75 orang terpapar, 12 meninggal akibat Covid-19, Rektor UB keluarkan instruksi rektor
Elshinta
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
75 orang terpapar, 12 meninggal akibat Covid-19, Rektor UB keluarkan instruksi rektor
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Banyaknya sivitas akademika dan tenaga didik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur yang terpapar Covid-19 dan meninggal dunia akibat covid-19 mendapat perhatian serius internal UB. temasuk tim monitoring evaluasi fasilitasi implementasi kampus tangguh (Monevfas) UB.

“Keadaan ini seiring dengan meningkatnya kasus di lingkungan atau daerah masing-masing. Beberapa tendik dan dosen UB saat ini juga sedang dalam perawatan dan isolasi mandiri,“ ungkap Ketua Tim Monevfas UB, Unti Ludigdo.

Untuk itulah, UB mengeluarkan Instruksi Rektor No. 9644 Tahun 2020 tanggal 24 November 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan dan Pencegahan Penularan Covid-19 di Lingkungan Universitas Brawijaya untuk dipatuhi seluruh sivitas akademika UB.

“Isi dari Instruksi Rektor tersebut adalah Pertama Menegakkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 dalam lingkup kerjanya masing-masing. Kedua Mengaktifkan kembali satuan tugas penanganan dan pencegahan Covid- 19 atau satuan tugas kampus tangguh di masing-masing unit kerja. Ketiga Mengurangi risiko terjadinya penularan Covid-19 kepada sivitas akademika dengan melarang pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti orang lebih dari 50% dari kapasitas ruang di dalam kampus dan melarang pelaksanaan kegiatan di hotel atau tempat umum lainnya di luar kampus. Ke-empat Lebih selektif dalam menyetujui kegiatan yang menghadirkan tamu dari luar UB dan memastikan berlakunya protokol kesehatan dengan semestinya apabila kegiatan itu harus dilakukan dan melaporkan kepada tim pencegahan dan penanggulangan Covid-19 UB. Ke lima Lebih selektif dalam memberikan tugas kepada dosen yang menjadi narasumber atau tugas lainnya pada forum yang diminta instansi atau pihak ketiga lainnya," katanya. 

Sementara ke-enam, lanjut Unti, adalah menyampaikan keadaan diri dan/atau keluarganya apabila terkonfirmasi positif kepada tim pencegahan dan penanggulangan Covid-19 UB dan/atau satuan tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 masing-masing unit kerja guna penanganan dan pencegahan penularan lebih lanjut pada sivitas akademika lainnya.

Ditambahkan Unti, beberapa bulan sebelum Instruksi Rektor tersebut dikeluarkan, UB telah mengeluarkan Peraturan Rektor (Pertor) Nomor 35 Tahun 2020 tanggal 24 Juni 2020 tentang Penyelenggaraan Kampus Tangguh Universitas Brawijaya dalam Masa dan Pasca-Pandemi Covid-19.

“Pertor tersebut mengatur tatanan penyelenggaraan akademik, penyelenggaraan umum dan keuangan, dan penyelenggaraan kemahasiswaan yang terbagi kedalam 3 skema, yaitu skema ketat, skema pelonggaraan (masa transisi), dan skema normal baru. Agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan, UB mengajak semua sivitas akademika untuk melaksanakan gerakan 4 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan). Sedangkan pola pencegahan dilakukan dengan cara 4 T (tracing, testing, treatment, dan telling komunikasi resiko). UB juga melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin di ruangan-ruangan dan fasilitas kampus supaya steril dari virus,“ jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Jumat (4/12).

Sementara itu data yang diperoleh dari bagian Humas dan Ke Arsipan  UB, Kotok Guritno menyebutkan terdapat 75 orang civitas dan tenaga kependidikan UB yang terpapar Covid-19.

“Data tersebut mulai bulan Juli hingga Desember 2020 ada 75 orang sementara yang meninggal dunia karena Covid 19 berjumlah 12 orang,” ringkas Kotok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Pamtas Yonif 642 tanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di perbatasan 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:56 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada a...
Jelang HUT ke-52, ITN Malang terus berbenah 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:38 WIB
Tantangan ITN Malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi tidak semakin ringan ,apalagi di ten...
Rektor IBIK nilai perkuliahan tatap muka harus tetap dilakukan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 18:10 WIB
Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan...
15 mahasiswa ikuti program pertukaran mahasiswa ITN-UTHM Malaysia
Jumat, 08 Januari 2021 - 15:33 WIB
Sekitar 15  orang mahasiswa  Institut Tehnologi Nasional ( ITN) Malang ikuti program pertukaran  ...
Bantul bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas
Rabu, 06 Januari 2021 - 10:10 WIB
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersiap-siap un...
 Akibat Covid-19 capaian target SDIT Nuris Klakah Lumajang merosot
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:47 WIB
 Gairah belajar di tengah bencana non alam berupa Covid-19 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul...
97% orang tua siswa di Subang inginkan belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:10 WIB
Berdasarkan survei dari Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, sebanyak 97% orang tua siswa menginginkan...
Belajar tatap muka di Subang masih dipertimbangkan
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:11 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jawa Barat masih perlu mempertimbangan kesiapan sekolah...
 Bicara di Dies Natalis ke 58, Presiden Jokowi ingatkan UB lakukan kolaborasi dengan industri
Selasa, 05 Januari 2021 - 15:24 WIB
Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur menggelar Rapat Terbuka Senat ke-58, Selasa (5/1). Ke...
FSGI: Sekolah harus siapkan SOP sebelum belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 11:30 WIB
Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan  lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, h...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV