Wapres: Peluang produk halal masih ada, meski ekonomi tumbuh negatif
Elshinta
Kamis, 26 November 2020 - 16:15 WIB |
Wapres: Peluang produk halal masih ada, meski ekonomi tumbuh negatif
Wakil Presiden Ma\'ruf Amin menyampaikan sambutan pada Indonesia Islamic Festival (IIFEST) 2020 webinar series, yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (26/11/2020). (ANTARA/HO-Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres)

Elshinta.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai peluang untuk meningkatkan produksi produk halal masih ada, khususnya permintaan di tingkat global, meskipun kondisi perekonomian secara nasional mengalami pertumbuhan yang negatif.

“Walaupun tumbuh negatif, saya tetap melihat peluang bahwa permintaan produk halal global masih tetap dapat dimanfaatkan, mengingat ekspor produk halal kita yang masih kecil,” kata Ma’ruf Amin dalam Indonesia Islamic Festival (IIFEST) 2020 webinar series, Kamis.

Wapres mengatakan ekonomi syariah juga terdampak pandemi COVID-19, seperti halnya kegiatan ekonomi konvensional. Namun, secara global, perlambatan ekonomi Islam tidak lebih parah dibandingkan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan, katanya.

"Pertumbuhan ekonomi dunia, pada masa pandemi COVID-19 di tahun 2020, diperkirakan mengalami kontraksi 5,2 persen; sedangkan ekonomi Islam global hanya mengalami kontraksi 2,5 persen," ucap dia menambahkan.

Pertumbuhan industri makanan dan minuman halal secara global hanya mengalami kontraksi sebesar 0,2 persen, yang diikuti dengan sektor kosmetik 2,5 persen dan busana muslim 2,9 persen, kata Ma’ruf Amin merujuk pada The State of the Global Islamic Economy Report.

"Ekonomi Islam global, sebelum terjadi pandemi, diperkirakan mencapai 3,2 triliun dolar AS pada 2024. Pascapandemi, itu diperkirakan masih akan mencapai 2,4 triliun dolar AS pada 2024, dan itu cukup besar untuk kita manfaatkan," tukasnya.

Di Indonesia, menurut Wapres, ekonomi syariah memiliki potensi sebagai salah satu pilar untuk memulihkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, upaya untuk menggeliatkan kembali ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia setelah pandemi berakhir menjadi penting untuk mendorong kebangkitan ekonomi nasional.

"Peluang ini harus kita manfaatkan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BI kembali pertahankan suku bunga acuan 3,75 persen
Kamis, 21 Januari 2021 - 16:56 WIB
Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI seven days reverse repo...
Gabungan pengusaha haji, umrah dan halal tour merger bentuk Gaphura
Kamis, 21 Januari 2021 - 16:25 WIB
Didasari kondisi di atas, maka 33 pengusaha travel haji, umrah dan wisata halal bergabung membentuk ...
Sri Mulyani: Vaksinasi COVID-19 bawa harapan ekonomi RI segera pulih
Kamis, 21 Januari 2021 - 16:11 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan program vaksinasi COVID-19, yang sudah mulai dilak...
Kementan tegaskan stok daging sapi-kerbau cukup
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:34 WIB
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menegaskan bahwa stok dagin...
IHSG tertahan di 6.430 pada sesi I hari ini, asing net sell Rp302 miliar
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sebelum akhirnya naik tipis pada sesi I hari ...
Berotot, rupiah menguat 0,16% ke Rp14.013 per dolar AS pada tengah hari ini 
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:35 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot masih perkasa hingga tengah hari ini. Kamis (21/1), rupiah spot ber...
Kerjasama Pertamina dan KPK dinilai wujud penguatan GCG Kembali
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:25 WIB
Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai merupakan wujud penguatan Good Corporat...
Wakil Wali Kota Bandung apresiasi pelaku UMKM tampung pegawai di tengah pandemi
Kamis, 21 Januari 2021 - 10:26 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana sangat mengapresiasi sejumlah pelaku Usaha Mikro, ...
IHSG Kamis dibuka menguat 46,34 poin
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:57 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 46,34 poin ata...
Rupiah Kamis pagi menguat 22 poin
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:45 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (21/1) pagi menguat 22...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV