DPD PKS Purwakarta target raih 11 kursi di Pileg 2024
Elshinta
Selasa, 29 Desember 2020 - 07:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
DPD PKS Purwakarta target raih 11 kursi di Pileg 2024
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Purwakarta, Jawa Barat mulai tancap gas dengan memanaskan mesin politiknya untuk pemenangan di tahun politik 2023-2024. Semua kadernya didorong untuk berkontribusi penuh kepada konstituen dan masyarakat agar perolehan kursi di DPRD Purwakarta bertambah dua kali lipat.

Ketua DPD PKS Purwakarta HM Arief Kurniawan, di Kantor DPD PKS  Jl. KNPI Purwakarta, Senin (28/12) mengatakan, perolehan lima kursi dan memiliki fraksi sendiri setelah Pileg yang baru lalu,  dinilainya sebagai modal cukup besar. Meski dengan perolehan kursi tersebut, PKS tidak masuk dalam unsur pimpinan DPRD Purwakarta yang saat ini diisi oleh Golkar, PDIP, Gerindra serta PKB.

Pasca terpilihnya kepengurusan baru periode 2020-2025 hasil Musyawarah Daerah (Musda) PKS secara serentak, berharap salah satu parpol yang menjadi unsur pimpinan DPRD Purwakarta menjadi terancam, di antaranya Golkar. 

"Ini merupakan kompetisi politik yang targetnya adalah kemenangan di semua lini. Sehingga target perolehan dua kali lipat  di Pileg mendatang, dan berharap Golkar jadi terancam," kata Arief seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Selasa (29/12).

Arief mengaku, sebelumnya PKS sama sekali tidak memiliki kursi di DPRD Purwakarta. Setelah Pileg 2019 baru mendapat lima kursi dan memiliki fraksi sendiri. Sehingga sangat realistis jika target pileg mendatang perolehan dua kali lipat sebanyak 10 kursi ditambah satu kursi di daerah pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Bojong dan Darangdan. "Total targetnya menjadi 11 kursi sekaligus ingin merebut salah satu unsur pimpinan DPRD Purwakarta yang saat ini diketuai dari Partai Golkar," tegasnya.  

Begitu pula soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta nanti, PKS menargetkankan memenangkan pesta demokrasi itu. Persoalan dengan siapa berkoalisi, itu masalah komunikasi politik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AHY sebut KLB jadi ujian bagi masa depan demokrasi Indonesia
Minggu, 07 Maret 2021 - 15:32 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut kongres luar biasa di Deli Serdan...
AHY gelar rangkaian rapat konsolidasi respons KLB Deli Serdang
Minggu, 07 Maret 2021 - 14:55 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar rangkaian rapat konsolidasi deng...
PKB Kudus targetkan menang Pemilu 2024
Minggu, 07 Maret 2021 - 13:55 WIB
Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan bisa menang Pemilu 2024 sekaligu...
Pesan politik dari Deli Serdang, Sumut
Minggu, 07 Maret 2021 - 12:55 WIB
Drama perebutan kepengurusan Partai Demokrat yang berakhir dengan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli S...
Pengamat: Konflik Demokrat berpotensi menjadi partai kecil
Minggu, 07 Maret 2021 - 12:10 WIB
Pengamat Politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Rangkasbitung, Haris Hijr...
Relawan Joman: KLB Demokrat berbahaya buat Jokowi dan demokrasi
Minggu, 07 Maret 2021 - 11:27 WIB
KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara juga mendapat sorotan dari kelompok relawan Jokowi. Mereka men...
Marzuki Alie katakan Moeldoko akan benahi Partai Demokrat
Minggu, 07 Maret 2021 - 10:48 WIB
Pembenahan Partai Demokrat akan segara dilakukan Ketua Umum Partai Demokrat hasil KLB Jendral (Purn)...
Hanura: Maksud Jokowi baik ajak masyarakat cinta produk lokal
Minggu, 07 Maret 2021 - 08:00 WIB
Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan ajakan Presiden Joko Widod...
Kasad renovasi puluhan rumah prajurit jadi layak huni
Minggu, 07 Maret 2021 - 07:45 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan batuan renovasi puluha...
7 Maret 1967: Sukarno lengser, kantongi Supersemar Soeharto melenggang
Minggu, 07 Maret 2021 - 06:00 WIB
7 Maret 1967: Sukarno lengser, Supersemar mengantar Soeharto melenggang
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV