Pemkot  Bandung terima kajian penanganan Covid-19 dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes
Elshinta
Sabtu, 21 November 2020 - 12:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemkot  Bandung terima kajian penanganan Covid-19 dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemkot  Bandung menerima kajian penanganan Covid-19 dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung, Fajar Rhamdani. Kajian disampaikan Fajar ketika menghadiri kegiatan Ngobrol Perihal Kota Bandung (Ngopi Bandung) III yang digelar Bagian Humas Setda Kota Bandung di Hotel Prama Grand Preanger, Kota Bandung, Rabu (18/11).

Fajar menyerahkan kajian tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna yang menjadi salah satu narasumber Ngopi Bandung. Sekda didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Rita Verita serta Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dadang Iriana dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Anton Sunarwibowo.

"Di sini saya juga ingin menyampaikan hasil kajian dari mahasiswa perihal penanganan Covid-19 yang tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi ekonomi, pendidikan, dan yang lainnya," kata Fajar yang berharap kajiannya bisa dipertimbangkan oleh Pemkot Bandung.

Selain ajar, Ngopi Bandung yang mengangkat topik "Penanganan Kesehatan dan Penegakkan Hukum" dihadiri juga oleh sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung. Mereka umumnya menyambut baik diselenggarakannya Ngopi Bandung.

Sifa Mawarni, mahasiswa Poltekkes TNI AU Ciumbuleuit berharap acara Ngopi Bandung bisa digelar rutin. Selain bisa memperoleh pengatehuan baru, ia mengaku bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung. "Audiensnya pun aktif aemua dan menyampaikan aspirasinya. Saya juga sebagai mahasiswa, alhamdulillah, dapat ilmu baru dari acara ini," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi, Sabtu (21/11). 

"Saya harap acara seperti ini lebih sering, mahasiswa yang diundang pun bisa lebih banyak diajak. Kalau misalnya ada sesi khusus untuk mahasiswa sih saya sangat mengapresiasi sekali," lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana, Hermawan Ramdan yang menganggap acara NgoPi Bandung bisa membahas hal-hal yang lebih luas lagi dengan tema beragam ke depannya.

"Untuk sekarang mungkin karena temanya penanganan Covid-19, jadi mahasiswa kesehatan saja yang diundang, ke depan alangkah baiknya mahasiswa jurusan lain pun bisa hadir untuk mengaspirasikan berbagai program Pemkot yang banyak," katanya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPC LPM Kecamatan Batununggal, Endang Wahyudin. Ia mengapresiasi langkah Humas Setda Kota Bandung dengan berbagai program dan kegiatan yang dilakukan, termasuk Ngopi Bandung.
"Saya apresiasi Pak Kabag Humas yang menggelar program ini. Saya senang sekali mendengar paparan Pak Sekda yang panjang, lebar dan mengena," ucapnya.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya mengatakan, Ngopi Bandung merupakan tempat ngobrolnya pemimpin kota bersama warga masyarakat yang sama-sama mencintai Kota Bandung.

"Di sini kita ngobrol bersama pemimpin kota dan warganya yang menyayangi dan ingin mendukung berbagai program pembangunan kota agar Pemkot bisa lebih kuat lagi dalam melakukan implementasi programnya," katanya.

Masyarakat, tambahnya, bisa ikut terlibat dan berpartisipasi atau mendukung program-program pemerintah. "Apalagi masyarakat Bandung yang juga masyarakat Jawa Barat terkenal dengan silih asah, silih asih, dan silih asuh, termasuk silih wawangi. Ayo kita silih wawangi mewangikan Kota Bandung jadi lebih baik lagi," tutur Sony.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hewan peliharaan wajib dibersihkan sepanjang pandemi
Selasa, 19 Januari 2021 - 13:40 WIB
Bagi sebagian orang, hewan peliharaan sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam keseharian mereka...
Ancaman penyakit degeneratif di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:00 WIB
Ketika seluruh energi tercurah pada penanganan COVID-19, masyarakat seperti teralihkan pada bahaya d...
Dua RSUD di Kabupaten Tangerang siapkan bangsal khusus untuk vaksinasi
Senin, 18 Januari 2021 - 15:22 WIB
Bangsal khusus di lantai dua RSUD Kabupaten Tangerang, Banten disiapkan untuk melaksanakan penyuntik...
Kemenkes buka registrasi penerima vaksin Covid-19 via WhatsApp 
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:10 WIB
Pemerintah telah memulai vaksinasi Covid-19 sebagai langkah penanggulangan penyebaran virus corona. ...
Dinkes Sulbar berupaya hidupkan pelayanan puskemas
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:34 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat kini berupaya menghidupkan kembali pelayanan kesehatan di se...
Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 capai 42.664 orang
Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:24 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 16 Januar...
Kemenkes perlu buat standar GeNose alat `alternative screening` Covid-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:53 WIB
Perlu adanya standar dari Kementerian Kesehatan yang secara langsung menyatakan bahwa GeNose adalah ...
Wali Kota Bandung sembuh dari Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 15:28 WIB
Setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pada pekan lalu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial kini telah ...
Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 sebanyak 42.196 orang
Jumat, 15 Januari 2021 - 14:36 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 15 Janua...
Pemkab Langkat siap dukung vaksinasi Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:37 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana PA, mendukung pelaksanaan vaksinasi dan akan melaksan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV