Pengendalian COVID-19 UNICEF: Anak butuh belajar di sekolah
Elshinta
Rabu, 25 November 2020 - 19:30 WIB |
Pengendalian COVID-19 UNICEF: Anak butuh belajar di sekolah
ilustrasi - Siswa belajar luring (luar jaringan) berkelompok dengan dipandu guru kelas di masa pandemi COVID-19. (Ist)

Elshinta.com - Perwakilan Komite Pengendalian COVID-19 UNICEF Arie Rukmantara menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan belajar di sekolah dengan hadir secara fisik meski saat ini masih dalam situasi pandemi.

Arie dalam keterangannya pada diskusi mengenai sosialisasi adaptasi kebiasaan baru yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa sekolah untuk anak bukan hanya sekadar menerima pendidikan secara kognitif tapi menyangkut hal-hal lain yang tidak bisa didapatkan dari kegiatan belajar secara daring.

"Kenapa memikirkan kembali sekolah harus dibuka lagi itu penting, karena di sekolah bukan hanya anak-anak mendapatkan pendidikan tapi banyak sekali intervensi kesehatan juga di sekolah, perbaikan gizi di sekolah, belajar cuci tangan di sekolah, bulan imunisasi nasional itu di sekolah juga, pendidikan jasmani," kata Arie.

Dia menegaskan dalam Konvensi Hak Anak yang turut ditandatangani oleh pemerintah Indonesia 30 tahun silam menyebutkan salah satu hak anak adalah hak mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

"Jadi penting sekali untuk memikirkan bagaimana membuka kembali sekolah dengan tentu protokol kesehatan yang tepat dan ketat," kata dia.

Sebelumnya pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan menandatangani SKB tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

SKB tersebut memutuskan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah secara tatap muka kembali diperbolehkan tanpa mensyaratkan zona rendah penularan COVID-19, melainkan harus memenuhi beberapa syarat tertentu.

Arie berpendapat adanya panduan, terutama prasyarat untuk membuka kembali, sekolah harus bergotong-royong untuk menciptakan lingkungan yang aman untuk anak dari penularan COVID-19. "Itu berarti satu kota atau kabupaten harus gotong royong kalau ingin anak-anak kembali sekolah lagi," kata dia.

Dia juga meminta kepada para orang tua untuk secara ketat menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak fisik serta menghindari kerumunan karena anak yang akan kembali bersekolah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Pamtas Yonif 642 tanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di perbatasan 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:56 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada a...
Jelang HUT ke-52, ITN Malang terus berbenah 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:38 WIB
Tantangan ITN Malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi tidak semakin ringan ,apalagi di ten...
Rektor IBIK nilai perkuliahan tatap muka harus tetap dilakukan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 18:10 WIB
Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan...
15 mahasiswa ikuti program pertukaran mahasiswa ITN-UTHM Malaysia
Jumat, 08 Januari 2021 - 15:33 WIB
Sekitar 15  orang mahasiswa  Institut Tehnologi Nasional ( ITN) Malang ikuti program pertukaran  ...
Bantul bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas
Rabu, 06 Januari 2021 - 10:10 WIB
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersiap-siap un...
 Akibat Covid-19 capaian target SDIT Nuris Klakah Lumajang merosot
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:47 WIB
 Gairah belajar di tengah bencana non alam berupa Covid-19 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul...
97% orang tua siswa di Subang inginkan belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:10 WIB
Berdasarkan survei dari Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, sebanyak 97% orang tua siswa menginginkan...
Belajar tatap muka di Subang masih dipertimbangkan
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:11 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jawa Barat masih perlu mempertimbangan kesiapan sekolah...
 Bicara di Dies Natalis ke 58, Presiden Jokowi ingatkan UB lakukan kolaborasi dengan industri
Selasa, 05 Januari 2021 - 15:24 WIB
Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur menggelar Rapat Terbuka Senat ke-58, Selasa (5/1). Ke...
FSGI: Sekolah harus siapkan SOP sebelum belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 11:30 WIB
Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan  lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, h...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV