Mimika targetkan kampung pedalaman nikmati listrik pertengahan 2022
Elshinta
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:15 WIB |
Mimika targetkan kampung pedalaman nikmati listrik pertengahan 2022
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Manajer PLN UP3 Timika Marthinus Irianto Pasensi menghidupkan meter listrik pada rumah salah satu warga di Kokonao, Distrik Mimika Barat, Senin (30/11/2020). (FOTO ANTARA/Evarianus Supar)

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menargetkan paling lambat hingga pertengahan 2022 seluruh distrik (kecamatan) dan kampung (desa) di wilayah pedalaman, baik di pesisir pantai maupun pegunungan bisa menikmati penerangan listrik.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Selasa (1/12/2020) mengatakan jajarannya terus membangun kerja sama dan kemitraan dengan PT PLN (Persero) UP3 Timika untuk dapat merealisasikan harapan seluruh masyarakat di wilayah pedalaman agar bisa segera menikmati penerangan listrik.

"Pemerintah pusat bicara tentang Indonesia Terang, Provinsi Papua juga bicara tentang Papua Terang dan secara khusus Kabupaten Mimika juga kita bicara tentang Mimika Terang. Kami menargetkan paling lama pada pertengahan 2022 seluruh Mimika harus terang. Itu kewajiban kami sekaligus tantangan berat," katanya.

Secara khusus Wabup John mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran PLN UP3 Timika di bawah komando Manajer Marthinus Irianto Pasensi yang sudah berhasil mengoperasikan PLTD Kokonao berkapasitas 100 KW sejak Senin (30/11).

Dengan demikian, katanya, kerinduan masyarakat "Kokonao", yang sudah sangat lama menantikan listrik bisa masuk di wilayah mereka kini sudah bisa terealisasikan.

"Saya datang ke Kokonao tanggal 7 Oktober. Masyarakat menuntut agar listrik harus menyala sebelum Natal. Demikian juga dengan BTS Telkomsel yang katanya mati hidup, mati hidup. Sekembali dari Kokonao, saya memanggil Manajer PLN UP3 Timika dan mereka datang dengan tim untuk menyampaikan permintaan dan tuntutan masyarakat Kokonao," kata Wabup.

Ia mengatakan tuntutan masyarakat Mimika Barat agar rumah-rumah warga pada enam kampung di Kokonao bisa diterangi listrik pada akhirnya menjadi kenyataan.

"Terima kasih kepada jajaran PLN Timika yang sungguh luar biasa, sangat kooperatif mendukung program pemerintah daerah dalam melayani masyarakat di kampung-kampung," katanya.

Saat ini, katanya, sudah banyak kampung-kampung di wilayah pesisir Mimika yang sudah menikmati penerangan listrik, seperti Kampung Keakwa 1 dan 2 dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Atuka (pembangkit ;listrik tenaga diesel/PLTD), Fakafuku (PLTS).

PLN Timika kini tengah membangun fasilitas PLTS di Amar, Ipaya, Potowayburu dan dalam waktu dekat juga akan mengoperasikan PLTD Agimuga berkapasitas 100 KW.

Sementara untuk kampung-kampung di wilayah pegunungan, Wabup berharap PLN bisa mengembangkan potensi kelistrikan dari sumber air atau mikro hidro seperti di Distrik Jila, Hoeya, Alama, dan beberapa kampung di Distrik Tembagapura seperti Tsinga, Aroanop dan Waa-Banti.

Ia mengatakan sekitar 300-an rumah warga dari sekitar 700-an yang berada di Kokonao dipasangi meter 900 KV dengan biaya penyambungan baru sekitar Rp900 ribu. Namun warga cukup membayar setengah dari biaya itu karena mendapatkan subsidi dari PLN.

"Masyarakat yang belum pasang meter segera ajukan karena hanya membayar separuh dari biaya yang seharusnya ditanggung oleh pelanggan. Dengan adanya listrik ini, juga ada kesempatan bagi warga untuk bisa menjual pulsa listrik mengingat masyarakat menggunakan meter pra bayar, apalagi sekarang sinyal Telkomsel di Kokonao sudah tidak macet-macet lagi," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat Mimika Barat menjaga dan merawat fasilitas PLTD Kokonao.

"Jaga baik-baik, jangan ada yang pencuri kabel atau alat-alat listrik. Siapa yang kedapatan mencuri, bawa ke kantor polisi untuk diproses. Saya minta Polsek Kokonao tolong perhatikan hal ini karena sudah banyak orang mengeluh kehilangan di Kokonao," kata Johannes Rettob .

Manajer PLN UP3 Timika Marthinus Irianto Pasensi mengatakan saat ini PLN baru bisa mengoperasikan listrik selama 12 jam di Kokonao (enam jam siang hari dan enam jam pada malam hari) karena baru satu mesin pembangkit diesel yang dioperasikan.

Ke depan, kata dia, PLN Timika akan mengoperasikan listrik dengan waktu 1x24 jam jika sudah ada penambahan mesin pembangkit diesel di Kokonao.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Yonif 125/SMB, koramil, polsek dan warga kerja bakti perbaiki jalan putus
Jumat, 22 Januari 2021 - 20:11 WIB
Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yon...
Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mengklaim luas kawasan kumuh di wilayahnya ber...
 APERSI Sumut targetkan pengurangan backlog rumah di Sumut tahun ini
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:11 WIB
Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DPD Sumatera Utara menargetk...
Perjalanan menuju Papua sejahtera
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:10 WIB
Pembangunan Papua dan Papua Barat terus menjadi isu yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah d...
Tim survei tinjau lokasi sasaran TMMD 2021 di Desa Wringinharjo
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:47 WIB
Tim survei TMMD Kodim 0703 Cilacap mulai turun ke wilayah yang sudah ditargetkan sebagai sasaran keg...
Pemkot Bandung kejar target pembangunan di tengah pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:57 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengakui, pandemi Covid-19 berdampak besar pada pembangunan di Kot...
Wali Kota cek kerusakan besi pembatas Fores Walk Babakan Siliwangi
Jumat, 08 Januari 2021 - 10:37 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku segera menindaklanjuti kabar tentang rusaknya besi pembata...
Awal tahun 2021, 7.000 sertipikat tanah diterima warga Majalengka melalui program PTSL 
Selasa, 05 Januari 2021 - 21:23 WIB
Sebanyak 7.000 sertifikat tanah secara simbolis hari ini diterima warga Kab. Majalengka Jawa Barat y...
Pemerintah klaim restorasi terumbu karang Bali berjalan sesuai rencana
Selasa, 05 Januari 2021 - 11:16 WIB
Pemerintah melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi mengklaim program restorasi terumbu karang yang...
Menteri PUPR berharap tol Cisumdawu beroperasi tahun ini
Selasa, 05 Januari 2021 - 09:46 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono berharap tol Cileunyi-Sumed...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV