Pesta pernikahan Satgas Covid-19 Cirebon jadi contoh penerapan protokol kesehatan
Elshinta
Senin, 30 November 2020 - 15:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pesta pernikahan Satgas Covid-19 Cirebon jadi contoh penerapan protokol kesehatan
Sumber foto: Yohanes Charles/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terus berupaya untuk menekan angka penyebaran covid 19. Salah satunya yaitu dengan menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam berkegiatan.

Penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan hajatan, terlihat dalam pelaksanaan hajatan yang digelar oleh Rahmat Sutrisno. Bukan sekadar menggelar hajatan, namun Rahmat juga sangat memperhatikan penerapan protokol kesehatan dalam acara pernikahan putrinya tersebut.

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan, setiap tamu undangan harus melewati beberapa tahap, sebelum masuk ke area utama acara.

Saat tiba di lokasi acara, panitia akan memastikan seluruh tamu untuk menggunakan masker dan berjaga jarak. Selain itu, tamu juga nanti diwajibkan untuk menggunakan handsanitizer.

"Setelah itu, tamu baru diperbolehkan masuk ke tahap selanjutnya, yaitu pemeriksaan suhu tubuh," ujar ketua panitia acara, Hilmy Rivai seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yohanes Charles.

Hilmy melanjutkan, dalam tahap tersebut, tamu dipastikan memiliki suhu dibawah 37,5. Jika nanti ditemukan tamu yang memiliki suhu diatas 37,5, tamu tersebut tidak diperbolehkan untuk melanjutkan ke lokasi acara utama.

Tamu yang kedapatan memiliki suhu diatas 37,5, akan langsung diarahkan untuk melakukan rapid test yang sudah disediakan dilokasi acara. Jika nanti reaktif, maka pihak panitia akan langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk dilakukan swab.

"Jika non reaktif tapi suhunya diatas 37,5 tamu akan tetap diarahkan untuk meninggalkan lokasi acara," kata Hilmy.

Hilmy memastikan, bahwa acara pernikahan tersebut sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan, Nomor 382 Tahun 2020 terkait Protokol Kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid 19.

Terkait proses perizinan, pihaknya juga sudah mendapatkan izin dari seluruh instansi terkait. Ia juga mengungkapkan, panitia akan mengatur batas maksimal jumlah tamu undangan yang berada di area utama. Selain itu, tamu juga diberikan batasan waktu berada di area utama.

"Maksimal 30 menit berada di area utama," kata Hilmy.

Data mengenai waktu dan jumlah tamu di area utama, nantinya akan tercantum dalam monitor yang terpasang disejumlah titik, seperti area parkir, ruang tunggu, ruang acara dan pintu keluar.

Sedangkan di area utama acara, tamu yang akan bertemu dengan kedua mempelai, tidak diperkenankan untuk berjabat tangan saat menyampaikan doa ataupun ucapan selamat.

Panitia tidak menyediakan makan ditempat, untuk menghindari adanya kerumunan dalam acara. Hilmy juga menuturkan, pihak panitia akan terus mengingatkan kepada seluruh tamu, untuk selalu menjaga jarak.

"Tidak ada makam ditempat, tapi nanti ada souvenir dan launch box," kata Hilmy.

Guna memastikan sterilnya tempat acara, pihak panitia juga sudah melakukan sterilisasi dengan cara penyemprotan disinfektan satu hari sebelum acara, sebelum acara dan setiap jeda sesi undangan.

Menurut Sekretaris Satgas percepatan penanganan penanggulangan  covid-19 Kabupaten Cirebon hajatan ini secara normatif sudah sesuai dengan aturan. 
Alex menuturkan kami berpegang pada protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kemenkes selanjutnya diatur oleh regulasi teknis dan selanjutnya diatur dengan regulasi daerah yang dibreakdown menjadi Perbup 477 dan Kepbup 53 berkenaan dengan monitoring evaluasi, kami berharap ini menjadi prototype atau contoh apabila akan mengadakan hajat di masyarakat.

Ipda mimid Kanit Sabara Polsek Kedawung mewakili Kapolsek kedawung menanggapi, menurutnya sebagai pengamanan pam terbuka dalam hajatan ini semua protokol kesehatan sudah diatur sedemikian rupa dan kami mendukung hajatan ini menjadi contoh bagi siapapun yang akan melaksanakan hajat.

Dengan teknis acara seperti ini, kegiatan jumlah tamu yang besar tetap bisa dilaksanakan, namun tetap melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Faskes layanan Covid-19 Sukoharjo penuh
Kamis, 21 Januari 2021 - 16:47 WIB
Fasilitas layanan kesehatan untuk Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah dalam posisi penuh.
Menko Airlangga: Regulasi disiapkan untuk vaksinasi COVID-19 mandiri
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:46 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah sedang menyiapkan r...
Dinkes Sultra siapkan 1.666 tenaga vaksinator COVID-19
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:47 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan 1.666 tenaga vaksinator untu...
Wali Kota Bandung imbau warga pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma darah
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:46 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Bandung, Jawa Barat yang ...
Satgas Covid-19 Sukoharjo sisir kembali kasus isolasi mandiri
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:30 WIB
Satuan Tugas Covid-19 Sukoharjo, Jawa Tengah menyisir kembali kasus pasien positif Covid-19 yang mel...
Angka penggunaan tempat tidur di ruang perawatan di Kota Bandung alami penurunan
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:10 WIB
Kapasitas ruang perawatan di fasilitas kesehatan di Kota Bandung, Jawa Barat masih menyisakan cukup ...
Nakes RS Bhayangkara Moch Hasan Palembang jalani vaksinasi Covid-19
Rabu, 20 Januari 2021 - 13:35 WIB
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri, menyaksikan secara langsung louncing keg...
 DPRD DIY dukung Pemda tak beri sanksi bagi yang menolak vaksin
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:37 WIB
Vaksinasi COVID-19 buatan sinovac masih menuai kontroversi. Banyak pihak yang menyatakan menolak unt...
Hewan peliharaan wajib dibersihkan sepanjang pandemi
Selasa, 19 Januari 2021 - 13:40 WIB
Bagi sebagian orang, hewan peliharaan sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam keseharian mereka...
Ancaman penyakit degeneratif di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:00 WIB
Ketika seluruh energi tercurah pada penanganan COVID-19, masyarakat seperti teralihkan pada bahaya d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV