PM Ethiopia: Operasi militer di Tigray rampung
Elshinta
Minggu, 29 November 2020 - 10:01 WIB |
PM Ethiopia: Operasi militer di Tigray rampung
Pengungsi asal Ethiopia yang menyelamatkan diri dari peperangan di wilayah Tigray, membawa air di jerigen di kamp Fashaga, perbatasan Sudan-Ethiopia, daerah Kassala, Sudan, Selasa (24/11/2020). REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah/HP/djo (REUTERS/MOHAMED NURELDIN ABDALLAH)

Elshinta.com - Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengatakan pada Sabtu (28/11) bahwa operasi militer di wilayah bergolak Tigray selesai dan pasukan pemerintah pusat mengendalikan ibu kota wilayah itu.

Hal ini merupakan perkembangan besar dalam perang selama tiga minggu yang mengguncang kawasan yang dijuluki Tanduk Afrika itu.

"Saya senang menginformasikan bahwa kami telah menyelesaikan dan menghentikan operasi militer di wilayah Tigray," katanya dalam Twitter. Kurang dari satu jam sebelumnya, dia mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Pemerintah pusat sekarang sepenuhnya mengendalikan kota Mekelle".

Namun pemimpin pasukan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), yang telah memerangi pasukan Ethiopia sejak 4 November, mengatakan TPLF tidak menyerah.

"Kebrutalan mereka hanya dapat menambah tekad kami untuk melawan penyerbu ini sampai akhir," kata pemimpin TPLF Debretsion Gebremichael dalam sebuah pesan. Ditanya oleh Reuters dalam pesan teks apakah itu berarti pasukannya akan terus bertempur, dia menjawab: "Tentu. Ini perkara mempertahankan hak kami untuk menentukan nasib sendiri."

Tidak ada tanggapan segera dari pemerintah untuk pernyataan ini.

Dalam keterangannya, Abiy mengatakan polisi akan terus mencari dan menahan para pemimpin TPLF.

"Polisi pemerintah pusat sekarang akan melanjutkan tugas mereka untuk menangkap penjahat TPLF dan membawa mereka ke pengadilan," kata perdana menteri, yang menyebut serangan pemerintah sebagai operasi penertiban hukum.

Tidak jelas apakah ada pemimpin TPLF yang menyerah. Debretsion mengatakan dalam pesan teks kepada Reuters bahwa pasukan mereka ditarik dari sekitar Mekelle.

Klaim dari semua pihak sulit untuk diverifikasi karena sambungan telepon dan internet ke wilayah itu terputus dan aksesnya dikontrol ketat sejak pertempuran dimulai.

Ribuan orang diyakini tewas selama pertempuran bulan ini, dan hampir 44.000 pengungsi melarikan diri ke negara tetangga, Sudan. Tigray juga berbatasan dengan negara Eritrea dan konflik itu menimbulkan kekhawatiran tentang eskalasi di sekitar negara berpenduduk 115 juta orang, atau di wilayah itu.

Pihak berwenang mengatakan sebelumnya pada Sabtu bahwa pasukan pemerintah berada pada tahap akhir serangan di wilayah itu dan akan berhati-hati untuk melindungi warga sipil di Mekelle, sebuah kota berpenduduk 500.000 orang.

Abiy mengatakan tentaranya memastikan pembebasan ribuan tentara dari Komando Utara, sebuah unit militer yang berbasis di Tigray, yang konon telah disandera oleh TPLF.

Pasukan pusat telah menguasai "bandara, lembaga publik, kantor administrasi regional dan fasilitas penting lainnya," kata Abiy.

Pemerintah telah memberikan ultimatum kepada TPLF yang berakhir pada Rabu untuk meletakkan senjata atau menghadapi serangan di kota.

Para diplomat dan pakar kawasan itu mengatakan kemenangan cepat militer yang diupayakan pemerintah mungkin bukan pertanda berakhirnya konflik.

Dua diplomat mengatakan kepada Reuters bahwa kemungkinan pasukan Tigray telah ditarik dari Mekelle sebelum pemerintah masuk ke kota itu. Hal ini meningkatkan prospek perang gerilya yang berlarut-larut.

Perdana menteri sejauh ini menolak upaya mediasi. Abiy menuduh para pemimpin Tigray memulai perang dengan menyerang pasukan pusat di sebuah pangkalan di Tigray. TPLF mengatakan serangan itu adalah pukulan pendahuluan.

Wilayah Tigray memiliki sejarah perlawanan gerilya dan memanfaatkan dataran tinggi dan perbatasan luar negerinya untuk keuntungannya melalui perjuangan bersenjata selama bertahun-tahun pada 1980-an melawan pemerintahan Marxis.

Tidak jelas apakah pasukan pemerintah pusat telah menyita persediaan senjata pada Sabtu. Pemerintah mengatakan pada pekan pertama konflik bahwa sasaran serangan udaranya adalah perangkat keras militer yang direbut oleh pasukan Tigray.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WHO: Jumlah kematian akibat malaria melebihi COVID-19 di Afrika
Senin, 30 November 2020 - 12:20 WIB
Kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika jauh lebih parah daripada yang diakibatkan COVID-19, Or...
PM Ethiopia: Operasi militer di Tigray rampung
Minggu, 29 November 2020 - 10:01 WIB
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengatakan pada Sabtu (28/11) bahwa operasi militer di wilayah b...
Sekjen PBB desak pemimpin Ethiopia lindungi warga sipil di Tigray
Rabu, 25 November 2020 - 11:05 WIB
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan kepada semua pihak ...
Komisi Ethiopia: Kelompok pemuda Tigray tewaskan 600 warga sipil
Rabu, 25 November 2020 - 09:45 WIB
Sekelompok pemuda Tigray menikam, mencekik dan juga memukul hingga tewas sedikitnya 600 warga sipil ...
Cegah kelaparan, PBB tarik Rp1,4 triliun dari dana darurat
Rabu, 18 November 2020 - 11:20 WIB
Kepala Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa Mark Lowcock mengatakan pada hari Selasa bahwa dia akan me...
Presiden Afrika Selatan: Pengunjung dari semua negara boleh masuk
Kamis, 12 November 2020 - 11:15 WIB
Afrika Selatan akan mengizinkan masuk pengunjung dari semua negara dalam upaya untuk meningkatkan se...
Penjaga perdamaian PBB tewas akibat serangan di Republik Afrika Tengah
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:49 WIB
Milisi menewaskan salah satu penjaga perdamaian PBB asal Rwanda dan melukai dua personel lainnya dal...
Kelompok bersenjata culik petugas medis di Libya
Kamis, 23 April 2020 - 18:15 WIB
Dua dokter, satu perawat dan satu pembantu administrasi rumah sakit di Kota Sirte, Libya, diculik ol...
Gaji presiden dan menteri Malawi dipotong 10 persen karena corona
Minggu, 05 April 2020 - 16:50 WIB
Presiden dan para menteri anggota kabinet Malawi akan mengalami pemotongan gaji sebesar 10 persen da...
Tekan penularan COVID-19, Aljazair perpanjang jam malam
Minggu, 05 April 2020 - 16:16 WIB
Aljazair mulai Minggu akan memperpanjang aturan jam malam demi menekan penularan COVID-19, kata Perd...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV