak Pfizer atas penundaan vaksin
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:25 WIB
Pemerintah Italia pada Selasa (26/1) meminta Komisi Eropa agar mengambil tindakan terhadap Pfizer at...
Pasokan vaksin COVID-19 tertunda, Italia akan ambil langkah hukum
Senin, 25 Januari 2021 - 08:01 WIB
Italia akan menempuh jalur hukum terhadap Pfizer Inc dan AstraZeneca terkait penundaan pengiriman va...
Paus dijadwalkan kunjungi Irak pada Maret, kutuk serangan Baghdad
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:40 WIB
Paus Fransiskus, yang dijadwalkan pada Maret mengunjungi Irak, pada Kamis (21/1) mengutuk serangan g...
Inggris berharap pertimbangkan pelonggaran penguncian pada Maret
Minggu, 17 Januari 2021 - 21:22 WIB
Pemerintah Inggris berharap dapat memenuhi target untuk meluncurkan vaksin COVID-19 dan mempertimban...
Menteri Jerman: Pembatasan COVID harus dilonggarkan bagi yang divaksin
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:32 WIB
Orang-orang yang telah divaksin COVID-19 harus diizinkan pergi ke restoran dan bioskop lebih awal da...
Pfizer pertimbangkan pengajuan daftar vaksin COVID di Rusia
Rabu, 13 Januari 2021 - 10:16 WIB
Pfizer kini sedang mempertimbangkan pendaftaran vaksin COVID-19 buatannya di Rusia, menurut Kantor B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV